Kamis, 18 Desember 2014
PEMUDA MINANG PERLU WADAH KOMUNIKASI PDF Cetak Surel
Minggu, 23 Oktober 2011 00:13

KEBERADAAN IPPMI:

IPPMI adalah singkatan dari Ikatan Pemuda-Pemudi Minang Indonesia. Selama ini, organisasi ini mungkin belum banyak terdengar. “Memang, walaupun kami sudah terbentuk sejak 2007, tetapi belum banyak terpublikasi. Beda dengan Gebu Minang atau Saudagar Minang, ya Bang?” kata Muhammad Raffik, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IPPMI kepada Haluan di Ranai, Natuna, Selasa (18/10/2011) lalu.

Raffik menjelaskan, IPPMI lahir atas inisiatif sejumlah anak-anak muda Minang di Jakarta, dilatari keinginan punya wadah untuk berkomunikasi sesama generasi muda Minang di mana saja, di seluruh dunia. “Kalau untuk yang senior kan ada Gebu Minang, ada Saudagar Minang. Atau yang bersifat provinsi seperti IKMR di Pekanbaru,” kata Raffik, putra Silungkang kelahiran Jakarta, 1978 ini. Meski tak banyak publikasi, kata Raffik, mereka terus mengembangkan diri. “Sekarang kita sudah memiliki kepengurusan di 8 provinsi, dan akan kita teruskan sampai semua provinsi di Indonesia dan DPD si semua kota dan kabupaten yang potensial,” jelas alumni Akademi Ilmu Pelayaran (AIP) dan S2 Universitas Trisakti ini. Bahkan, tambahnya, IPPMI sudah memiliki DPD khusus di Malaysia dan Australia.

Didampingi Ketua DPW IPPMI Kepri Gusmawardi, Doni dan Vini Vidi Vici dari DPW Sumbar, Raffik menjelaskan bahwa IPPMI murni organisasi kepemudaan dan tidak berafiliasi politik. “Kita ingat sejarah, tokoh-tokoh Minang yang banyak berperan dalam membangun bangsa ini, dulunya adalah juga pemuda, dan mereka saling berkomunikasi. Sekarang, kita ingin mengikuti jejak mereka, kita buat pula wadah komunikasi untuk pemuda-pemuda Minang di seluruh dunia. Yang tua-tua kita minta membina,” katanya.

Selain 8 DPW, sudah puluhan DPD yang terbentuk di berbagai daerah di Indonesia. Yang terakhir adalah DPD IPPMI Natuna yang dikukuhkan hari Senin (17/10) lalu. Pembentukan IPPMI ini, menurut Raffik juga didukung oleh tokoh-tokoh senior Minang di Jakarta dan daerah (Sumbar) sendiri. “Di antaranya kami sudah pernah audiensi dengan Ketua DPD RI Bapak Irman Gusman, dan beliau sangat mendukung,” jelasnya.

Mengenai langkah selanjutnya, selain melengkapi pengurus di semua daerah yang ada pemuda-pemudi Minang, juga akan mengintegrasikan diri dengan organisasi kepemudaan resmi. “Kalau kepengurusan sudah terbentuk di seluruh Indonesia, kita akan masuk menjadi anggota KNPI,” katanya yang diamini oleh Ketua KNPI Sumbar Adib Alfikri.

Selain sebagai wadah berkomunikasi dan persaudaraan, IPPMI juga punya program untuk mengembangkan dan memasyarakatkan nilai-nilai adat dan budaya Minang kepada generasi muda Minang. “Selain nilai-nilai Adat basandi syarak, syarah basandi Kitabullah, kita orang Minang juga punya filosofi “dima bumi dipijak di situ langik dijunjuang”. Artinya, kita ingin mengembangkan kiprah dan partisipasi anak-anak muda Minang agar berperan dalam pembangunan daerah dan masyarakat di mana pun mereka berada,” katanya.

Menurut Raffik, pemuda-pemuda Minang adalah potensi besar untuk turut serta membangun bangsa ini dan daerah di manapun mereka berada. “Kita lihat di Natuna ini saja, ada sekitar 250 pemuda-pemudi Minang yang tinggal di sini. Kalau di daerah sejauh ini saja ada begitu banyak, tentu lebih banyak lagi yang ada di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Medan, Batam, dan Surabaya. Ini kan potensi besar untuk kita turut membangun, serta memajukan daerah dan masyarakat di sini,” jelasnya. (HC)

Comments (0)Add Comment

Write comment

busy