| PAUD/TK BERPERAN MEMBANGUN KARAKTER BANGSA |
|
|
|
| Ditulis oleh Teguh |
| Minggu, 25 September 2011 00:00 |
|
Makanya pembangunan karakter di usia dini, menjadi aspek penting dalam pendidikan. Terutama dalam penyelenggaraan pendidikan di usia dini, seperti di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK). Kenapa pembangunan karakter itu penting, menurut anggota Komisi IV DPRD Sumbar Suwirpen Suib, karena karaker itu nantinya akan mempengaruhi pada perkembangan sosial anak dan pada dewasa nanti berdampak pada ekonominya.“Jika seorang anak punya karakter yang baik, dengan sendirinya berdampak kualitas masyarakat. Bagi Sumbar, pembangunan karakter yang mesti dibangun itu tetap berpegangan pada nilai agama dan budaya,” katanya. Dalam visi Sumbar ke depan, juga sudah jelas seperti apa generasi muda itu dibangun karakternya. Dimama secara implisit, visinya itu menjadikan Sumbar sebagai daerah terkemuka dengan berbasiskan sumber daya mnusia yang agamais. “Sendinya itu Adat Basandi Syara’ -Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Itu sudah dimulai dengan membuat peraturan daerah, seperti perda pendidikan Alquran, dan regulasi pendukung lainnya,” ujarnya. Untuk perkembangan karakte secara sosial, ABS-SBK menjadi dasar pijakannya. Sedangkan dari aspek perkembangan ekonomi nantinya, karakter yang dibangun berdasarkan ABS-SBK punya kepribadian yang kuat. Seperti punya kemauan berusaha, pantang menyerah, selalu berkreatifitas, membangun relasi sebanyaknya, dan membangun modal sosial ekonomi lainnya. “Dalam persaingan global, karakter itu sangat dibutuhkan. Makanya kami bersyukur juga, karena saat ini sudah banyak bermunculan lembaga pendidikan usia dini, yang menekankan pendidikan karakter. Tentunya karakter yang sesuai dengan nilai agama dan budaya Minang,” tuturnya. Begitu juga dikatakan oleh Ketua Fhatayat NU Sumbar Sitti Izzati Aziz. Menurutnya membangun karakter, tidak dapat dilakukan secara instan. Namun harus melalui proses panjang, dalam proses itu seorang anak diisi dan ditempa dengan nilai-nilai positif. “Apakah itu nilai agama, nilai budaya, nilai sosial, termasuk nilai ekonomi. Soal nilai ekonomi itu, tentunya mengajari anak untuk mau terus berusaha,” katanya. Dari berbagai program. pemerintah katanya telah berupaya mendorong terbangunnya generasi muda itu. Tujuannya itu memang tewujudnya generasi yang kuat dan menjadi kekuatan bangsa di hari depan. “Jika generasi muda sudah lemah dan loyo, bangsa juga menjadi lemah. Makanya segala macam penyakit yang dapat merusak generasi muda, harus diberantas dan dihilangkan. Seperti Narkoba itu,” katanya. Ia mengharapkan, agar pembangunan karakter anak di usia dini, lebih ditingkatkan dan perlu juga dorongan dari anggaran. “Dari aspek ketersediaan anggaran pendidikan dini itu, juga harus diperhatikan,” sebutnya. (h/rud)
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 834 Comments (0)
![]() Write comment
Newer news items:
Older news items:
|

BERANDA
BERITA HARIAN
ARTIKEL
MINGGUAN
ARSIP
E-PAPER
TENTANG KAMI


Karakter generasi muda akan menentukan karakter suatu bangsa.
