| Jangan Biarkan Rambut Rusak |
|
|
|
| Senin, 18 Juli 2011 00:29 | |||
|
RAMBUT bagaikan harta yang begitu berharga karena dinilai sebagai mahkota wanita. Namun karena dampak buruk polusi, sinar UV, suhu tinggi dari peralatan catok, bahkan bahan kimia dalam rangkaian produk styling menjadikan kondisinya semakin rentan. Rambut yang sehat pun perlahanlahan menjadi rusak, lapisan kutikula terkikis dan akhirnya timbul cabang pada ujung rambut. Jika kondisi ini berkelanjutan, rambut akan menjadi kering, kusam, dan juga rontok. Wanita masa kini kebanyakan memiliki keinginan untuk tampil sesuai trend hair fashion terbaru. Hal ini menyebabkan rambut akrab dengan segala macam proses kimia, seperti rebonding (pelurusan rambut) atau perming (pengeritingan rambut).“ Umumnya rambut yang melewati proses kimia akan kehilangan nutrisi serta kelembabannya, karena itu untuk mengembalikan keindahan rambut, lakukanlah perawatan secara rutin. Misalnya dengan menggunakan masker rambut yang tepat dan bekerja secara aktif menjaga keseimbangan, kelembapan air pada helaian rambut “ ujar Arie Monashe pemilik Aura Salon. Aplikasikan secara merata pada rambut dalam kondisi setengah kering sambil memijatnya dengan lembut, lalu diamkan selama kurang lebih 10-15 menit sebelum membilasnya hingga bersih. Lambat laun rambut Anda akan pulih, terasa halus, lebih elastis, dan lembut. Tak hanya karena proses kimia, rambut rusak bisa disebabkan karena sering menggunakan alat styling seperti blow dryer atau catok, sehingga rambut akan bercabang, terasa kering dan nampak kusam, untuk itu gunakan pelembab rambut yang pas dan sesuai dengan jenis rambut Anda, sehingga akan menghasilkan rambut yang lembut dan bercahaya. Untuk mempertahankan hasil rebonding, sebaiknya gunakan sampo perawatan khusus yang disarankan sesuai dengan kondisi dan jenis rambut. Jangan lupa gunakan conditioner agar kelembapan rambut selalu terjaga dan mencegah rambut cepat rusak. Jangan lakukan pewarnaan rambut jika baru direbondng. Tunggu kira – kira dua bulan setelah proses rebonding. Hindari proses mengikat rambut terlalu kencang agar hasil rebonding tidak cepat rusak. (h/kjt)
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 431 Comments (0)
![]() Write comment
Newer news items:
Older news items:
|

BERANDA
BERITA HARIAN
ARTIKEL
MINGGUAN
ARSIP
E-PAPER
TENTANG KAMI


