Rabu, 01 Oktober 2014
Dumai Bangun Pasar Tanpa APBD PDF Cetak Surel
Kamis, 27 Januari 2011 01:01

DUMAI,  HALUAN — Pemerintah Kota Dumai, Riau membangun pasar tradisional dengan tidak menguras kocek Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang saat ini defisit.

Kepala Kantor Pelayanan Pasar Kota Dumai, Suardi, di Dumai, Selasa, mengatakan, pasar yang menjadi target pembangunan dan penataan salah satunya yakni Pasar Bunda Sri Mersing yang berada di Jalan Pulau Payung.

“Di pasar ini rencananya kita akan membangun 46 lapak pedagang. Ini kita lakukan karena Pasar Bunda Sri Mersing masih minim pedagang.

Kita tegaskan, bahwa untuk membangun pasar ini kita tidak menggunakan APBD.

Kita hanya meminta terhadap koordinator membiayai itu semua sesuai dengan komitmen,” katanya.

Sampai saat ini, kata Suardi, pembangunan lapak berjalan dengan baik dan dalam waktu dekat ini para pedagang sudah bisa memanfaatkannya. “Meski tidak menggunakan APBD, kita mengharapkan dari pembangunan lapak ini dapat meraup sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai pembangunan lainnya,” katanya.

Selain Pasar Bunda Sri Mersing, sejumlah pasar tradisional lainnya meliputi Pasar Dock Yard, Pasar Senggol, dan Pasar Purnama hingga saat ini kondisinya masih terlihat berantakan.

Minimnya tempat-tempat penumpukan sampah sementara, membuat sampah-sampah bertebaran hingga menimbulkan bau yang menyengat.

Selain itu, tidak adanya sumber air bersih di sejumlah pasar tersebut membuat pengeluaran biaya para pedagang yang rata-rata merupakan masyarakat ekonomi lemah bertambah. (ant)

 

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy