Kamis, 20 Juni 2013
Laporan Utama
Berburu PTN, Dipanen Bimbel PDF Cetak Surel

Dari 800.000 siswa SMA/SMK/MA seluruh Indonesia yang mendaftar ke berbagai Perguruan Tinggi Negeri lewat jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013, sebanyak 133.701 siswa diterima di 61 perguruan tinggi negeri.

Itu artinya tak sampai sampai seperempatnya yang bisa dengan tenang duduk di kursi PTN tanpa perlu pusing memikirkan ujian lagi. Sebab mereka masuk tanpa test, lantaran diterima dengan mempedomani nilai rapor selama mereka di SLTA.

 
Tak ‘Pede’ Tanpa Bimbel Lalu Kualitas Sekolah? PDF Cetak Surel

Berburu kursi PTN lewat jalur Bimbel jangan dikira ringan pula. Banyak parasaian siswa maupun orang tua akibatnya. Dari masalah telat pulang ke rumah sehabis sekolah, sampai stress yang melanda siswa lantaran sesampai di rumah harus mengulang lagi latihan yang diajarkan di Bimbel.

Celakanya, Bimbel itu umumnya ada di kota-kota. Siswa dari Silapiang Pasaman Barat misalnya, tidak bisa mendapat peluang yang sama dengan kawan-kawannya di Padang, Bukittinggi, Padang Panjang atau Solok yang bisa ikut Bimbel usai sekolah.

Maka Ulfa (18) siswa dari SMA 1 Pasaman Barat baru bisa beroleh kesempatan ikut bimbingan belajar di Padang setelah selesai UN. Ia ikut bimbel di Gama Jalan Tarandam Padang. Ulfatermotivasi ikut bimbel agar terbiasa menjawab soal SBMPTN mendatang. Tujuan­nya agar bisa lulus diterima di Prodi Kesehatan Masya­rakat Fdok USU Medan.

 
TdS, Menarik Minat Pelancong PDF Cetak Surel

Tandanya ia menjadi iven bergema internasional, maka peluncurannya tiap tahun dilaksanakan dalam sebuah acara di Jakarta. Launching TdS 2013 digelar di Silang Monas, Jakarta, Minggu (12/5) lalu.

Itu saja sudah men­da­tangkan promo luar biasa untuk industri wisata Suma­tera Barat. Tak kurang dari sekitar 2.000 peserta fun bike memeriahkan launching TdS 2013 itu. Sebelumnya selama tiga kali berturut-turut laun­ching TdS selalu di ruang tertutup. Tapi tahun ini di lapangan terbuka agar lebih bergema dan diketahui masya­rakat secara luas di ibukota. Peluncuran itu sendiri dilak­sanakan oleh Men­parkeraf, Marie Elka Pangestu.

 
Lebih dari Sekedar Balap Sepeda PDF Cetak Surel

TOUR de SINGKARAK

PENGANTAR — Tour de Singkarak sudah menjadi iven internasional tahunan di Sumatera Barat. Bakhan TdS juga sudah naik kelas dalam ranking perbalapan. Hari ini berakhir, ditutup oleh Wapres Boediono. Lalu apa dampaknya bagi Sumbar? Berikut liputan wartawan Haluan, Syafriul Amir, Rahmatul Akbar, Elfa Fuadiansyah, Haswandi, Zulkifli, Kasra Scorpi, Riswan, Mayardi, Iwan DN, yang disajikan menjadi laporan utama Haluan edisi Minggu ini.

Kalau boleh disebut-sebut, ada sejumlah nama yang tak bisa lepas dari Tour de Singkarak. Pertama adalah mantan Bupati Solok, Gusmal lalu mantan Dirjen Pemasaran Kementerian Budpar, Sapta Nirwandar dan Kasubdit nya Roseno Arya, mantan Gu­bernur Gamawan Fauzi, mantan Wakil Gubernur Marlis Rahman dan mantan Kepala Dinas Kebu­dayaan dan Pariwisata Sumbar James Hellyward. Perbincangan orang-orang tersebut pada awal 2009 akhirnya menghasilkan proyek Tour de Singkarak.

 
Siap Rugi, Jalani Pilkada dengan Ikhlas PDF Cetak Surel

CALON WALIKOTA PADANG

Dana kampanye adalah,  aktivitas yang mengacu pada penggalangan dana dan penge­luaran kampanye politik pada persaingan dalam pemilu. Seperti diketahui, bahwa kampanye akan mempunyai pengeluaran yang besar, mulai dari biaya kendaraan untuk kandidat dan lainnya, sampai pembelian waktu tayang un­tuk iklan di TV, radio, dan media-media lain.

Oleh karena itu, kandidat sering mencurahkan banyak waktu dan upaya dalam me­ngum­pulkan dana untuk dapat menutupi pembiayaan kam­panyenya.Meskipun dalam literatur ilmu politik dijelaskan bahwa kebanyakan kontributor mem­berikan dukungan dana ke­pada para kandidat yang telah melakukan persetujuan, tetap saja terdapat persepsi publik yang beranggapan bahwa pendanaan tersebut dianggap sebagai suatu perjanjian imbalan yang tidak sah (se­perti pembuatan peraturan perundang-undangan khusus yang menguntungkan pihak tertentu),  sehingga publik menyamakan sumber pen­danaan kampanye partai politik tersebut sama dengan korupsi politik dan penyuapan.

 
Mahalnya Biaya Politik Penyebab Korupsi Merajalela PDF Cetak Surel

Mahalnya ongkos menjadi pemimpin rakyat  adalah penyebab korupsi berkembang di tanah air dan sulit untuk di hentikan. Sebab, saat ini untuk menjadi pejabat harus­lah diiringi dengan modal yang besar. Modal besar sebenarnya tidaklah menjamin bagi sese­orang untuk meraih jabatan politis seperti kursi kepala daerah. Namun entah kenapa, sebagian dari bakal-bakal calon yang muncul rela meng­ham­burkan biaya besar de­ngan keyakinan mampu me­raih simpati masyarakat.

Menurut Asrinaldi, Pe­ngamat Politik dari Univer­sitas Andalas (Unand) Pa­dang, orde Reformasi 1998, telah merubah politik di Indonesia menjadi sangat mahal,  me­nguras  energi,  waktu,  pikiran, tenaga, perhatian serta  uang. Aki­batnya, pembangunan sarana dan prasarana eko­nomi se­perti jalan, jembatan, ben­dungan, pengairan, dan pem­bangunan  kesejahteraan u­mum terasa  terabaikan. Ka­rena Mahalnya biaya politik menyebabkan korupsi men­darah daging di tanah air.

 
Mahalnya Modal Calon Walikota PDF Cetak Surel

Ingin jadi walikota? Anda harus punya modal besar dan harus siap mental jika rugi besar, karena kalah. Bahkan, belum menjadi calon walikota pun harus siap rugi besar, karena begitu besarnya biaya bersosialisasi ke tengah-tengah masyarakat.

SEBAGIAN warga Kota Pa­dang dan atau warga Suma­tera Barat yang datang ke Padang, mung­kin bertanya-tanya menyaksikan ada ba­nyak foto dalam format baliho dipajang di kiri, kanan, tengah (jalur hijau) jalan-jalan di Ibukota Provinsi Sumatera Barat ini. Selain itu, foto-foto bentuk headshot (foto kepala) itu dapat dikatakan penuh gaya, karena orang-orang yang memajangkan foto-foto mereka dalam ukuran besar itu tahu benar kalau foto itu dimak­sudkan untuk ke­perluan me­jeng (bergaya, penuh aksi, in action).

 
Uang Kuliah Tunggal Terendah di Unand Rp3 Juta PDF Cetak Surel

TAHUN ajaran baru 2013/2014 seluruh universitas negeri harus menerapkan uang kuliah tunggal (UKT). Univer­sitas Andalas (Unand) pun sedang menyusun berapa biaya yang akan dikeluarkan mahasiswa setiap semes­ternya. Diperkirakan UKT terendah di Unand ditetapkan sekitar Rp3 juta.

Dirjen Perguruan Tinggi Dikti sendiri sudah menge­luarkan pagu UKT ini bagi wilayah Sumatera. Edaran Dirjen Perguruan Tinggi Dikti yang termuat dalam laman website Unand, membagi be­sa­­ran UKT tersebut ke dalam enam kategori (lihat tabel).   Besaran UKT ini dibayarkan setiap semester.

 
Biaya Kuliah Makin Berat? PDF Cetak Surel

UKT MENUAI KONTROVERSI

Kementerian Pendidikan Nasional (Kemen­diknas) bersikukuh penerapan Uang Kuliah Tunggal (UKT) tidak akan mem­berat­kan mahasiswa. Justru sebaliknya memu­dahkan mahasiswa, karena segala jenis pembiayaan ini digabung jadi satu kali bayar saja. Tetapi bagaimana dengan mahasiswa kurang mampu?

Direktorat Jenderal Pen­didikan Tinggi (DIKTI) dimin­ta untuk melakukan sosia­lisasi Uang Kuliah Tung­gal (UKT) pada perguruan tinggi negeri yang menjadi sasaran. Hal ini untuk mengantisipasi salah paham pada mahasiswa yang memang harus mem­bayar UKT.\ Menteri Pen­didikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa UKT ini justru akan memudahkan mahasiswa dalam hal pem­biayaan nan­tinya. Pasal­nya dengan UKT ini, seorang mahasiswa hanya tinggal membayar sekali saja tiap semester dan tidak lagi ada uang pangkal.

 
Keluarga “Broken”, Sekolah pun Pupus, Jalani Waktu di Trotoar PDF Cetak Surel

POTRET KEHIDUPAN ANAK JALANAN

ANAK jalanan bukanlah anak-anak liar dan tak ber­etika. Mereka juga harus ditakuti keberadaannya ketika bertemu di perempatan-per­em­patan lampu merah, de­ngan dalih tak berpen­didikan, beringas, dan suka meng­ganggu ketertiban umum. Mereka mengais rezeki dengan menjalani kehidupan di ja­lanan bukan dengan senang hati dan sesuai rencana me­reka, melainkan karena ter­pak­sa dan nasib yang tidak menguntungkan.

 
Tertibkan Anjal, Butuh Komitmen Semua Pihak PDF Cetak Surel

Ada sebagian beranggapan keberadaan anak jalanan dan pengamen salah satu ciri sebuah kota. Namun apa jadinya sebuah kota jika semua persimpangan jalan utama­nya di penuhi anak jalanan?

Petualangan perjalanan demi mencari sesuap nasi, itulah sepintas terlihat dari aktifitas anak jalanan di Kota Padang. Nongkrong di tempat-tempat strategis seperti RTH Imam Bonjol, depan mal lalu ngamen di simpang lampu merah. Simpang lampu merah Pos (persimpangan Jalan M. Ya­min-Bagindo Azizchan-Prok­lamasi) ini menjadi lokasi strategis dan paling ramai aktifitas anak jalanan. Pada­hal, simpang ini hanya berja­rak 100-an meter dari Markas Polisi Pamong Praja Padang di Jalan Bagindo Azizchan.

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Selanjutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL