Senin, 22 September 2014
Pembangunan Rumah Masih Tertunda PDF Cetak Surel
Jumat, 08 Februari 2013 02:46

NINIK MAMAK MINTA TAMBAH KUOTA RELOKASI

PADANG, HALUAN— Pembangunan rumah di lokasi baru bagi korban banjir bandang dan longsor Padang, pada bulan Juli dan September 2012 lalu, sampai saat ini belum juga dikerjakan

Penundaan pembangunan rumah di lokasi relokasi, didasarkan atas permintaan ninik mamak Suku Tanjung Darmawi dan Camat Pauh Wardas Tanjung. Ninik mamak Suku Tanjung Darmawi dan Camat Pauh Wardas Tanjung minta kepada BPBD, untuk menambah jumlah korban banjir bandang yang akan direlokasi sebanyak enam Kepala Keluarga (KK), yang juga menjadi korban banjir bandang Padang.

“Sebagai anak kemenakan, dan juga sebagai keluarga besar Suku Tanjung, saya mengajukan permohonan kepada Camat Pauh untuk menambah enam KK lagi. Satu dari enam KK itu adalah korban banjir bandang Juni 2012 lalau. Sedangkan lima lagi adalah, warga yang rela membongkar rumahnya untuk pembukaan jalan pembangunan relokasi,” ujar ninik mamak suku Tanjung Darmawi kepada Haluan, Kamis (7/2).

Sementara itu, Camat  Pauh Wardas Tanjung mengatakan, sebagai salah seorang warga Pauh, dia sangat bangga terhadap niat baik dari warga yang telah menyumbangkan rumahnya sebagai jalan.  Oleh sebab itu, ia akan membuat permohonan langsung kepada Walikota Padang Fauzi Bahar, untuk dimasukkan sebagai korban banjir.

“Memang dalam SK Walikota untuk relokasi itu kan hanya 29 KK. Namun saat ini ada enam KK yang akan ditambahkan, sehingga menjadi 35 KK. Namun, untuk enam KK itu, dananya akan dialokasikan melalui dana lain, seperti Baznas,” ungkapnya. Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kota Padang, Budhi Erwanto mengaku, laporan dari camat dan ninik mamak tersebut telah diterimnya sekitar dua minggu yang lalu. Namun, untuk penambahan dana, pihaknya tidak bisa banyak membantu, karena dana sebelumnya telah di tetapkan, yaitu sekitar Rp400 juta.

“Dari segi masalah pendanaan, kami tidak bisa banyak membantu. Makanya kami menunggu konfimasi dari camat dulu. Kalau mereka sudah mendapatkan dana tambahannya, maka BPBD akan melakakukan pencairan dana untuk kedua pokmas yang telah dibentuk terdahulu,” tukasnya. (h/cw-wis)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: