Sabtu, 25 Oktober 2014
Jika Tidur Masih Mendengkur PDF Cetak Surel
Kamis, 14 Juli 2011 01:28

Punya kebiasaan mendengkur (mengorok) saat tidur? Hilang­kan saja dengan cara ini...

Berdasarkan data dari Rea­ders Digest, 45% dari seluruh populasi orang dewasa meng­alami kebiasaan mendengkur saat tidur.

Gangguan tidur ini tidak hanya mengganggu kualitas tidur sang pelaku, tetapi juga berpengaruh pada orang yang tidur di dekatnya. Bayangkan, suara dengkuran bisa mem­bangunkan orang lain dan membuat tidur menjadi tidak berkualitas karena suara deng­kuran yang mengganggu.

Apabila Anda atau pasa­ngan Anda mengalami masa­lah mendengkur, ada sembilan cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi bahkan menghi­langkan kebiasaan tersebut sebelum menjadi mimpi buruk yang menghantui tidur Anda.

1. Ubah Posisi Tidur

Tidur dengan posisi telen­tang akan menyebabkan pang­kal lidah jatuh ke dalam teng­gorokan, sehingga memper­sempit saluran pernapasan dan menyebabkan suara dengkuran. Ganti posisi tidur Anda menja­di posisi menyamping. Sean­dai­nya cara ini belum berhasil, karena pada saat tidur Anda secara tidak sadar kembali pada posisi telentang, ganjal kepala Anda dengan beberapa bantal. Dengan demikian, saluran pernapasan Anda lebih terbuka dan mengurangi dengkuran.

2. Kurangi Berat Badan

Orang dewasa yang memi­liki masalah berat badan biasanya cenderung akan men­dengkur pada saat tidur. Hal itu disebabkan karena berat di sekitar tenggorokan menyempit dan membuat udara yang keluar masuk tidak lancar dan memicu suara dengkuran. Jika Anda memang memiliki kele­bihan berat badan, ada baiknya Anda mengurangi berat badan. Selain lebih sehat, tidur Anda dan orang di samping Anda bisa lebih nyenyak.

3. Kurangi Alkohol dan Obat-Obatan Penenang

Mengonsumsi alkohol dan obat penenang akan menekan sistem saraf pusat sehingga menyebabkan otot-otot Anda (termasuk pada bagian tenggo­rokan) menjadi lemas terlalu banyak. Otot yang lemas ini juga akan menyebabkan deng­kuran. Karena itu, hindari mengonsumsi alkohol dan obat penenang setidaknya 2 jam menjelang waktu tidur.

4. Tidur Cukup

Jika Anda tidur dalam keadaan tubuh terlalu lelah, maka Anda akan tidur sangat dalam dan membuat otot lebih lemas (seperti pada tips nomor 3), sehingga Anda akan men­dengkur semakin keras. Tidur dengan waktu yang teratur setiap hari disarankan agar dengkuran Anda berkurang.

5. Memakai Counter Na­sal Strips

Strips khusus penjepit hidung ini bisa Anda peroleh di apotek. Penjepit ini akan membuat saluran pernapasan Anda terbuka dan melegakan pernapasan tanpa sumbat yang menyebabkan dengkuran.

6. Hindari Hidung Tersum­bat

Hidung tersumbat bisa datang kapan saja, biasanya akan datang saat Anda terserang flu. Kondisi hidung tersumbat ini akan memperparah suara dengkuran Anda karena udara pernapasan tidak dapat keluar masuk dengan lancar. Mandi dengan air hangat dan melega­kan hidung yang tersumbat dengan salep inhealer akan membantu melegakan pernapa­san Anda.

7. Jauhkan Semua Pence­tus Alergi di Kamar

Tempat tidur yang berdebu, lapisan bantal yang juga tertu­tup oleh debu akan membuat Anda bersin-bersin dan meng­alami gangguan pada saluran pernapasan, terlebih lagi bila Anda memang alergi debu. Teratur membersihkan pence­tus alergi pernapasan di dalam kamar akan mengurangi deng­kuran Anda. Jangan lupa untuk memberikan saluran udara yang lancar di dalam kamar.

8. Minum Banyak Air

Lendir yang ada pada salu­ran pernapasan juga menjadi penyebab sulitnya udara keluar masuk pada sistem pernapasan. Lendir ini akan dihasilkan lebih banyak pada saat Anda meng­alami dehidrasi dan secara otomatis akan menyebabkan mendengkur. Minum setidak­nya 8 gelas setiap hari, lebih banyak lebih baik.

9. Konsultasi ke Dokter

Jika Anda telah mencoba semua cara di atas tetapi dengkuran Anda tidak kunjung hilang dan berkurang, konsul­tasikan hal tersebut pada dokter. Pemeriksaan pada saluran pernapasan Anda diperlukan untuk mengetahui apa penyebab dari dengkuran Anda setiap malam. (h/kpl)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy

Newer news items:
Older news items: