| Lima Guru SD 12 Sungai Lareh Tetap Optimis Hadapi UN |
|
|
|
| Sabtu, 09 April 2011 01:29 | |||
|
PADANG, HALUAN — Kendati kekurangan tenaga pengajar, pihak SD Negeri 12 Sungai Lareh tetap melakukan upaya maksimal untuk mempersiapkan 26 siswa kelas VI dalam menghadapi UN bulan depan. Berbagai upaya, seperti belajar tambahan dan pembahasan soal-soal UN semakin giat dilakukan. Kepala SD 12 Sungai Lareh, Yunadi saat dihubungi Haluan, Jumat (8/4) sore menyebutkan, dari delapan orang guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di sekolah ini, dua di antaranya dalam pengurusan masa pensiun. Sedangkan satu lagi tengah sakit berat dan tidak bisa melaksanakan tugas dalam waktu lama.Akibatnya, hanya ada lima orang guru PNS, termasuk kepala sekolah, wakil kepala sekolah serta guru olah raga yang harus bertanggung jawab langsung pada keenam kelas. Kebutuhan tenaga pengajar hanya dibantu oleh dua orang guru honorer. “Bahkan kadang saya sendiri sebagai selaku kepala sekolah harus turun tangan langsung untuk mengajar. Kita benar-benar terkendala. Kami khawatir kondisi ini malah membuat pencapaian saat UN nanti tak seperti yang diharapkan,” ungkap Yunadi. Kendati demikian, saat ini semua guru tengah berupaya keras agar semua siswa kelas VI berhasil dalam menghadapi UN, serta bisa lulus dengan nilai yang memuaskan. “kita harus bisa memacu siswa untuk meningkatkan frekwensi dan kapasistas belajar mereka. Dengan begini mudah-mudahan apa yang kita harapkan bisa tercapai,” terang Darnisah, guru kelas VI di SD ini. Sejak November lalu, semua siswa kelas VI telah diberikan belajar tambahan setiap Senin hingga Kamis. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh guru kelas VI serta beberapa guru lainnya secara bergantian. “Dalam proses belajar tambahan inilah, pemahaman siswa terhadap tiga mata pelajaran yang terhimpun dalam UN bisa kita ketahui. Jadi kalau kita menemukan kelemahan, kita bisa memikirkan cara untuk mengatasinya secepat mungkin,” lanjut Darnisah. Selain melalui belajar tambahan, kesiapan siswa juga diukur lewat beberapa kali try out dan Pra-USEK (Ujian Sekolah). Menurut Darnisah, dari lima tryout yang telah dilakukan memperlihatkan peningkatan angka kelulusan yang cukup baik. Bahkan dari hasil Pra-USEK, SD Negeri 12 Padang berhasil berada pada ranking 26 dari 61 SD yang ada di Kecamatan Koto Tangah. Di samping itu, kondisi fasilitas lain yang masih belum mencukupi ikut menambah permasalahan di SD ini. Seperti halnya kecukupan buku pelajaran serta perbaikan gedung pasca gempa 2009 lalu yang belum juga dilakukan hingga saat ini. (h/cw02)
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 551 Comments (0)
![]() Write comment
Newer news items:
|

BERANDA
BERITA HARIAN
ARTIKEL
MINGGUAN
ARSIP
E-PAPER
TENTANG KAMI


