|
Rabu, 19 Juni 2013 01:35 |
|
Kamis 30 Mei 2013 bertempat di Garden Foyer, Hotel The Pierre, New York, Amerika Serikat, berlangsung peristiwa yang tak bisa dilupakan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pasalnya di hari, bulan, tahun, dan tempat itu dirinya menerima penghargaan World Statesman Award 2013 dari Appeal of Conscience Foundation (ACF). Penghargaan itu sebagai wujud bahwa SBY mempunyai prestasi memelihara perdamaian bersama dan dorongan untuk meningkatkan hak asasi manusia, kebebasan beragam, dan kerja sama antar agama.
|
|
Selasa, 18 Juni 2013 01:46 |
|
Sepintas, pagar dan tembok sama saja sebagai pembatas dan penentu perbedaan. Namun sejatinya keduanya sungguh lain. Pagar masih ada celah untuk melihat, interaksi dan sapa-menyapa. Sementara tembok menghambat pandang, menyekat, dan memblokir interaksi.
Seorang filsuf pernah berkata, “Perkelahian manusia dimulai ketika menemukan dan menciptakan pagar.” Muncullah pembedaan antara “pekaranganku, daerahku, milikku, punyaku” dan “pekaranganmu, daerahmu, milikmu, dan punyamu”. Di situlah didefinisikan (dibatasi) antara “aku, kami” dan “engkau, kamu.” Untuk menghilangkan konflik, pagar harus dibongkar dan dimusnahkan.
|
|
Senin, 17 Juni 2013 02:16 |
|
Penerapan Kurikulum 2013 tinggal menghitung hari. Meskipun di tengah bertaburan suara penolakan namun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus berpacu bagaikan tidak ada aral yang melintang. Boleh saja optismis. Namun yang lebih diperlukan adalah paramater optimis itu. Andai ingin jujur, kita bersama pasti berkesimpulan bahwa pergantian kurikulum yang selama ini terjadi tidak memberikan efek kemajuan. Justru menunjukkan adanya stagnasi dunia pendidikan bahkan kemunduran.
Parameter optimisme itu seharusnya juga dihubungkan dengan masih adanya persebaran kualitas serta sarana/prasarana pendidikan yang tidak merata. Terakhir namun yang paling terpenting adalah kondisi mereka yang sangat berpengaruh terhadap penerapan kurikulum baru. Merekalah sang guru. Kompetensi guru baik mencakup sisi akademik, pedagogik, dan moral individual-sosial akan mendominasi sebagai penentu keberhasilan. Bukan hanya keberhasilan kurikulum, tapi keberhasilan pendidikan itu sendiri.
|
|
Sabtu, 15 Juni 2013 01:40 |
|
Gelombang protes pendirian Rumah Sakit Siloam, semakin membesar. Pasca peletakan batu pertama 10 Mei 2013 silam, disusul Surat Terbuka Sosiolog Mochtar Naim, pro kontra investasi Lippo Grup senilai Rp 1,3 triliun itu terus menggelinding seperti bola panas.
Pekan lalu, 16 ormas Islam se-Sumatera Barat mengadakan pertemuan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat. Intinya, meminta pencabutan izin RS Siloam.
|
|
Jumat, 14 Juni 2013 02:30 |
|
Wafatnya Ustadz Jeffry Al Buchori (Uje) setidaknya memberi tiga pelajaran penting bagi banyak orang.
Pelajaran pertama adalah bahwa, jangan pernah mencemooh atau menganggap rendah orang lain, meski ia seorang pendosa. Sebab sang pendosa pada akhirnya bisa jadi justru lebih baik dari yang menghina.
|
|
Kamis, 13 Juni 2013 02:59 |
|
Menyimak kembali apa yang pernah saya tulis sendiri di Harian Haluan pada kolom opini, sekitar kurang dari 2 bulan lalu (15 April 2013) berjudul “Balon-Calon, Bacaleg-Caleg”, maka salah satu dari alinea tulisan itu mendekati apa yang menjadi prediksi waktu itu. Diantaranya, bakal muncul Bakal Calon (Balon) independen sebanyak 8-10 pasang. Kenyataannya, sampai waktu penutupan pendaftaran Balon independen sampai Kamis (6/6) di KPU Padang, telah mendaftar sebanyak 10 pasang balon independen.
Kita coba simak lagi kalimat-kalima pada 2 alinea berikut, yang sengaja dikutip lagi.
|
|
Rabu, 12 Juni 2013 01:43 |
|
Rasa humor (sense of humor) dapat diartikan sebagai kecenderungan respons kognitif individu untuk membangkitkan tertawa, senyuman, dan kegembiraan. Para ahli medis dan psikologi sepakat bahwa rasa humor merupakan aset berharga dan amat penting untuk kesehatan dan kebahagiaan hidup, yang bisa dimiliki oleh setiap individu normal.
Secara medis, rasa humor dapat membantu mengatasi rasa sakit, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan bahkan dapat memperpanjang usia. Secara sosio-psikologis, rasa humor dapat membantu mengurangi stress dan kecemasan, mempermudah interaksi sosial, dan dapat membantu pengambilan keputusan yang lebih baik di tengah-tengah situasi yang sulit.
|
|
Selasa, 11 Juni 2013 02:12 |
|
Sudah jamak pada setiap menjelang pemilu, hiruk pikuk pendaftaran calon legislatif mewarnai berbagai media. Orang berbondong-bondong mengajukan diri sebagai yang hebat, yang pantas dipilih, yang paling tepat mewakili pemilih.
Orang berebutan nomor cantik dan lokasi paling memungkinkan bagi dirinya untuk dipilih sebagai anggota legislatif. Para calon legislatif (caleg) itu pasti punya semangat tinggi.
|
|
Senin, 10 Juni 2013 01:42 |
|
Kedatangan Choe Ryong-hae, utusan khusus pemimpin-puncak Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, guna menemui para elit dan Presiden Cina, Xi Jinping, di Beijing (25/5) lalu pada dasarnya adalah untuk mencairkan hubungan Pyongyang-Beijing yang sempat terganggu akibat uji-coba nuklir Korut, Februari lalu.
Pertemuan itu memang tidak membahas niat Pyongyang yang akan menghentikan aktivitas nuklirnya. Namun, ia dapat dimaknai sebagai harapan ke arah “stabilitas dan keamanan bersama” di Semenanjung Korea. Sekjen PBB, Ban Ki-moon, pun menghargai upaya Beijing itu sebagai “momentum positif” menuju penghapusan senjata nuklir di atas semenanjung.
|
|
Sabtu, 08 Juni 2013 01:24 |
|
Sebuah kongres bertajuk “Strategi Pembudayaan Nilai-Nilai Pancasila” baru saja dihelat di kampus Universitas Gadjah Mada pada tanggal 31 Mei hingga tanggal 1 Juni 2013 lalu. Pertanyaan sentral kongres tersebut adalah bagaimana idealitas nilai-nilai Pancasila bisa dibumikan dalam realitas kehidupan berbangsa dan bernegara?
Pertanyaan itu mewakili kesadaran banyak orang dalam menyoal Pancasila. Setelah 67 tahun Pancasila dilahirkan, keluhuran nilai-nilainya sebagai dasar dan haluan bernegara terus diimpikan tanpa kemampuan untuk membumikannya.
|
|
|