Rabu, 17 September 2014
Jenjang Seribu Koto Gadang akan Direhab PDF Cetak Surel
Kamis, 19 May 2011 02:16

AGAM, HALUAN — Jenjang seribu dan Jembatan Merah di Nagari Koto Gadang, Kecamatan IV Koto, Agam, yang terletak di perbatasan dengan Ngarai Sianok Bukittinggi, dalam waktu dekat akan direhab dengan memanfaatkan dana sumbangan ribuan alumni SLTA se Bukittinggi dari berbagai angkatan.

Rencana rehab Jenjang seribu dan Jembatan Merah yang kini kurang terurus diga­gas oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sem­biring ketika meninjau lokasi itu bersama Bupati Agam Indra Catri dan Wali­nagari Koto Gadang sambil mengenang kisah-kisah mereka waktu di SMA dulu.

“Setelah kita perbaiki bersama, Jenjang Seribu ini akan kita ganti namanya Jen­jang Seribu satu Kenangan Jembatan Hati. Karena me­mang para alumni SLTA era 80-an mayo­ritas banyak mengu­kir kenang­an di jenjang ini,” kata Tifatul Sembiring yang diamini oleh Bupati Agam, Selasa (17/5).

Ide Menkominfo itu lang­sung disambut baik Bupati Agam, dan secara spontan dia langsung memencet gagang teleponnya, memberitahu te­man-teman sesama SMA nya, seraya mengirim pesan melalui jejaring sosial facebook.

“Sumber dana nantinya untuk perbaikan ini tidak melalui APBD Pemkab Agam tetapi me­lalui kolektif bantuan dari teman-teman alumni SLTA se Bukit­tinggi dan akan diar­siteki oleh Rudi Ferdial yang juga alumni.

Diungkapkan Indra Catri, dengan adanya gagasan untuk melakukan rehab terhadap Jenjang Seribu dan Jembatan Merah, maka akan terulang lagi kembali nostalgia yang pernah ada di Jenjang Koto Gadang itu.

Dia menghimbau, kepada seluruh alumni SLTA se Bu­kit­­tingi untuk berpastisipasi dalam melakukan rehab ter­hadap Jenjang Seribu, baik itu berupa materil maupun berupa moril. (h/jon)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy