Senin, 15 September 2014
Pasar Sungai Lasi Segera Direnovasi PDF Cetak Surel
Jumat, 12 Juli 2013 01:30

SOLOK, HALUAN — Impian masyarakat dan pedagang di Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, untuk memiliki pasar yang nya­man bagi pedagang dan pembeli akan terealisasi dengan direnovasi dengan luas sekitar satu hektar, yang terletak di Nagari Pianggu.

Ada dua sumber dana  yang digunakan untuk merenovasi pasar tradisional, yaitu untuk tahap awal akan dibiayai dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Solok sebesar Rp540 juta. Sedangkan untuk kelanjutannya dibiayai dengan dana bantuan keuangan yang bersifat khusus dari APBD Provinsi Sumbar sebesar Rp450 Juta.

Untuk dana DAK yang penge­lolaanya diserahkan kepada dinas koperasi, perindustrian dan perda­gangan (Koperindag) Pemkab Solok, pengerjaannya akan dimulai dilaksanakan pada bulan ini, karena proses tendernya sudah selesai.

"Proses tender sudah selesai, minggu depan kita akan mulai pengukurannya dan dilanjutkan dengan pembangunan dengan target waktu 120 hari kalender," kata Kabid Perdagangan dan Perlin­dungan Konsumen (Diskoperindag) Kabuparten Solok, Zainal Jusmar kepada Haluan di Sungai Lasi, Jumat (5/7).

Untuk dana DAK, akan diguna­kan untuk merenovasi dua buah los yang ada di pasar itu, yakni los daging dan los ikan yang masih tradisional, dan bangunannya masih terbuat dari kayu yang sudah tidak representatif untuk menam­pung aktifitas jual beli di pasar.

Sedangkan untuk kelanju­tannya, yang menggunakan dana bantuan keuangan yang bersifat khusus dari APBD Provinsi Sum­bar, direncanakan akan mulai dikerjakan setelah pengerjaan renovasi yang menggunakan dana DAK selesai.

"Kita harus menyesuaikan dengan penggunaan dana DAK, agar tidak tumpang tindih dan tepat sasaran. Kita harap bulan September depan dana ini sudah digunakan," tambah Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Solok, Adri ST kepada Haluan.

Menurut anggota Komisi III DPRD Sumbar Bachtul yang dite­mui Haluan, saat meninjau lokasi renovasi pasar tersebut menya­takan, bahwa dana bantuan keuangan yang bersifat khusus ini adalah dana aspirasi masyarakat tahun 2012, yang sempat ter­kendala untuk pencairannya bebe­rapa waktu lalu, dikarenakan persoalan teknis di APBD Provinsi Sumbar.

"Ini dana yang dianggarkan untuk tahun 2012 lalu, namun terkendala penggunaannya, karena persoalan teknis di APBD Sumbar. Untuk perencanaannya, berdasar­kan aspirasi masyarakat Sungai Lasi, sekarang bisa dicairkan dan segera bisa dimanfaatkan masya­rakat," ujar Bachtul didampingi mantan koleganya di DPRD Sum­bar Israr Jalinus.

Sementara itu, Wali Nagari Pianggu Rafli Dt. Incek Bilang, sangat bersyukur dan berharap proses renovasi ini cepat selesai. Sebab, kondisi pasar yang ada sekarang sudah tidak nyaman lagi untuk menampung pedagang dan pembeli, yang tidak hanya berasal dari Sungai Lasi, tapi juga banyak yang datang dari Kota Solok dan Kota Sawahlunto. (h/mg-ndi)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: