Kamis, 20 Juni 2013
Opini
Kepentingan Asing di Balik Penghargaan Internasional PDF Cetak Surel
Rabu, 19 Juni 2013 01:35

Kamis 30 Mei 2013 bertempat di  Garden Foyer, Hotel The Pierre, New York, Amerika Serikat, ber­langsung peristiwa yang tak bisa dilupakan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pasalnya di hari, bulan, tahun, dan tempat itu dirinya menerima penghargaan World Statesman Award 2013 dari Appeal of Conscience Foun­dation (ACF). Penghargaan itu sebagai wujud bahwa SBY mempunyai prestasi meme­lihara perdamaian bersama dan dorongan untuk mening­katkan hak asasi manusia, kebebasan beragam, dan kerja sama antar agama.

 
Merawat Kenegarawanan PDF Cetak Surel
Selasa, 18 Juni 2013 01:46

Sepintas, pagar dan tembok sama saja sebagai pembatas dan penentu perbe­daan. Namun sejatinya kedua­nya sungguh lain. Pagar masih ada celah untuk melihat, interaksi dan sapa-menyapa. Sementara tembok meng­hambat pandang, menyekat, dan memblokir interaksi.

Seorang filsuf pernah ber­kata, “Perkelahian manusia dimulai ketika menemukan dan menciptakan pagar.” Muncullah pembedaan antara “pekaranganku, daerahku, milikku, punyaku” dan “peka­ranganmu, daerahmu, milik­mu, dan punyamu”. Di situlah didefinisikan (dibatasi) antara “aku, kami” dan “engkau, kamu.” Untuk menghilangkan konflik, pagar harus dibongkar dan dimusnahkan.

 
Guru dan Kurikulum 2013 PDF Cetak Surel
Senin, 17 Juni 2013 02:16

Penerapan Kurikulum 2013 tinggal meng­hitung hari. Meskipun di tengah bertaburan suara penolakan namun Kemen­terian Pendidikan dan Kebu­dayaan (Kemendikbud) terus berpacu bagaikan tidak ada aral yang melintang. Boleh saja optismis. Namun yang lebih diperlukan adalah paramater optimis itu. Andai ingin jujur, kita bersama pasti berke­simpulan bahwa pergantian kurikulum yang selama ini terjadi tidak memberikan efek kemajuan. Justru menunjukkan adanya stagnasi dunia pendi­dikan bahkan kemunduran.

Parameter optimisme itu seharusnya juga dihubungkan dengan masih adanya perse­baran kualitas serta sarana/prasarana pendidikan yang tidak merata. Terakhir namun yang paling terpenting adalah kondisi mereka yang sangat berpengaruh terhadap pene­rapan kurikulum baru. Mere­kalah sang guru. Kom­petensi guru baik mencakup sisi aka­demik, pedagogik, dan moral individual-sosial akan men­dominasi sebagai penentu keberhasilan. Bukan hanya keberhasilan kurikulum, tapi keberhasilan pendidikan itu sendiri.

 
Antara RS Siloam dan Cinta Tapi Beda PDF Cetak Surel
Sabtu, 15 Juni 2013 01:40

Gelombang protes pen­dirian Rumah Sakit Siloam, semakin mem­­­besar. Pasca pe­le­takan batu pertama 10 Mei 2013 silam, disusul Surat Terbuka Sosiolog Moch­tar Naim, pro kontra investasi Lippo Grup senilai Rp 1,3 triliun itu terus meng­ge­linding seperti bola panas.

Pekan lalu, 16 ormas Islam se-Sumatera Barat menga­dakan pertemuan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat. Inti­nya, meminta pencabutan izin RS Siloam.

 
Tiga Pelajaran dari Uje PDF Cetak Surel
Jumat, 14 Juni 2013 02:30

Wafatnya Ustadz Jeffry Al Buchori (Uje) setidaknya mem­­beri tiga pelaja­ran penting bagi banyak orang.

Pelajaran pertama adalah bahwa, jangan pernah mence­mooh atau menganggap ren­dah orang lain, meski ia seorang pendosa. Sebab sang pendosa pada akhirnya bisa jadi justru lebih baik dari yang meng­hina.

 
Peluang Balon Independen PDF Cetak Surel
Kamis, 13 Juni 2013 02:59

Menyimak kembali apa yang pernah saya tu­lis sendiri di Harian Haluan pada kolom opini, sekitar kurang dari 2 bulan lalu (15 April 2013) berjudul “Balon-Calon, Ba­caleg-Caleg”, maka salah satu dari alinea tulisan itu mendekati apa yang menjadi prediksi waktu itu. Diantara­nya, bakal muncul Bakal Calon (Balon) independen  sebanyak 8-10 pasang. Ken­yataan­nya, sampai waktu penutupan pendaftaran Balon independen sampai Kamis (6/6) di KPU Padang, telah mendaftar sebanyak 10 pa­sang balon independen.

Kita coba simak lagi ka­limat-kalima pada 2 alinea berikut, yang sengaja dikutip lagi.

 
Rasa Humor Guru di Kelas PDF Cetak Surel
Rabu, 12 Juni 2013 01:43

Rasa humor (sense of humor) dapat diar­tikan sebagai kecen­derungan respons kog­nitif individu  untuk mem­bangkitkan tertawa, senyu­man, dan kegembiraan. Para ahli medis dan psikologi sepakat bahwa rasa humor merupakan aset berharga dan amat penting untuk kesehatan dan kebahagiaan hidup, yang bisa dimiliki oleh setiap individu normal.

Secara medis, rasa humor dapat membantu mengatasi rasa sakit, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan bahkan dapat memperpanjang usia. Secara sosio-psikologis, rasa humor dapat membantu mengurangi stress dan kecema­san, mempermudah interaksi sosial, dan dapat membantu pengambilan keputusan yang lebih baik di tengah-tengah situasi yang sulit.

 
Calon Legislatif PDF Cetak Surel
Selasa, 11 Juni 2013 02:12

Sudah jamak pada setiap menjelang pemilu, hiruk pikuk pendaftaran calon legislatif mewarnai berbagai media. Orang berbondong-bondong mengajukan diri sebagai yang hebat, yang pantas dipilih, yang paling tepat mewakili pemilih.

Orang berebutan nomor cantik dan lokasi paling memungkinkan bagi dirinya untuk dipilih sebagai anggota legislatif. Para calon legislatif (caleg) itu pasti punya sema­ngat tinggi.

 
Semenanjung Korea: Stabilitas & Reunifikasi PDF Cetak Surel
Senin, 10 Juni 2013 01:42

Kedatangan Choe Ryong-hae, utusan khusus pemimpin-puncak Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, guna menemui para elit dan Pre­siden Cina, Xi Jinping, di Beijing (25/5) lalu pada dasar­nya adalah untuk mencairkan hubungan Pyongyang-Beijing yang sempat terganggu akibat uji-coba nuklir Korut, Februari lalu.

Pertemuan itu memang tidak membahas niat Pyong­yang yang akan menghentikan aktivitas nuklirnya. Namun, ia dapat dimaknai sebagai harapan ke arah “stabilitas dan keamanan bersama” di Semenanjung Korea. Sekjen PBB, Ban Ki-moon, pun meng­hargai upaya Beijing itu sebagai “momentum positif” menuju penghapusan senjata nuklir di atas semenanjung.

 
Membumikan Pancasila PDF Cetak Surel
Sabtu, 08 Juni 2013 01:24

Sebuah kongres ber­tajuk “Strategi Pem­budayaan Nilai-Nilai Pancasila” baru saja dihelat di kampus Universitas Gadjah Mada pada tanggal 31 Mei hingga tanggal 1 Juni 2013 lalu. Pertanyaan sentral kongres tersebut adalah bagai­mana idealitas nilai-nilai Pancasila bisa dibumikan dalam realitas kehidupan berbangsa dan bernegara?

Pertanyaan itu mewakili kesadaran banyak orang da­lam menyoal Pancasila. Sete­lah 67 tahun Pancasila dila­hirkan, keluhuran nilai-nilai­nya sebagai dasar dan haluan bernegara terus diim­pikan tanpa kemampuan untuk membumikannya.

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL