Sabtu, 28 Februari 2015
Sumbar Tuan Rumah TTG Nasional 2013 PDF Cetak Surel
Sabtu, 23 Maret 2013 01:23

PRESIDEN RI AKAN HADIR

PADANG, HALUAN—Setelah batal ke Sumbar pada puncak HUT Real Estate Indonesia (REI), Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono kembali dijadwalkan akan ke Padang pada September mendatang.

Orang nomor satu di In­donesia itu, hadir dalam pembukaan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional ke XV tahun 2013.

Sekitar 6.000 peserta dari 33 provinsi di tanah air, juga bakal berkumpul di Padang. Mereka akan berlomba dan unjuk kebolehan  dalam mela­kukan inovasi teknologi seder­hana. Teknologi tersebut sangat berguna bagi masya­rakat untuk mempermudah pekerjaannya. Disamping itu, juga digelar lomba Pos Pelaya­nan Teknologi (Posyantek).

Kepala Badan Pemberda­yaan Masyarakat (BPM) Sum­bar Suhermanto Raza didam­pingi Kabid SDA dan TTG Zukirwan Chan kepada Haluan di Padang, kemarin menga­takan, Sumbar ditetapkan sebagai tuan rumah pelak­sanaan Gelar TTG 2013. Persiapan pelaksanaan pun sudah disampaikan dalam pertemuan di Jakarta, Kamis (21/3), dihadiri Dirjen Pem­berdayaan Masyarakat (PMD) Kemendagri.

“Rencananya Gelar TTG Nasional ke XV di Sumbar akan dipusatkan di GOR Agus Salim. Presiden RI diagen­dakan akan membuka ke­giatan tersebut sekaligus meresmikan sejumlah proyek strategis lainnya di Sumbar,” kata Suhermanto.

Dikatakan, TTG adalah semacam peralatan yang dimanfaatkan masyarakat, yang mampu dibuat dan dibiayai oleh masyarakat itu sendiri. Harga pembuatannya pun relatif murah dan alat itu mampu meningkatkan produksi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Peserta TTG Nasional merupakan para pemenang lomba inovasi TTG tingkat provinsi. Untuk Sumbar, lom­ba inovasi TTG digelar April mendatang dengan peserta pemenang lomba tingkat kabupaten/kota.

Sedangkan Posyantek, adalah sebuah lembaga yang dibuat oleh masyarakat meli­batkan para pemerhati tekno­logi tepat guna. Mereka bertu­gas melakukan pemetaan kebutuhan peralatan sederha­na dan tepat guna untuk membantu masyarakat dalam bekerja.

“Pada TTG tahun 2012 lalu, kita berhasil menyabet prediket terbaik pelaksanaan Posyantek. Sedangkan inovasi TTG yang diunggulkan adalah teknologi pengeringan coklat. Tahun ini, target kita me­ningkat dari tahun lalu. Bila tidak tercapai, minimal sama dengan prestasi yang diraih tahun lalu,” katanya.

Dikatakan, kehadiran Posyantek ini sangat mem­bantu masyarakat di nagari. Setiap kecamatan mestinya memiliki Posyantek. Peme­rintah pun, baik di pusat maupun di pro­vinsi mengu­curkan dana ban­tuan stimulan untuk kegiatan ini melalui SKPD terkait. Tetapi memang, belum seluruh keca­matan memiliki Posyantek. Pihaknya pun berharap, seluruh Bupati/Walikota di Sumbar dapat membentuk Posyantek di setiap kecamatan di wila­yahnya.

Berkaca dari prestasi yang diraih tahun lalu, respon kepala daerah cukup tinggi terhadap Posyantek ini. Bah­kan Bupati Dharmasraya, Bupati Agam dan Bupati Solok langsung mengeluarkan SK pembentukan Posyantek di setiap kecamatan.

“Sejumlah kepala daerah sudah meresponnya dengan mengeluarkan SK Pem­ben­tukan Posyantek di Keca­matan. Tetapi kalau bicara hasilnya, tentu butuh proses. Sebagai perbandingan, kita bisa lihat perkembangan TTG provinsi lain saat ajang Gelar TTG mendatang,” katanya.

Resmikan Kelok 9

Kepala Dinas Prasjal Tarkim Sumbar, Suprapto juga membenarkan agenda kunjungan Presiden RI ke Sumbar untuk meresmikan pemakaian Kelok 9. Soal jadwalnya, belum dapat dipas­tikan. Namun diperkirakan bulan Oktober mendatang.

“Kita tengah meram­pung­kan pembangunan Kelok 9. Dan rencananya, penggu­naannya nanti akan diresmi­kan langsung oleh Presiden RI. Sekitar bulan Oktober lah,” katanya. (h/vie)