Jumat, 29 Agustus 2014
Membuat Ruang Kecil di Loteng Rumah PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Haluan   
Minggu, 27 Maret 2011 01:10

Keinginan untuk selalu mengubah suasana rumah pasti dirasakan setiap orang, tanpa kecuali. Tapi kadang kala kita bingung harus melakukan apa dan memilih bagian rumah mana yang tepat untuk direnovasi. Bagi Anda yang telah memiliki lantai atas dan mau memberikan sentuhan berbeda dari keseluruhan ruang yang ada, bisa mencoba membuat ruangan kecil di loteng. Selain memanfaatkan lokasi tertinggi di atas rumah, juga mampu memberikan sentuhan berbeda dari arsitektur sebelumnya.

Namun sebelum Anda memastikan akan membangun sebuah ruangan di bawah loteng, pastikan ketinggiannya dengan atap rumah tidak terlalu sempit. Minimal orang dewasa bisa berdiri nyaman di lokasi tersebut dan dibuat seaman mungkin bagi anak-anak, serta anggota keluarga lainnya. Sebuah loteng, apakah fungsinya itu untuk sebuah kamar tidur ekstra atau ruang penyimpanan, adalah solusi yang sangat baik bagi Anda yang menginginkan penambahan kamar baru.

Konversi Loteng

Hal pertama yang harus Anda lakukan ketika meng­konversi loteng menjadi ruang yang berguna, yakni meng­konsultasikan kepada si arsitek atau tukang yang akan me­ngerjakan untuk memastikan apakah loteng yang akan direnovasi memenuhi ke­layakan struktural atau tidak. Jangan sampai Anda mem­buang uang sia-sia, tapi hasil yang diperoleh tidak maksimal atau tidak sesuai dengan hara­pan.

Banyak rumah-rumah mo­deren yang tidak sesuai untuk konversi sisa ruang atap yang sangat beragam. Anda juga perlu memastikan bahwa se­mua jendela baru atau skylights telah ditempatkan dengan benar benar untuk ventilasi, jika memang mau dijadikan sebuah kamar huni.

Sama seperti fungsi lainnya, loteng bisa dimaksimalkan untuk aneka ruang, seperti kamar tidur, ruang belajar, ruang keluarga, ruang bermain anak atau mudahnya sebagai ruang penyimpanan. Karena lokasinya paling atas, me­mudahkan tidak adanya akti­vitas keluar-masuknya barang, sehingga pe­man­fa­atannya pun dapat lebih mudah.

Bagi Anda yang sudah berpikiran untuk meman­faatkan loteng yang ada, sebaik­nya memang me­mi­kirkan tujuan ganda ruang untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Sehingga tepat adanya jika didukung luas yang tersedia dan memaksimalkan menjadi ruang yang akan digunakan.

Masalah yang perlu diatasi pada ruang loteng adalah pengudaraan dan pencahayaan, karena letaknya paling atas. Terlebih kondisi ruang di bawah atap cenderung panas di siang hari, dan sangat perlu aliran udara yang maksimal. Berikut adalah beberapa hal yang harus menjadi perhatian dalam mem­buat atau memanfaatkan sisa ruang bawah atap atau loteng Akses Keluar Masuk Lo­teng

Dalam perencanaan proyek renovasi sebuah loteng penting untuk mempertimbangkan bagaimana Anda akan men­dapatkan akses mema­sukinya. Jika tangga atau ketinggian normal pintu sudah ada, maka tinggal membuat jalan keluar-masuknya saja. Dengan begitu, Anda bisa menentukan posisi sebelah mana yang nantinya akan dijadikan tangga untuk naik-turunnya.

Kekuatan Bangunan

Meski terlihat sudah kokoh, tapi bangunan bawah atap tetap harus memiliki kekuatan dari segi penyangga atau pon­dasinya, mengingat masih ada ruang di bawahnya. Namun jika sudah mempunyai lantai atas dari bangunan rumah, Anda akan lebih mudah menem­patkan posisi lantai dasarnya.

Apabila ingin dijadikan ruang penyimpanan atau kamar tinggal, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memas­tikan agar ruangan tersebut dapat menampung beban berat dari setiap benda yang ingin disimpan. Tentukan juga mak­simum tinggi plafon dari ruang loteng, karena bisa ber­penga­ruh kepada fungsi yang akan digunakan. Ingatlah, tinggi plafon yang sempit membuat jarak injak lantai menjadi pendek.

Atur Sirkulasi Udara

Sebelum membuat pe­m­buangan udara dan sirkulasinya seperti apa, tentukan dulu akan dijadikan sebagai ruang apa yang mau Anda gunakan di loteng. Sebagai pilihan terbaik, bisa menggunakan lubang angin, exhaust fan atau jendela, dan dapat pula memasangkan air conditioning (AC).

Jika AC menjadi sumber pendingin ruangan Anda,  sebaiknya atap ditutup rapat atau diberi lapisan khusus, agar hawa panas yang masuk tidak terserap banyak. Sehingga udara yang dihasilkan dalam ruangan menjadi maksimal dan tidak ada masuk hawa panas, terlebih untuk kamar tidur yang nya­man.

Penerangan Maksimal

Mengingat posisi ruang loteng di atas, maka pengaturan penerangan atau pencahayaan jauh lebih mudah. Apalagi jika ingin menghemat biaya, mu­dahnya adalah Anda bisa mengganti beberapa genteng atau penutup atap dengan bahan kaca yang kuat. Atau dengan jendela yang me­ng­ha­dap ke atas untuk memung­kinkan cahaya masuk saat siang hari dan Anda hanya memakai lampu saat menjelang malam saja. (http://www.propertykita.com)

Comments (1)Add Comment
0
...
written by string, Juni 09, 2011
Tolong dong digambarkan juga, rencana dan kuda2 untuk atap agar bisa digunakan untuk ruangan, thanx....

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: