Sabtu, 20 September 2014
Hasil Pilkada Sawahlunto Diumumkan 21 Mei 2013 PDF Cetak Surel
Sabtu, 18 May 2013 01:14

DOKUMEN C1 BEREDAR

SAWAHLUNTO, HALUAN — Do­kumen hasil C1 yang dikeluarkan oleh KPPS beredar ke tangan seluruh tim sukses lima calon pasangan calon kepala daerah Sawahlunto. KPU Kota Sawahlunto mengilhami dokumen tersebut sebagai hasil penghitungan suara pada Pilkada Kamis (16/5).

Dari dokumen C1 yang dida­patkan tim suk­ses lima pasangan calon Walikota-Wakil Walikota periode 2013-2018 ini diperoleh dari rekapitulasi data 117 para saksi yang menyaksikan penghitungan suara di TPS masing-masing dan dikumpulkan ke KPPS terdekat. Bahkan di dalam C1 ini terlampir juga tanda tangan para saksi dari lima pasangan calon.

Berdasarkan data dari data C1 ini, pasangan nomor urut 1, Ali Yusuf – Ismed memperoleh 9.741 suara atau 30.02 persen. Pasangan nomor 2, Irwan Hussein – Desrial Eri memperoleh 3.791 suara atau 11,89 persen. Di pasangan nomor urut 3 Erizal Ridwan – Emeldi dengan perolehan suara 9.265 suara atau 29,06 persen. Sedangkan pasangan independen dengan no urut 4, Taufik Syamsir – Nasriwan memperoleh 1.094 suara atau 3,43 persen dan nomor urut 5, Fauzi Hasan – Deri Asta memperoleh 8.161 suara atau 25.6 persen.

Dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditetapkan oleh KPU Kota Sawahlunto sebanyak 42.786, hanya 32.655 masyarakat yang menggu­nakan hak suaranya dengan suara yang sebanyak 32.052 pemilih dan suara tidak syah sebanyak 603.

Atas keunggulan suara yang diraih Ali Yusuf – Ismed, pasangan ini belum mau berkomentar banyak mengenai hasil dokumen C1 yang beredar.

“Maaf, sabar ya. Nantilah kita tunggu keputusan hasil sidang pleno KPU Kota Sawahlunto. Kami berdua belum bisa banyak berbicara saat ini mengenai hasil dokumen C1 itu,” kata Ali Yusuf sat di hubungi Haluan, Kamis (16/5) malam.

Akan tetapi, jika data tersebut benar-benar valid, ia sangat berte­rima kasih sekali kepada tuhan yang maha esa dan para pendukung yang dari awal ikut berjuang bersama untuk bisa maju menjadi Sawahlunto 1.

“Ribuan terima kasih dan sujud syukur saya ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan seluruh pendu­kung “ALIS” jika benar data terse­but valid dan tidak berubah pada sidang pleno KPU tanggal 21 mei 2013 mendatang,” tutur Ali Yusuf lagi.

Sementara itu di posko keme­nangan Erizal Ridwan – Emeldi, para tim sukses mengaku tidak mendapatkan dokumen C1 dan masih berpatokan kepada hasil penghitungan suara dari para saksi tim sukses Eri – Meldi di 117 TPS.

“Kita hanya ada data yang dihitung secara manual dari para saksi kami di 117 TPS. Untuk hasil C1 kita tidak punya,” kata salah satu tim sukses Eri-Meldi yang enggan disebutkan namanya.

Dari hasil manual tim sukses Eri-Meldi, pasangan no 1 Ali Yusuf – Ismed memperoleh suara 9.433 atau 29.77 persen. Untuk no urut 2, Irwan Hussein – Desrial Eri memperoleh 3.787 suara atau 11,95 persen. Di pasangan no urut 3 Erizal Ridwan – Emeldi dengan perolehan suara 9.258 suara atau 29,22 persen. Sedangkan pasangan independen dengan no urut 4, Taufik Syamsir – Nasriwan memperoleh 1.100 suara atau 3,47 persen dan no urut 5, Fauzi Hasan – Deri Asta memperoleh 8.166 suara atau 25.58 persen dengan total pemilih ber­jumlah 31.744 orang.

Erizal Ridwan saat dihubungi mengatakan ia belum bisa meng­klaim hasil data yang diinput dari pihak manapun dan hanya akan mengakui perolehan hasil suara yang dikeluarkan oleh KPU pada Sidang Pleno pada tanggal 21 Mei 2013 mendatang.

“Saya akan percaya perolehan hasil suara yang dikeluarkan oleh KPU usai sidang Pleno besok,” katanya.

Mengenai peluang pilkada dua putaran, ia mengaku siap untuk bertarung kembali di pentas politik dan akan mengevaluasi dimana kelemahan pada pilkada putaran pertama.

“Untuk putaran kedua, kita siap. Tapi pastinya kita evaluasi dulu. Dimana kelemahan kita pada saat putaran pertama,” katanya.

Sementara itu, ketua KPU Kota Sawahlunto, Mardatillah membe­narkan beredarnya dokumen C1 tersebut ke tim sukses masing-masing calon. Ini didapatkan mereka dari para saksi pasangan calon yang memantau perolehan suara di masing-masing TPS.

“Memang saya dengar hasil C1 ini beredari ke tim sukses tiap-tiap pasangan calon. Setelah dicheck oleh anggota saya, ternyata benar dan hasil itu menjadi patokan bagi tim sukses untuk mengetahui hasil perhitungan suara,” katanya.

Akan tetapi, Mardatillah tetap menanti hasil rekapitulasi penghi­tungan dari Panitia Penghitungan Suara (PPS) di setiap kelurahan dan desa untuk menetapkan secara terbuka hasil perolehan suara pilkada Kota Sawahlunto.

“Kita tunggu hasil rekapitulasi dari PPS. Inilah yang akan kita sidang plenokan pada tanggal 20-21 Mei 2013 dan akan diumumkan secara terbuka pada tanggal 21 Mei 2013,” jelasnya lagi.

Mengenai adanya peluang puta­ran kedua, Matdatillah mengaku belum berani berspekulasi. Ia berjanji akan membacakan hasil perolehan suara pada tanggal 21 Mei 2013 men­datang dan langsung menyatakan apakah dilanjutkan ke putaran kedua atau tidak karena ada data per­sentase seluruh calon pasangan di bawah 30 persen. (h/hel)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy