Sabtu, 25 May 2013
Panggung
Les Miserables : Satir Perjuangan Kelas PDF Cetak Surel

Ia dibuka dengan adegan memukau, sebuah kapal besar kuno dengan tambang besar yang ditarik oleh para taha­nan saat hujan lebat. Tiga perkenalan yang apik dilaku­kan sekaligus dalam pembuka ini, kemalangan dan kemara­han para tahanan yang dike­mas dalam koor para tahanan ini memperkenalkan genre film ini adalah drama musi­kal, Jean Valjean (Hugh Jackman), tokoh sentral film ini, juga dikenalkan dengan baik dengan cara porsi fokus gambar cukup banyak untuk­nya di antara para tahanan. Lantas perkenalan karakter Jevret (Russell Crowe), pene­gak hukum yang kaku yang jadi mimpi buruk jean Valjen, dikenalkan saat memberi komando para tahanan.

 
Kebersamaan Perihal Penting Berteater PDF Cetak Surel

KELOMPOK TEATER NAN TUMPAH

Teater Nan Tumpah  dires­mikan di Padang, 9 Oktober  2010.  Pada tanggal tersebut  Teater Nan Tumpah melakukan pementasan perdana setelah melalui proses latihan selama 5 bulan sejak dibentuknya kesepakatan mendirikan kelompok teater indipenden, yang digerakan oleh beberapa mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di kota Padang. Pementasan perdana tersebut berjudul  “Cincin Kelopak Mawar” , Naskah Mahatma Muhammad adaptasi cerpen Firdaus dengan Sutradara Yeni Ibrahim yang dipentaskan di Gedung Teater Utama Taman Budaya Sumatera Barat.

 
Suara-suara Perdamaian PDF Cetak Surel

DARI PEMENTASAN “MPOK LISNA” FESTIVAL TEATER JAKARTA KE-40

Tawuran, perpecahan, seperti sudah menjadi kesepakatan untuk menjadi ladang pembelaan bagi satu komunitas dan komunitas lainnya. Bahwa tawuran menjadi anomali pemuasan nafsu personal menjadi komunal, juga bisa sebaliknya. Peristiwa itu, dengan sendirinya tidak terlepas dari tubuh dan kata-kata, dan dalam medan gerak sejarah yang berkelindan dalam tubuh dan pikiran anak-anak sekolah menjalar ke warga baik kota maupun desa. Efek kegaduhan dari suara-suara pembelaan.

 
Mengingkari Keagungan Teater PDF Cetak Surel

Pada kebermu­laannya teater adalah sebuah kebersamaan yang saling me­lu­ruhkan tubuh dalam sebuah entitas yang saling telanjang. Teater merespon “ketidak­tahuan teks”dalam sebuah media yang paling intim, yaitu tubuh. Era sentralisasi seni yang cenderung meniadakan “gejala” di luar dirinya (Romantisisme seni) masih “menggejala” pada hari ini, yaitu bahwa kebenaran dunia hanya dapat ditunjukkan melalui perbendaharaan kebu­dayaan salah satunya seni, khususnya teater. Kemiskinan konteks ini menjadi dalih bahwa seni masih sanggup menginterupsi ruang normatif, padahal senyatanya masalah geo-politik di luar kesenian sudah sangat “interupsionis” terhadap keseharian masya­rakat. Seperti halnya dunia sains telah begitu “tragis” semenjak ditemukannya virus ebola, kebocoran lubang ozon, bayi tabung dan Bank sperma, lalu hal “teatrikal” apalagi  yang mesti diciptakan ulang oleh seniman.

 
“The Elephant Celebes” Karya Max Ernst PDF Cetak Surel

Memperhatikan lukisan Max Ernst berjudul The Elephant Celebes, tampak seekor gajah mekanistik menyerupai tank dengan jejak asap di langit seolah menunjukkan pesawat yang tertembak jatuh.

Dalam fragmen-fragmen lukisan tersebut, termasuk bagian tubuh yang terpisah-pisah, bisa jadi terkait dengan gambaran pertempuran yang mengerikan dan kehancuran. Lukisan tersebut juga ditafsirkan oleh kritikus seni rupa sebagai simbol sureal dan fantasi psikologis modern, pemisahan tubuh dari pikiran, seperti tertulis dalam sebuah ulasan berikut.

 
Ketika Menonton Sejarah Minangkabau PDF Cetak Surel

(CATATAN PEMENTASAN TEATER RANAH)

Parade Teater Su­matra Barat yang diselenggarakan pada tanggal 5-9 Oktober lalu telah usai. Tetapi tetap saja ada yang terbekas dalam pikiran dan perasaan saya. Beberapa kelompok teater yang saya saksikan pementasannya tidak meninggalkan apa-apa dalam diri saya, sementara beberapa kelompok lain berhasil mengusik saya, salah satunya adalah pementasan naskah ‘Dara Jingga’ karya Wisran Hadi oleh Ra­nah Teater Padang. Tentu saja ada banyak hal yang menggoda saya setelah menyaksikan produksi ke lima Ranah Teater tersebut dan dalam tulisan ini saya akan menuangkannya sebisa mungkin.

 
Tangga dan Konstruksi Tubuh Tari PDF Cetak Surel

CATATAN PENAFSIRAN SEORANG PUBLIK TEATER

Catatan ini agak terlambat saya tulis berkaitan dengan pe­men­tasan Komunitas Seni Hitam-Putih (KSHP) yang disutradarai oleh Yusri Katil, dosen Jurusan Teater ISI Padang Panjang, di Teater Terbuka Taman Ismail Mar­zuki (TIM), Jakarta, dan Gedung Sunan Ambu Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI), Bandung, pada tanggal 25 dan 27 September 2012. Beta­papun terlambatnya, rasanya saya merasa perlu, dan bersyu­kur jika Anda juga bisa me­mak­luminya. Keperluan yang ingin saya sampaikan, karena pada waktu menjelang pemen­tasan Tangga yang diusung oleh KSHP di Jakarta saya mendengar pernyataan yang mengawali pertunjukan itu: Tangga digarap dengan pen­dekatan teater tubuh.

 
Spirit Minangkabau dan Panggung Teater Kaum Muda PDF Cetak Surel

CATATAN PARADE TEATER SUMBAR 2012

Yang paling menggem­bira­kan dan membuat kita opti­mistik kepada dunia seni panggung pada rangkaian acara Parade Teater 2012 yang diselenggrakan di Teater Utama Taman  Sumatera Barat pada 5-9 Oktober  2012 dengan tajuk Spirit Minang­kabau dalam Seni Teater, adalah jejalan penonton yang rata-rata sekitar lima-enam ratus penyaksi seni panggung yang dengan antusias meme­nuhi gedung.

Kegembiraan dan optimis­me saya, khususnya menyak­sikan publik kaum muda, yang nampaknya berhubungan dengan posisi mereka yang rata-rata mahasiswa, berumur dua puluhan tahun, sebagian­nya masih belasan tahun, dan hanya segelintir saja publik teater dari periode dekade 1980-90-an.

 
Tanah Asal: Gugatan Terhadap Kesetiaan PDF Cetak Surel

PARADE TEATER SUMBAR 2012

Tanah adalah aksara Tuhan, bacalah, dimana kamu hidup… (Leon Agusta, saya kutip dari naskah Tanah Ibu: Episode Tanah Asal)

Tanah adalah sumber kehidupan, tempat di mana orang-orang mem­­bangun sebuah pera­daban. Tetapi tanah rantau dan tanah ibu menjadi ba­hasan kekinian yang kom­pleks seperti yang diutarakan Syuhendri dalam naskahnya Tanah Ibu: Episode Kanak-kanak dan Tanah Ibu: Episode Tanah Asal.

 
Seni di Venesia, Bisnis di Toronto PDF Cetak Surel

PERFILMAN

Pada festival di Venesia tahun ini, hampir tidak ada perwakilan Jerman. Film-film Jerman memilih untuk bersaing di Toronto beberapa minggu lagi. Lokasi yang digemari produser dan distributor film.

Di Venesia diputar karya seni, sementara bisnis dilakukan di Toronto. Demikian omongan dari kalangan perfilman. Kota Italia tersebut punya tradisi lama. Festival Venesia dianggap sebagai jenis festival film paling tua di dunia. Sebaliknya, Toronto baru dianggap sebagai pesaing serius sejak beberapa tahun terakhir.

 
Tangga, Membangun Narasi Kultural Sendiri PDF Cetak Surel

CATATAN PEMENTASAN KOMUNITAS SENI HITAM PUTIH PADANG PANJANG

Seusai pertunjukan teater berjudul Tangga yang dipentaskan Komunitas Hitam-Putih di Teater Utama Taman Budaya Sumbar, Minggu (23/9), sebagian permerhati teater berpandangan bahwa keku­atan masing-masing bangunan (aktor, penari, pemusik) da­lam pementasan tersebut telah mengaburkan warna ‘Yusril’ selaku sutradara.

Sebagian lagi berpendapat, karena proses pencarian estetik panggung telah membuat peralihan makna dari naskah yang berawal teks naratif puisi Tangga Iyut Fitra terse­but: menghancurkan sebuah sejarah lantas membangun sejarah yang baru… (mengutip pandangan S Metron M).

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL