Sabtu, 01 November 2014
Jumlah Pencari Kerja Meningkat PDF Cetak Surel
Sabtu, 20 Juli 2013 02:24

PADANG, HALUAN — Angka pencari kerja (pencaker) di Kota Padang selama Januari hingga Juni 2013, mencapai 3.998 orang. Angka tersebut didominasi pencaker berpendidikan SLTA sebanyak 2.204 orang dan S1 1.176 orang. Jumlah tersebut diperkirakan meningkat menjelang tes CPNS pada September atau Oktober mendatang.

Kasi Penempatan Tenaga Kerja Dinsosnaker Padang, Muharleni, angka tersebut diketahui dari pembuat kartu kuning atau kartu tanda pencari kerja di Dinsosnaker. Biasanya pembuat kartu pencaker paling banyak ketika tes CPNS semakin dekat. Selain itu, pembuat kartu pencaker juga meningkat setelah wisuda.

Sedangkan syarat membuat kartu kuning cukup mudah, yakni dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), ijazah pendidikan terakhir dan pas foto. “Pembuatan kartu kuning sesuai penerbitan KTP pemiliknya. Jika ingin membuat kartu kuning di Padang, maka harus dengan KTP Padang pula. Harap dicatat, pembuatan kartu kuning tidak dipungut biaya,” ujarnya kepada Haluan, Jum’at (19/7).

Sementara itu, Pengantar Kerja Dinsosnaker Padang, Suhasril menjelaskan, kartu pencaker berlaku dua tahun. Namun perlu diperpanjang setiap enam bulan untuk mengetahui apakah yang bersangkutan sudah mendapatkan pekerjaan atau belum.

Rangkuman data kartu pencaker, menurut Suhasril, dikirim setiap hari ke situs Kementrian Tenaga Kerja. Selain menyerahkan data setiap hari, juga dimasukkan data perbulan. Untuk memudahkan dan memperlancar pembuatan kartu pencaker, Dinsosnaker Padang menyediakan delapan loket pelayanan. Petugas akan memberikan formulir untuk diisi oleh pencaker.

Berdasarkan pantauan Haluan, Jum’at (19/7), kantor Dinsosnaker Padang cukup ramai didatangi pencaker untuk membuat kartu kuning. Mereka berencana mengikuti tes CPNS dan mendaftar sebagai pelayan di pusat grosir Pasar Raya Padang.

Andri (22), lulusan S1 Teknik Informatika UPI, salah seorang pencaker mengaku, mengurus kartu kuning untuk persiapan tes CPNS mendatang di Kabupaten Solok Selatan. (h/mg-dib)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy