Sabtu, 23 Agustus 2014
8 Anggota DPRD Lingga Telah Diperiksa Polisi PDF Cetak Surel
Senin, 25 Juli 2011 01:00

KASUS STEMPEL GANDA

LINGGA, HALUAN — Aparat Satreskrim Polres Kabupaten Lingga terus melakukan pendalaman atas penyelidikan dugaan kasus penggunaan stempel ganda tahun angaran 2007 silam. Hingga saat ini, aparat penyidik telah melakukan pengumpulan data (pul data) dan keterangan (pul baket) sebanyak 8 anggota DPRD Lingga periode 2004-2009 yang kini masih aktif sebagai saksi.

Pemeriksaan saksi pertama, Senin (18/7) lalu, dilakukan terhadap Wakil Ketua DPRD Lingga, Al Gazali. Menyusul pemeriksaan hari berikutnya terhadap Ketua Komisi II DPRD Lingga, Safaruddin Abdul Gani. Rabu (20/7), Sat Reskrim Polres Lingga kembali melakukan pemeriksaan terhadap dua anggota DPRD Lingga lainnya, yakni Ketua Komisi I, Rudi Purwonugroho dan anggota Komisi I DPRD Lingga lainnya, Riono. Kedua anggota DPRD Lingga ini mendatangi ruang penyidik secara terpisah sejak pukul 09.00 hingga pukul 12.00 WIB

Pada hari yang sama sore harinya, penyidik Bripka Idris kembali mengambil keterangan terhadap dua anggota DPRD Lingga, Adinta Putra dari PDI-P serta Agus Norman, politisi dari Partai Golkar. Kemudian Sabtu (23/7) penyidik yang sama terlihat kembali mengambil keterangan terhadap dua anggota DPRD Lingga, Masril dari dari PKNU dan Agus Marli dari Golkar.

Dari sederetan nama-nama anggota DPRD Lingga periode 2004-2009 tersebut, diduga masih tersisa beberapa nama anggota DPRD Lingga, baik yang masih aktif maupun tidak yang belum diambil keterang­annya oleh penyidik. Pemeriksaan dilakukan setelah Gubernur Kepri H M Sani mengeluarkan surat izin sesuai permintaan dari pihak Polres Lingga.

Kapolres Lingga AKBP Misbahul Munauwar melaui Kasat Reskrim, AKP Darmawan telah menyatakan keseriusannya dalam menangani kasus dugaan penyalah­gunaan stempel ganda di DPRD Lingga tahun anggaran 2007 silam tersebut.

"Sejak dulu kita selalu serius dalam menangani setiap dugaan perkara yang masuk. Mana ada istilah main-main dalam hal ini," kata Darmawan saat ditemui wartawan di Mapolres Lingga, Rabu (20/7).

Dikatakatan, secara rinci ia memang belum bisa menyebutkan bagaimana proses penyelidikan termasuk pemeriksaan sejumlah anggota DPRD Lingga periode 2004-2009 yang saat ini masih duduk di kursi dewan. Kondisi itu disebabkan, pihaknya masih memerlukan pengumpulan data (pul data), termasuk pengumpulan keterangan (pul baket) dari sejumlah saksi yang diduga mengetahui tentang hal itu.

"Semuanya masih dalam proses. Nanti setelah selesai ini semua dan mendapatkan titik terangnya, maka pasti akan kita beberkan kepada media. Pokoknya, sabar aja dulu," ujar Darmawan. (h/nel).

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy