Jumat, 24 May 2013
Luar Negeri
Palestina Menang di UNESCO PDF Cetak Surel
Jumat, 07 Oktober 2011 03:10

PARIS, HALUAN— Palestina telah meraih kemenangan diplomatik dalam upaya memperoleh pengakuan negara. Komite pelaksana UNESCO,  mendukung usahan Palestina  untuk menjadi anggotanya.  Tindakan yang dipandang “tak dapat dijelaskan” oleh Amerika Serikat.

Sekutu Palestina di dunia Arab,  tak peduli dengan tekanan diplomatik AS serta Prancis dan mengajukan mosi  ke negara anggota komite tersebut. Komite itu mensahkannya dengan 40 suara mendukung dan empat menentang, serta 14 abstein.

 
Kuwait Diguncang Skandal Korupsi PDF Cetak Surel
Jumat, 07 Oktober 2011 03:08

KUWAIT CITY, HALUAN—Negara Kuwait dilanda krisis politik akibat skandal korupsi yang melibatkan para anggota parlemen, sementara kampanye keras oposisi meningkat untuk menggulingkan perdana menteri.

Kelompok-kelompok oposisi liberal, nasionalis dan Islam bersatu setelah tuduhan-tuduhan bahwa para anggota parlemen pro-pe­merintah menerima ratusan juta dolar uang sogok, dan pemerintah dituding sebagai sumber uang itu.

 
AS Marah, Cina-Rusia Veto Resolusi PBB PDF Cetak Surel
Kamis, 06 Oktober 2011 03:16

NEW YORK, HALUAN — Dinilai akan menjadi pembuka pintu bagi intervensi asing ke Suriah,  sebagaimana yang terjadi atas Libya,  negara Rusia dan China akhornya  memveto  Resolusi PBB atas Suriah.

Resolusi PBB tersebut  berisi sank­­si dan ultimatum kepada  peme­rin­tah Suriah untuk menghentikan  apa yang disebut ‘aksi kekerasan’  terhadap gerakan reformasi  di Suriah  yang ingin menjungkalkan Presiden Bashar al-Assad. Namun pemerintah  Moskow dan Beijing  pada Selasa (5/10),   menentang dan mengga­galkan  Resolusi PBB tersebut   dengan menggunakan hak veto-nya di PBB.

 
Anti-Wall Street Merebak di AS PDF Cetak Surel
Rabu, 05 Oktober 2011 02:32

NEW YORK, HALUAN — Unjuk Rasa Anti-Wall  Street memasuki pekan kedua dan menyebar ke  berbagai kota di Amerika Serikat. Para pemrotes  yang mengakui muak dengan kapitalisme Ame­ri­ka ini  melakukan aksi jalan ka­ki dari Gedung Bank sentral  dan berkemah di taman-taman kota.

Demo menyebar hingga ke Los Angeles, Portland,  Maine, dan berbagai kota lain sebagai bentuk  kemarahan atas ekonomi AS yang rapuh dan atas apa  yang mereka lihat sebagai keserakahan korporasi.

 
224 Warga Thailand Tewas PDF Cetak Surel
Rabu, 05 Oktober 2011 02:25

BANJIR KIAN BUAS

BANGKOK, HALUAN — Bencana banjir besar yang melanda Thailand saat ini merupakan banjir terburuk dalam sejarah  di negeri Gajah Putih tersebut. Hingga Selasa, banjir telah menewaskan 224 orang korban.

Pejabat di  Departemen Pencegahan Bencana dan Mitigasi  Thailand, Selasa (4/10) melaporkan,  korban banjir  besar telah  mencapai 224 tewas. Banjir  juga  menyebabkan tiga perempat negara itu termasuk  bagian dari kota lama Ayutthaya,  terkena dampaknya.

 
NATO Bombardir Kampung Khadafi PDF Cetak Surel
Selasa, 04 Oktober 2011 02:22

TRIPOLI, HALUAN — Asap terlihat membumbung  tinggi  di desa  Sirte.  Serangan pesawat NATO telah mengantam kota kelahiran Khadafi tersebut untuk membuka jalan  bagi masuknya pasukan pembrontak Dewan Nasional (NTC).

Masoud Jema al-Amari, seorang pemberontak dari kota Benghazi di Libya Timur, me­ngatakan Senin,  ada bentrokan di desa Sirte  Abu Hadi. Ke­bakaran hebat melanta desa dimana Khadafi  dilahirkan  1942. “Ada beberapa tentara Khaddafi yang masih  bertahan di sana. NATO telah minta kami untuk mundur. Tujuan supaya pesawat NATO  lebih leluasa membombardir desa Khadafi itu,” kata Jema al-Amari

 
7 Tersangka Teroris Diadili PDF Cetak Surel
Selasa, 04 Oktober 2011 02:13

JEDDAH, HALUAN — Penga­dilan  Arab Saudi telah mengadili tujuh orang yang dituduh mem­bentuk sebuah kelompok teror dan mendirikan kamp pelatihan di gunung dekat perbatasan  negara itu dengan Yaman.

Menurut laporan surat kabar harian al-Watan,  pada Minggu waktu setempat, sidang penga­dilan itu berlangsung di penga­dilan kriminal khusus di Riyadh dan terbuka hanya bagi media lokal yang dipilih.

 
10.000 Rudal Hilang di Libya PDF Cetak Surel
Senin, 03 Oktober 2011 02:56

PIMPINAN NATO PANIK

TRIPOLI, HALUAN — Para pemimpin NATO mengkhawatirkan hilangnya lebih 10.000 rudal anti pesawat di Libya. Tidak tertutup kemungkinan ribuan rudal yang dibeli semasa kekuasaan Khadafi itu, telah jatuh ke tangan Alqaidah.

Mengutip  seorang pejabat senior NATO, situs Der Spiegel, Minggu (02/10) melaporkan,  Laksamana Giampaolo Paola  yang mengetuai  komite para pemimpin militer NATO telah melakukan  ‘briefing rahasia’  untuk anggota parlemen Jerman.  Dalam forum itu, ia menyatakan keprihatinan  atas lenyapnya ribuan  rudal anti pesawat  tersebut. “Senjata berbahaya itu bisa saja berakhir di negara lain dan di tangan yang salah, di mana saja dari Kenya sampai Kunduz  dan Afghanistan,” kata Laksamana Paola seperti dikutip Spiegel.

 
Washington Tekan Kebijakan Cina PDF Cetak Surel
Senin, 03 Oktober 2011 02:50

BEIJING, HALUAN — Kantor berita Cina mencemooh upaya anggota parlemen Amerika Serikat untuk kembali menekan kebijakan mata uangnya. Pasalnya, Senat AS memutuskan kembali menetapkan kebijakan countervailing terhadap negara-negara pemilik mata uang murah (under­valued) seperti Cina.

Countervailing merupakan kebijakan penerapan pungutan tambahan terhadap produk impor dari suatu negara. Artinya, AS menetapkan setiap barang impor Cina yang masuk ke Amerika akan dikenai pungutan tambahan. Pungutan tambahan tersebut bisa berupa cukai, pajak, dan sebagainya. “Ini sudah praktek umum. Setiap kali ekonomi AS melambat, setiap kali mendekati Pemilu, kebijakan seperti ini diterapkan,” kata Xinhua seperti dikutip Reuters, Ahad (2/10).

 
KISRUH UTANG PARKIR DIPLOMAT RI DI AS PDF Cetak Surel
Minggu, 02 Oktober 2011 00:00

SEAKAN belum cukup utang yang harus ditanggung Indonesia, pemerintah kini harus dipusingkan dengan utang baru yang jumlahnya miliaran rupiah. Bukan utang untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat ataupun pembiayaan usaha kecil, tapi utang tilang para diplomat yang sembarangan parkir.

Tidak tanggung-tanggung, utang tilang yang harus dibayarkan pemerintah Indonesia mencapai  US$725ribu atau setara dengan Rp6,5 miliar. Jumlah utang Indonesia untuk masalah ini adalah yang terbesar ketiga setelah Mesir dengan denda sebanyak US$ 1,9 juta (Rp17 miliar) dan Nigeria sebesar US$1 juta (Rp8,9 miliar).

Laporan utang ini dikeluarkan oleh Departemen Keuangan Kota New York, seperti diberitakan kantor berita Reuters. Menurut laporan keuangan tersebut, para diplomat menyumbang utang yang tidak sedikit dari total utang denda parkir sebesar US$16,7 juta (Rp150 miliar).

 
<< Mulai < Sebelumnya 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 Selanjutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL