|
|
Intip-intip Dakwah Kampus |
|
|
|
|
Ditulis oleh Teguh
|
|
Minggu, 12 Februari 2012 01:01 |
|
SYIAR ISLAM
Dinamika keislaman marak di kampus-kampus. Ini terlihat dari hadirnya berbagai organisasi Islam yang aktif berkegiatan. Organisasi-organisasi tersebut menyampaikan dakwah Islam melalui berbagai cara, baik tulisan maupun lisan.
Mereka aktif menyelenggarakan diskusi, seminar, kajian keislaman (tarbiyah ruhiyah), dll. Unand merupakan salah satu kampus yang cukup memberi ruang berkegiatan bagi organisasi-organisasi keislaman.
|
|
|
TAK BANYAK KAMPUS YANG IDEAL |
|
|
|
|
Ditulis oleh Teguh
|
|
Minggu, 22 Januari 2012 00:00 |
|
MENURUT MAHASISWA
Seperti apa kampus idaman mahasiswa? Sudah termasuk idealkah kampus tempat sobat berlajar saat sekarang ini?
Nah, untuk mengetahui hal itu, Tim Haluan Kampus mewawancarai beberapa sobat mahasiswa. Kita ingin tau, yang disebut kampus ideal itu serupa apa sih?
Menurut Matur Prasojo, Ketua BEM FIS UNP kampus ideal itu memiliki kriteria sendiri.
“Kampus ideal itu adalah kampus yang menaati sistem yang telah disepakati bersama. Selama ini masih banyak kalangan yang tidak mentaati peraturan yang telah disepakati bersama, padahal itulah yang paling penting dalam sebuah kampus,” kata Matur Prasojo.
|
|
KEBUTUHAN ATAU GAYA HIDUP |
|
|
|
|
Ditulis oleh Teguh
|
|
Minggu, 15 Januari 2012 00:46 |
|
KEMBALI KE LAPTOP:
Hari gini, punya laptop atau notebook sepertinya bukan hal yang luar biasa. Banyak kita temui di kampus-kampus, mahasiswa menjinjing komputer portabel itu.
Apalagi, belakangan ini makin banyak tempat yang memasang hotspot. Mulai dari kampus hingga café. Tugas-tugas kuliah yang membutuhkan referensi dari internet jadi mudah dikerjakan. Keadaan itu ditambah dengan makin terjangkaunya harga laptop dan notebook. Dengan uang dua setengah juta rupiah saja, satu buah notebook merk terkenal bisa didapatkan. Wajar, bila makin banyak mahasiswa yang memilikinya.
Di sisi lain, kita juga menyadari. Laptop bisa menjadi kawan atau lawan. Ibarat jarum jahit. Apabila seseorang menggunakannya dengan baik, maka akan menghasilkan hasil jahitan yang bagus, dan begitu sebaliknya, apabila tidak digunakan dengan baik maka jarum jahit tersebut bisa melukai tangan. Akan halnya laptop atau notebook, bukan rahasia lagi, bila mahasiswa bukan hanya menggunakannya untuk menyelesaikan tugas kuliah. Terkadang laptop juga digunakan untuk hal lain. Main game misalnya, atau membuka situs-situs yang bersifat rekreatif semisal Facebook atau Twitter.
|
|
|
INDAHNYA PERSAHABATAN DENGAN NEGERI JIRAN |
|
|
|
|
Ditulis oleh Teguh
|
|
Minggu, 08 Januari 2012 00:35 |
|
Tanggal 13-23 Desember 2011 lalu IAIN Imam Bonjol kedatangan 18 sahabat dari negeri jiran, Malaysia. Mereka ini terdiri dari 16 mahasiswa multimedia Universiti Insaniah dan dua dosen, Puan An Nur dan pensyarah Zainorhisyam.
Kedatangan para sahabat kita ini dalam rangka menyelesaikan tugas akhir, yakni membuat film dokumenter tentang Buya Hamka dan perjalanan wisata seputar Sumatra Barat. Banyak kisah menarik yang disampaikan 18 sahabat ini. Di antaranya tentang perbandingan pendidikan Indonesia-Malaysia serta kekaguman mereka akan indahnya tempat wisata di Sumatra Barat.
Mahasiswa Aktif
Perempuan cantik berjilbab itu terpesona melihat panorama kelok 44, spontan ia mengambil kamera, lalu klik! Keindahan itu abadi dalam kamera dslrnya. Rekannya yang lain merekam pemandangan itu dengan kamera film. Sepotong adegan itu terekam dalam ingatan rekan-rekan dari IAIN Imam Bonjol Padang yang menemani perjalanan para sahabat dari negeri jiran itu.
|
|
Ditulis oleh Teguh
|
|
Minggu, 18 Desember 2011 00:52 |
|
Beberapa tahun belakang ini, seiring dengan meningkatnya suhu bumi, marak himbauan untuk menghijaukan lingkungan. Ini dikarenakan, lingkungan yang hijau dan rindang, dipercaya mampu meminimalisir efek pemanasan global.
Kampanye penghijauan yang diistilahkan dengan “Go Green Campaign” ramai digalakkan hingga ke kampus-kampus. Kini, banyak kampus berupaya merindangkan lingkungannya dengan menanam aneka pepohonan. Bahkan, baru-baru ini, Universitas Indonesia sampai memindahkan pohon baobab raksasa dari Bogor ke kampus UI di Depok. Pemindahan tersebut menelan biaya hingga ratusan juta rupiah.
Upaya Universitas Indonesia untuk menghijaukan kampusnya patut kita contoh. Apalagi, tanah Sumatra Barat dikenal subur.Tanaman begitu muah tumbuh di tanah kita. Sebagai coth, biji pepaya yang diserakkan begtu saja di tanah, bisa tumbuh tinggi dan menghasikan buah tanpa perlu perawatankhusus. Ini membuktikan, betapa mudah sesungguhnya penghijauan dilakukan di kampus-kampus. Namun pada kenyataannya, tak banyak kampus yang rindang di Kota Padang. Masih banyak kampus-kampus yang miskin pepohonan, hingga terkesan gersang.
|
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>
|
|
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL |