Minggu, 26 Oktober 2014
Formasi CPNS Solsel Berubah PDF Cetak Surel
Selasa, 17 September 2013 01:51

PELAMAR DI PEMPROV SUDAH 9.681 ORANG

Jumlah pelamar CPNS di Pemprov Sumbar sudah mencapai  9.681 orang. Sementara di Pemkab Solok Selatan terjadi perubahan formasi sehingga peserta harus mendaftar ulang kembali.

PADANG, HALUAN — Peminat Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemprov Sumbar begitu tinggi. Sampai hari ketiga dari 12 hari yang ditetapkan, pelamar yang men­daftar secara online ke webside www.­sscn.­bkn.go.id, sudah mencapai 9.681 orang.

Padahal, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar hanya mengikutkan 8.000 pelamar pertama yang mendaftar online, dan telah lolos verifikasi berkas untuk mengikuti ujian system Computer Assisted Test (CAT), pada jadwal yang ditentukan. Sebab, anggaran untuk perekrutan CPNS tersebut sangat rendah, hanya sekitar Rp700 juta saja.

Dari jumlah itu, pelamar yang paling banyak mendaftar yakni formasi untuk tenaga kesehatan DIII Kebidanan, yaitu sebanyak 1.514 orang. Disusul oleh Perawat Terampil sebanyak 786 orang, dan Penyu­luh Koperasi sebanyak 624 orang.

Sedangkan pelamar yang paling sedikit mendaftar yakni, Perawat Anestesi sebanyak 11 orang, Guru Hama dan Penyakit Perkebunan sebanyak 15 orang, Inspektur Migas 15 orang, dan lainnya.

“Perlu diketahui, meskipun pelamar sudah mencapai 9.681 orang, namun kami hanya me­ngambil pelamar 1 formasi berbanding 41 orang. Contohnya, saat ini pelamar DIII Kebidanan sudah mencapai 1.514 orang. Sedangkan BKD hanya menerima 9 orang. Jadi bila dikalikan, maka pelamar yang akan diikutkan tes CAT nanti hanya berkisar 369 orang saja. Begitu juga formasi yang lain,” ujar Kepala BKD Sumbar Jayadisman.

Lanjutnya, meskipun pelamar yang mendaftar sudah melebihi 8.000 orang, namun BKD Sumbar tetap membuka pendaftaran online sampai tanggal 26 Sep­tember nanti.

“Kami tidak akan menutup pendaftaran, dan apabila jumlah pelamar terus mengalami pem­bengkakan, kami akan menam­bah kuota peserta tes ujian. Namun kami hanya mendambah 10 persen, dari 8.000 orang tersebut,” tukasnya.

Formasi CPNS Solsel Berubah

Formasi CPNS tahun 2013 untuk Kabupaten Solok Selatan mengalami perubahan. Peserta harus daftar ulang kembali tanpa kecuali.

Perubahan ini tidak mengurangi atau menambah formasi. Adapun formasi CPNS untuk Solok Selatan tetap 100 orang, terdiri dari 31 orang tenaga guru, 18 orang tenaga kesehatan, dan 51 orang tenaga teknis.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Solok Selatan Ismael, Senin (16/9) menyebutkan, rincian perubahan formasi tersebut terletak pada formasi guru agama untuk SMP dengan formasi guru matematika. Jika sebelumnya guru agama yang diminta formasinya 2 orang dan matematika 1 orang. Kini, dalam revisi formasi untuk guru agama ditiadakan, sedangkan guru matematika 3 formasi.

Untuk SMA, formasi awal untuk guru seni budaya dibuka 1 formasi sedangkan dalam revisi ditiadakan. Dialihkan kepada formasi guru kimia menjadi 3 formasi, sebelum­nya hanya 2 formasi. Untuk formasi guru Bahasa Indonesia SMA ditia­dakan dari 2 formasi sebelumnya. Kemudian, formasi guru mate­matika menjadi 4 formasi dari sebelumnya hanya 2 formasi.

Untuk SMK, revisi terletak pada formasi guru Teknologi Komunikasi Komputer (TIK) diganti dengan guru Teknik Komputer Jaringan hanya 1 formasi.

Sedangkan untuk formasi tenaga kesehatan tidak ada revisi formasi. Revisi kemudian terjadi pada tenaga teknis. Untuk tenaga teknis terjadi perubahan pada formasi Pengawas Teknik Jalan dan Jembatan seb­e­lumnya ada 3 formasi yang akan diisi oleh Sarjana Teknik. Kemudian dalam revisi, ditambah satu formasi yang akan diisi oleh DIII Teknik Sipil. Sehingga formasi yang dise­diakan menjadi 4 formasi.

Untuk formasi Inspektur Migas yang sebelumnya hanya 1 formasi kini menjadi 2 formasi dalam revisi. Formasi untuk Pengawas Alat-Alat Berat yang akan ditempatkan pada Dinas Pekerjaan Umum ditiadakan.

“Sebelumnya kami membuat kebijakan, yakni setiap pelamar harus memiliki akreditasi institusi pendidikan minal B. Namun, setelah kami perbincangkan, kebijakan itu bisa membuat gejolak ditingkat pelamar. Oleh karena itu, kami membuat kebijakan lagi, yakni institusi yang memiliki akreditasi C pun, bisa ikut mendaftar di admin Solok Selatan,” ujarnya.

Untuk jelasnya, katanya,  lihat pengumuman di media cetak dan Situs Resmi Pemerintah Daerah Kabupaten Solok Selatan www.solselkab.go.id. “Kita sudah umumkan rincian formasi dengan spesifik jurusan yang diminta dan segala persyaratan administrasi CPNS. Untuk lebih jelasnya item per item, lebih baik lihat pengu­muman. Memang ada perubahan, maka lihatlah kembali persya­ratannya,” katanya.

Ada tiga dasar Pemkab Solsel mengadakan perubahan, yaitu banyaknya pengisian data ganda dan kesalahan pengisian form pendaftaran pada situs seleksi CPNS Nasional (sscn.bkn.go.id). Memenuhi aspirasi masyarakat atas beberapa persyaratan dalam pengumuman sebelumnya. Pengi­sian Formasi yang sesuai kebutu­han daerah dengan tetap mem­perhatikan surat Menteri Pen­dayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor : R/197.F/M.PAN-RB/08/2013 tang­gal 29 Agustus 2013 perihal Perse­tujuan Rincian Formasi CPNS Daerah Untuk Pelamar Umum Kabupaten Solok Selatan Tahun 2013.

”Dengan dikeluarkannya pengu­muman ini maka pengumuman sebelumnya dinyatakan tidak berlaku lagi. Bagi Pelamar yang telah mendaftar ke situs sscn.bkn. go.id diulang seluruhnya tanpa kecuali, dan mengirimkan kembali lamarannya kepada panitia melalui POS,” pungkas Ismael.

Formasi tidak berpihak

Pengamat pendidikan Prof Dr Agus Irianto mengaku sedikit kecewa terhadap kebijakan dibuat oleh pemerintah. Pasalnya, kebija­kan pembatasan pelamar itu, sudah mengandung pelanggaran hak asazi manusia, dan Undang-Undang.

“Pemerintah tidak boleh bera­lasan keterbatasan anggaran. Lagi pula, kalau anggaran terbatas, mereka kan bisa membuat kebija­kan pendaftaran. Dimana setiap pelamar hanya boleh mendaftar satu kali saja. Menurut kami kebijakan itu lebih fair dari pada pembatasan pelamar,” imbuhnya.

Menurutnya, meskipun saat ini formasi CPNS Sumbar dominan guru, namun jumlah itu belum setera dengan lulusan guru yang ada di Indonesia, khusunya Sumbar.

Karena, saat ini jumlah institusi pendidikan di Indonesia sudah mencapai 430 institusi. Dari jumlah institusi itu, rata-rata satu insti­tusi selalu meluluskan mahasiswa sekitar 4.000 orang setiap tahun.

“Saya mencontohkan Universitas Negeri Padang. Setiap tahunnya, UNP meluluskan mahasiswa seki­tar 6.000 orang. Belum lagi institusi swasta lainnya. Jadi, kebijakan pembatasan pelamar yang dila­kukan pemerintah itu, sangat bertolak belakang dengan masya­rakat. Dengan demikian, saya mengharapkan, pemerintah bisa kembali mengakaji ulang kebijakan tersebut,” tegasnya.

Salah seorang lulusan sarjana Pendidikan Geografi Adanan me­nyangkan formasi yang tersedia di masing-masing daerah. Pasalnya, dari sekian banyak daerah di Sumbar yang melalukan perekrutan CPNS, tidak satu daerah pun yang merekrut guru Geografi.

“Meskipun kebutuhan daerah itu bersifat teknis, namun se­harusnya mereka membuat ke­bijakan dengan membuat formasi untuk seluruh jurusan. Kalau formasinya seperti ini, kapan saya mendapat kesempatan mengikuti tes,” katanya. (h/wis/col)

Comments (6)Add Comment
0
...
written by string, Oktober 31, 2013
ini ada gelagat yg tidak sehat di solok selatan ,mengenai penerimaan cpns,jangan jangan ada praktek konspirasi kkn lagi....dan yg menarik nya para pelamar tidak di beri tahu mengenai hal itu..
Weleh weleh weleh....
0
G' becus!
written by string, Oktober 19, 2013
Saya kesal sekali,,,,karena tidak tahu sama sekali informasi tentang mendaftar lagi,,,dan formasi yg berubah2 seenaknya.... dari pemerintahan sol sel,,,harusnya saya di kasih tau via sms broadcast untuk setiap berita,,,kalo seperti ini saya di rugikan,,,,,mayoritas pelamar juga pekerja yang sibuk.! kalo g sanggup ato g becus menghandle cpns,,mendingan g usah dibuka sama sekali,,,,kalo seperti ini siapa yg bertanggung jawab? HAH !!!!!!!??
0
...
written by string, Oktober 11, 2013
jika sebelumnya guru agama yang diminta formasinya 2 orang dan matematika 1 orang. Kini, dalam revisi formasi untuk guru agama ditiadakan, sedangkan guru matematika 3 formasi. maksudnya apa ini pak? sedangkan teman-teman yang lain sudah banyak yang mendaftar, jadi bagaimana caranya ini pak?. trus kapan informasi ini disebarkan pak?
0
pertanyaan....
written by string, September 20, 2013
ass....
yang menjadi bahan pertanyaan bagi saya dan rekan-rekan yang lain adalah Apakah mendaftar CPNS itu bleh lebih dari satu kali??misalnya, saya ambil solsel dan kemudian ambil di daerah luar sumbar?apakah juga di tolak lamarannya???atau mendaftar online saja yang tidak boleh lebih dari 1 pendaftaran?mohon penjelasan...trims..
wassalam....
0
penjelasan
written by string, September 19, 2013
'' sya kesal sekali atas informasinya,,, tgl 14 september lowongan cpns untk guru bahasa indonesia ada di solsel tpi kok udh di rubah malah di suruh daftar ulang.. tpi di daftar ulang kok g ada lgi untuk guru SMA bahasa Indonesia.. malahan g ada sma sekali... malahan di rubah formasinya.., sya minta info pastinya/...
0
aneh ny negeri ku dan prosedur ny?
written by string, September 19, 2013
dengan pendaftaran online yang mengharapkan penerimaan bersih dan adil,tetapi memiliki banyak kesalahan dari pembatasan jumlah sampai server web yang terus menerus down,secara tidak langsung banyak orang yang kehilangan hak ny dan tidak mendapatkan kesempatan,bagaimana dengan mereka yang tinggal di daerah yang minim dan tidak kuat jaringan internet ny.lalu apakah mereka tidak berhak mendapatkan kesempatan,awal ny ketika saya mendengar pendaftaran cpns 2013 secara online yang di jamin bersih, sudah dapat pikiran saya tetap ada istilah untung2an,bagi mereka yang tinggal di perkotaan bukan menjadi masalah yang berarti,tetapi bagi mereka yang di tempat tinggal ny minim sekali layanan internet maka ia akan kalah di awal sebelum berjuang di sebabkan server yang down,jaringan yang sibuk,di tambah dengan pembatasan pelamar,pengurusan surat2 yang bisa memakan waktu lama sehingga membuat mereka terlambat dan kehilangan hak ny.Tapi bagaimana pun juga apa yang telah di usung pemerintah patut kita apresiasi, dan mudah2an kita akan mendapatkan abdi negara yang benar-benar bekerja dan mengabdi bukan hanya bekerja untuk kepentingan individual saja.trmksh.

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: