Rabu, 30 Juli 2014
SP PLN Ancam Mogok Massal PDF Cetak Surel
Jumat, 08 Maret 2013 01:44

19 RIBU TERANCAM PHK

Serikat Pekerja PLN se-Indonesia mengancam lagi akan mogok massal apabila keluhan mereka tentang rencana privatisasi PLN tidak digubris. Kemarin mereka bertemu di Padang.

PADANG, HALUAN — Seba­nyak 19.000 karyawan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terancam pemutusan hubungan kerja (PHK), jika Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut diserahkan pengelolaannya oleh peme­rintah kepada perusahaan asing.

“Kenapa tidak. Penye­rahan pengelolaan perusahaan kan tidak hanya di bidang teknis saja (SDM, keuangan, akuntansi, logistik, niaga, informasi teknologi, red), tapi juga di bidang non teknis,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Serikat Pekerja (SP) PT PLN, Riyo Supriyanto ketika mem­beri­kan sambutan pada acara pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) SP PT PLN di Pangeran Beach Hotel, kemarin.

Dengan diserahkan semua pengelolaan kepada pihak asing sebutnya, apa lagi yang akan dikerjakan karyawan PT PLN sekarang. “Ujung-ujung­nya ya pasti akan di PHK,” katanya.

Dia menyebut, dengan penyerahan tersebut sama saja pemerintah menjual PT PLN kepada pihak asing. Jika hal itu jadi dilakukan, yang tersisa hanyalah nama PLN, sementara penguasaan atas seluruh aset dan operasional dikuasai asing.

Wacana penyerahan penge­lolaan PT PLN kepada pihak asing itu diusulkan sendiri oleh Dirut PLN. Jika peme­rintah merestui, Riyo yakin akan terjadi polemik di tubuh PLN, karena nasib 19.000 karyawan menjadi tidak jelas.

Meski Direktur Utama sebelumnya menyampaikan tidak akan ada PHK di PLN, namun dia tetap tidak per­caya, karena tidak adanya jaminan. “Apa pun alasannya kita menolak penyerahan PLN ke perusahaan asing,” katanya.

Makanya, Riyo meminta kepada seluruh pengurus DPD, DPC yang memiliki hubungan langsung dengan karyawan PT PLN untuk secara kompak menolak pengesahan usulan itu. “Saya berharap kebulatan tekat dari DPD, DPC yang memiliki hubungan langsung dengan karyawan PT PLN untuk menolak,” imbuhnya.

Dia mengusulkan seluruh pengurus DPD, DPC membuat surat penolakan yang ditu­jukan langsung kepada Pre­siden RI, agar presiden tahu bahwa penolakan tidak hanya berasal dari pengurus SP saja. Tetapi juga dari seluruh karyawan PLN yang ada di Indonesia. “Saya harap minggu ini surat itu telah siap dan minggu depan langsung kita serahkan kepada presiden,” ujarnya.

Jika dengan surat itu tidak didengarkan, SP PLN bersa­ma seluruh karyawan akan melakukan demo dengan mogok kerja. “Mogok kerjanya tidak hanya mogok biasa. Tapi mogok kerja karyawan PLN berarti mogok pula ope­rasi PLN,” bebernya.

Dalam pidatonya, dia juga menyinggung masalah sidang di PHI Padang tentang kasus PHK Putri Lisma Untari yang di PHK direksi. PHK tersebut beralasan karena Untari (panggilan Putri Lisma Untari, red) telah menikah dengan sesama karyawan unit pem­bangkit Ombilin.

Riyo Suprianto mengata­kan, sidang itu membuktikan bahwa perhatian SP PLN tidak hanya kepada karyawan PLN yang tua-tua saja. Tapi juga berpihak kepada karya­wan muda yang hendak mela­kukan pernikahan sesama karyawan.

Jika pihak majelis hakim PHI Padang tidak memutus sesuai dengan apa yang di­minta penggugat maka hal tersebut akan mencederai seluruh Perjanjian Kerja bersama (PKB) yang ada di Indonesia.

Sementara itu Ketua DPD SP PLN wilayah Sumatera, Syafruddin PA mengatakan, pada sidang putusan kasus PHK Untari di PHI Padang hari ini (Jumat-red) akan dihadiri sekitar 300 pengurus dan anggota SP. Yang bertu­juan untuk memberikan dukungan kepada penggugat (Putri Lisma Untari, red).  (h/cw-sal)

Comments (15)Add Comment
 1 2 > 
0
Bapak yang mau pensiun
written by string, Maret 22, 2013
Buat bapak yang mau pensiun jangan memikirkan diri sendri dengan mengorbankan keputusan yang kurang tepat. Bapak juga masih mau hidup dengan listrik, anak cucu bapak juga hidup dengan listrik, ayo galang , dukung, demo ,
0
PLN JAYA, ACENTURE NO
written by string, Maret 21, 2013
HIDUP SP PLN...
0
...
written by string, Maret 21, 2013
paling proyek pejabat-pejabat mau pensiun..biar abis pensiun dapat jabatan lagi di perusahaan asing...
0
...
written by string, Maret 20, 2013
PLN dikuasai asing sama sj menyerahkan separuh nyawa bangsa ini. Ayo kita dukung perjuangan SP PLN. Jangan bia
rkan kita dijajah lagi. MALU SAMA SAUDARA DI SEBERANG!

0
...
written by string, Maret 19, 2013
Kita PLN Mogok Besarbesaran Bro
0
Superman
written by string, Maret 19, 2013
smilies/grin.gif Kita semua Rakyat indonesia dari dulu sampai skrng masih dijajah oleh Pihak asing
0
...
written by string, Maret 18, 2013
memang gampang bikin susah org banyak, memang gampang bikin org klewer2, tp tdk gampang untuk d injak2 dan d nistakan untuk hidup dan kehidupan untuk urusan sumatera tengah.
maka harus di fikirlah matang2 untuk hajat org banyak. kami semua kecewa dengan cara manajemen mau mengalihkan pln ini demi segelintir org yang mau mengeruk ke untungan pribadi.
mohon pertimbangannya bapak2 di pusat sana.
0
asal nyeletuk
written by string, Maret 16, 2013
seharusnya yg di "atas" nikir dulu sebelum ngasih keputusan.. mikir dulu nasib yg di bawah gmn,,,jgn mentingkan isi perut sendiri
0
PERTAHANKAN KAMI.!!!
written by string, Maret 13, 2013
Tolong kepada bapak2 diatas sana, yg kerjaannya hanya duduk tenang dimeja kerjanya dengan suasana ruang yg mewah (PLN PUSAT). Tolong pertahankan kami para karyawan yg dibawah ini, terutama yg dipembangkitan. Kami kerja panas2an dan harus bergelut dengan suasana lokal area dimasing2 unit yg harus kami hadapi untuk menghasilkan listrik berMWan. Pikirkan masa depan kami tolong.! Jngn cuma pikirkan keuntungan PLN dan negara ini semata.! Anda bapak yg terhormat tolong bela bawahan bpak sendiri sebagai mana mestinya seorang ayah yg menyayangi anaknya. Salam hormat saya, dari kami para pegawai yg takut akan kejamnya dunia politik diindonesia ini.
0
...
written by string, Maret 12, 2013
Saya sangat tidak setuju jikalau PT PLN di kuasai oleh Pihak Asing..,
Namun menurut saya disadari atau tidak PT PLN sudah dikuasai oleh pihak asing..,
Bagaimana dengan hal ini.. ?????
 1 2 > 

Write comment
You can add your comment here

busy