Jumat, 25 Juli 2014
Andalan Swasembada Daging Nasional PDF Cetak Surel
Sabtu, 01 Juni 2013 01:43

BPTU PADANG MANGATEH

LIMAPULUH KOTA, HALUAN-Menteri Pertanian Siswono menegaskan, Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Padang Mangateh, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, menjadi anda­lan untuk swasembada daging tahun 2014 mendatang. Sehingga Indonesia tidak lagi melakukan impor daging.

“Tahun 2014 kita tidak lagi melakukan impor ternak sapi untuk kebutuhan daging dalam negeri. Padang Mangateh diha­rapkan mampu menyuplai baka­lan bibit ke sentra sentra pe­ternakan di seluruh Indonesia,” ungkap  Siswono  saat  panen perdana calon pejantan unggul sapi potong simental, di BPTU setempat, Jumat sore.

Acara yang diawali menteri dan rombongan dengan menanam pohon di areal BPTU setempat, didampingi juga sejumlah peja­bat teras Pemprov Sumbar, Muspida plus Limapuluh Kota, DPRD, Wabup Asyirwan Yunus, puluhan sarjana membangun desa se Indonesia, serta sejumlah undangan lain.

Menurut  Siswono, lahan padang pengembalaan ternak sapi yang dimiliki BPTU cukup luas. Kondisinya juga cukup bagus, tak kalah jika dibandingkan dengan lahan padang pengembalaan ternak sapi yang ada di Australia. “Kita patut bangga dengan kondisi itu, sehingga pengembangan pem­bibitan sapi unggul berjalan baik dan lancar,” sebutnya.

Sebelumnya Wabup Lima­puluh Kota, Asyirwan Yunus menyam­paikan, pembangunan sub sektor peternakan merupakan bagian integral pembangunan sektor pertanian yang mengemban misi penyediaan bibit pangan asal ternak yang berdaya saing tinggi. Sub sek­tor ini diharapkan mam­pu mencip­takan lapangan kerja di bidang agribisnis peternakan sapi bibit.

“Keberhasilan pembangunan sub sektor peternakan dalam menghasilkan bibit ternak sapi potong unggul di kawasan BPTU  Padang Mangateh, hendaknya selalu ditingkatkan. Sehingga populasi yang ada sekarang ini milik masyarakat baru mencapai 60 ribu ekor ternak sapi dan kerbau, meningkat terus,” ujar Asyirwan.

Kegiatan produksi bibit unggul sapi potong semakin menggeliat. Distribusi sapi bibit pejantan untuk Balai Inseminasi Buatan BIB nasional dan daerah sudah mampu dipenuhi BPTU-SP. Tahun ini BPTU menargetkan sebanyak 40 sapi bibit pejantan untuk didisribusikan ke BIB nasional dan daerah,” ulasnya.

Dalam kesempatan itu, dilakukan penyerahan sertifikat sapi layak bibit terhadap lima kelompok tani, penyerahan insentif sapi bunting untuk 23 kelompok, penyerahan hasil labor sapi pejantan unggul, serta penanda tanganan MoU antara PT. Berdikari dengan Pemerintah Provinsi Sumbar di hadapan Menteri Pertanian.

Kemarin Menteri Pertanian juga meresmikan  pabrik mini cokelat dan peluncuran perdana ekspor bunga raphies excelsa  ke Belanda, di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Payakumbuh Selatan.

Peresmian ini  ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua TP-PKK Ny. Dr. Hj. Henni Riza Falepi dan pemecahan kendi oleh Mentan Siswono. Disaksikan Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, anggota Muspida, Kadis Pertanian Sumbar Ir. Joni, Sekdako Payakumbuh Ir. H. Benni Warlis, MM, Asisten I Yoherman, SH, S. Sos, sejumlah pejabat eselon I dari  Kementan, pimpinan SKPD, tokoh masya­rakat setempat dan undangan lainnya.  (h/zkf)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: