| Dari Akademisi Menjadi Politisi |
|
|
|
| Rabu, 19 Januari 2011 00:28 | |||
|
Bicara soal pendidikan, Ia selalu fokus dan komit. Maka tidak heran, selama jadi anggota dewan di provinsi, Irdinansyah Tarmizi selalu ditempatkan di komisi IV yang membidangi masalah pendidikan. Jika dilihat dari latar belakang, tidak salah kiranya suami dari Darmiati Anwar ini peduli dengan masalah pendidikan. Pasalnya, sejak tahun 1986, Ia sudah menjadi staf pengajar atau dosen, di Kopertis Wilayah IX, Sumbar, Riau, Jambi. Waktu itu dirinya ditempatkan di Universitas Muhammadiyah Sumbar. Selama menjadi dosen, Ia sempat diamanahkan jabatan sebagai Pembantu Rektor III/IV tahun 1990-1992. Sebagai seorang PNS, lelaki kelahiran Lintau ini menjalani tugasnya baik.Bakat organisator sejak mahaisiswa, seperti terus melekat dalam diri. Buktinya, pada tahun 1992-1997, dipercayakan menjadi anggota DPRD Kota Padang, sampai tiga kali periode. Waktu menjadi anggota dewan di Kota Padang, Ia masih menjadi PNS. Pada tahun 2000, Ia harus melakukan pilihan, antara politik dan pendidik. Sesuai PP No. 5 tahun 1999, di mana PNS tidak boleh terlibat dalam parpol. Baik itu pengurus, maupun menjadi anggota partai. Menurutnya saat itu merupakan masa sulit untuk menentukan pilihan. Sebagai dosen, pengabdiannya bisa panjang, dan dapat pensiun. Sebagai politisi, hari ini jadi anggota dewan, besok bisa saja tidak terpilih lagi sebagai anggota dewan. Setelah melalui perenungan dan shalat istikarah, dukungan istri dan anak, akhirnya diputuskan terjun penuh ke politik. Kenapa politik, karena teman-temannya satu angkatan sudah menjadi doktor, golongannya sudah IV. Sementara saat itu Ia masih golongan III, karena sibuk di politik. “Pengalaman di politik sudah secara dengan dokter, itu yang disebut teman-teman tadi,” kata ayah dari Suci Yaumi Syahdati, dan Intan Febrina Syahdati. Alasan ke dua, tugas di bidang politik, dan tugas di bidang pendidikan, jika dihubungkan dengan pengabdian sama nilainya. “Tentunya sepanjang tugas tersebut dijalankan dengan baik dan benar. Allhamdulillah, dengan konsep seperti itu, saya masih dipercayai secara langsung, untuk duduk dua periode di provinsi. Bahkan pada pileg 2004, meraih suara terbanyak kelima dan 2009 meraih suara terbanyak keempat,” katanya. Saat ini, Ia diamanahkan sebagai Ketua Baleg DPRD Sumbar. (h/rud)
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 391 Comments (0)
![]() Write comment
Newer news items:
Older news items:
|

BERANDA
BERITA HARIAN
ARTIKEL
MINGGUAN
ARSIP
E-PAPER
TENTANG KAMI


Irdinansyah Tarmizi