Senin, 24 November 2014
Sapi Sumbar 450 Ribu Ekor PDF Cetak Surel
Sabtu, 01 Juni 2013 01:44

LIVESTOCK EXPO 2013

BUKITTINGGI, HA­LU­AN­—Puluhan ternak sapi dan kambing dari ber­bagai peternakan di Sum­bar mengikuti kon­tes ternak dalam rangkaian peringatan Hari Susu Nusantara dan Livestock Expo 2013 di Kota Bukit­tinggi, Kamis (30/5).

Dalam kontes tersebut, para peternak menampilkan ternak terbaik dan unggulan yang mereka miliki.

Livestock Expo 2013 atau pameran produksi ternak ini merupakan ajang informasi dan promosi dalam pengembangan usaha agribisnis dan peternakan di Bukitinggi.

Tak hanya itu, sekitar 60 stand pameran dan bazaar pro­duk hasil peternakan dan perta­nian se-Sumbar plus beberapa produk dari sejumlah daerah di Indonesia ikut meramaikan kegiatan tersebut, yang akan berlangsung hingga 2 Juni 2013.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk memotivasi para peternak dan pengusaha ternak, dalam meningkatkan hasil produksi ternak, maupun hasil olahan peternakan. Kegiatan ini diharap­kan juga bisa dilirik para investor dalam mengembangkan investasi ternak di Indonesia dan di Sum­bar khususnya,” ujar­ Direktur Pengembangan Usaha dan Inves­tasi Kementerian Pertanian Jamil Musadif.

Jamil mengatakan, kegiatan ini diharapkan mampu menjalin sinergi antara pelaku usaha, peneliti, dan pembina bidang peternakan. Dengan demikian, diharapkan juga bisa mening­katkan pengetahuan pelaku usaha, peneliti, pembina peterna­kan serta mendekatkan produsen dengan mitranya dalam bidang peternakan.

“Kegiatan ini juga sejalan dengan prog­ram pemerintah, yang akan melakukan swasembada daging. Untuk Sumbar, tahun 2014 nanti juga dicanangkan swasembada daging, agar semua kebutuhan bisa terpenuhi, tanpa harus impor. Kami mendukung masyarakat untuk mengem­bangkan usaha peternakan, dan diharapkan masyarakat dan pemerintah daerah bisa mema­n­faat­kan lahan kosong untuk mengembangkan peternakan,” jelas Jamil.

Sementara itu, Wakil Guber­nur Sumbar Muslim Kasim mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan Pemprov Sumbar dalam mengembangkan hasil peternakan, baik melalui berbagai sosialisasi dan penyuluhan, pemberian bantuan sapi, serta berbagai upaya lainnya.

“Program satu petani satu sapi, pemberian kredit pada peternak, dan usaha lainnya juga telah dilakukan. Bahkan pada tahun ini juga, akan dibangun tempat peternakan sapi terbesar, yang akan menjadi tempat pro­dusen sapi yang berskala nasio­nal,” ujar Muslim Kasim.

Untuk mencapai itu, menurut Muslim Kasim, diperlukan keter­sediaan sapi yang cukup dengan harga jual yang terjangkau, memiliki bibit bagus, makanan ternak yang cukup, serta memiliki kandang yang layak, sehingga hasil produksi atau ternak yang dijual betul-betul berkualitas.

Saat ini, Sumbar memiliki sekitar 450 ribu ekor sapi. Untuk kebutuhan daging di Sumbar dan beberapa provinsi tetangga seperti Riau, Sumut dan Jambi, men­capai 30 ribu ton pertahun, sementara produksi saat ini baru mencapai 15 ribu ton. Masih banyak kekurangan yang harus dipenuhi,” tambah Muslim Ka­sim . (h/wan)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: