Sabtu, 25 Oktober 2014
Piobang Nagari Para Pejuang PDF Cetak Surel
Rabu, 05 Juni 2013 02:33

DINILAI TIM PROVINSI

LIMAPULUH KOTA, HA­LU­­AN—  Nagari Pio­ba­ng, Kecamatan Paya­kum­buh, Kabu­paten Li­ma Puluh Kota buk­an nagari baru. Bah­kan ter­masuk enam nagari ya­ng su­dah tua. Piobang, dikenal bukan saja karena landasan udara, tapi juga juga kerena keberadaan tokoh pejuangnya seperti Haji Piobang.

Bupati Lima Puluh Kota, Alis Marajo mengatakan hal itu dalam acara lomba nagari ber­prestasi tingkat Sumatera Barat, tahun 2013 di Nagari Piobang, Selasa (4/6). “Nagari Piobang memiliki banyak kelebihan. Nagari ini tak hanya punya lapangan pesawat udara, jauh sebelumnya juga pernah menjadi tempat berlatih pasukan berku­da,” ungkapnya.

Dikatakan, orang Piobang sudah kenal dengan Negara Singapura sejak tahun 1800-an. Ini membuktikan Piobang bukan lagi nagari baru. Selain menjadi tempat bersejarah bagi perja­lanan perjuangan kemerdekaan, nagari ini juga dikenal banyak melahir tokoh intelektual dan para profesor.

Dengan berbagai kelebihan­nya itu, lanjut Alis, Piobang diharapkan bisa merebut pering­kat terbaik dalam lomba nagari berprestasi tingkat Sumatera Barat tahun ini. Kalaupun tidak, Piobang tetap diharapkan lebih berprestasi lagi dan menjadikan lomba ini sebagai motivasi dan inspirasi untuk berbenah lagi ke depannya.

Ketua Tim Penilai Lomba Nagari Berprestasi Tingkat Propinsi Sumbar E Rahman dalam paparannya mengap­resiasi Piobang bisa yeng telah tampil menjadi yang terbaik dari 79 nagari di Kabupaten Lima Puluh Kota. Dengan berba­gai keung­gulan, nagari ini diharapkan bisa merebut kesem­patan mewakili Sumbar ke tingkat nasional. “Kehadiran tim penilai ini bukan hanya sebtas acara seremonial belaka. Melain­kan melakukan evaluasi semua tahapan pem­bangunan mulai dari peren­canaan, pelaksanaan dan tahap evaluasi, “sebutnya.

Menurut dia, pertama sekali masuk lomba nagari tahun 2008 silam, Propinsi Sumbar hanya mampu masuk enam besar yang diwakili oleh Kabupaten Pesisir Selatan. Pada tahun 2009, Sumbar berhasil menjadi yang terbaik tingkat Nasional diwakili Kabupaten Agam. Artinya, Sum­­b­ar nomor satu dari sekitar 79 ribu desa di Indonesia.

Tahun 2010 juga meraih juara satu nasional diwakili Kota Padang dan tahun 2011 juga juara pertama nasional yang diraih Agam.  Namun  pada tahun 2012 menurun dengan hanya meraih lima besar tingkat nasional. Diharapkan Piobang bisa merebut peringkat terbaik di Sumbar, tergantung Tim penilai. Yang jelas pelaksanaan dan perkembangan pembangu­nan dalam tahun berja­lan cukup baik.(h/zkf/snt))

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy