Kamis, 27 November 2014
Sigab
Banjir di Sei Kunyit Terbesar Sejak 1978 PDF Cetak Surel
Jumat, 21 November 2014 03:09

SOLOK, HALUAN — Banjir bercampur lumpur yang melanda Nagari Sei Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, merupakan yang terbesar sejak 1978.

Salah satu menyebab banjir karena hulu Sungai Batang Pangean telah dijadikan lahan perkebunan kelapa sawit.

 
Lagi, Jakarta Direndam Banjir PDF Cetak Surel
Jumat, 21 November 2014 03:09

JAKARTA, HALUAN — Kota Jakarta kem,bali diterjang banjir besar. Akibatnya, sekitar 17.569 orang warga DKI Jakarta, Kamis (20/11,) berada di tempat pengungsian akibat banjir yang menggenangi sebagian wilayah ibu kota sejak Kamis dini hari.

Para pengungsi ini berasal dari lima kelurahan yang palinmg parah diterjang banjir yaitu u Rawajati, Pejaten Timur (Jakarta Selatan), Cawang, Bidara Cina, dan Kampung Melayu (Jakarta Timur). “Posko kesehatan dan dapur umum juga telah didirikan di tempat-tempat pengungsian,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Bambang Musyawardana, di Balaikota Jakarta, Kamis.

 
Indonesia Siaga Banjir PDF Cetak Surel
Rabu, 19 November 2014 02:51

JAKARTA, HALUAN — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan sejumlah wilayah di Indonesia rawan banjir dan tanah longsor hingga awal tahun depan. Warga pun diminta waspada memasuki musim hujan ini.

Berdasarkan data BNPB, sejum­lah provinsi yang rawan banjir dan tanah longsor ialah Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan, dan Ka­limantan Tengah. “Banjir diper­kirakan terjadi pada Desember 2014 hingga Februari 2015,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho dilansir  CNN Indonesia, Selasa (18/11).

 
Banjir Besar Rendam Timpeh PDF Cetak Surel
Rabu, 19 November 2014 02:51

DHARMASRAYA, HALUAN — Bara saja Bupati Dharmasraya H.Adi Gunawan mengingatkan warga Timpeh agar waspada terhadap banjir, ternyata hujan deras yang menghantam wilayah Dharmasraya sepanjang Senin sore sampai Selasa pagi, dua wilayah di Timpeh 1 dan SP 7 dilanda banjir besar, namun korban jiwa tidak ada.

“Ya dua wilayah di Timpeh dilanda banjir, namun tidak ada korban jiwa, yang ada kerugian material,”ungkap Sekdakab Dharmasraya mela­lui Kabag Humas, Budy Waluyo, kepada Haluan lewat telpon selulernya, Selasa (18/11).

 
Ribuan Warga Terisolasi PDF Cetak Surel
Selasa, 18 November 2014 02:47

DIKEPUNG BANJIR

JAKARTA, HALUAN — Banjir masih meng­genangi ribuan rumah warga Kampar, Riau. Banjir tahunan ini juga mengakibatkan jalan penghubung antardesa putus. Akibatnya, ribuan warga terisolasi.

Warga yang terisolasi itu berada di Kecamatan Kampar Kiri Hilir, tepatnya di Desa Mentulik. Sebab, jembatan yang belum lama ini dibangun terendam air sehingga sangat sulit dilalui. Padahal, jembatan ini merupakan akses penting yang menghubungkan antar­desa di Kampar Kiri dan juga antarkecamatan.

 
Potensi Banjir Lahar Masih Tinggi PDF Cetak Surel
Selasa, 18 November 2014 02:46

JAKARTA, HALUAN — Masyarakat di lereng Merapi yang tinggal di sekitar sungai berhulu di gunung diminta waspada. Sebab, masih ada potensi banjir lahar hujan sebesar 20,4 juta meter kubik material erupsi tahun 2010. “Selain bahaya banjir lahar hujan, juga diwaspadai adanya letusan freatik,” kata Agus Budi Santoso, Kepala Seksi Gunung Merapi Balai Penyelidikan dan Pengem­bangan Teknologi Kebencanaan Geologi Yogya­karta, Senin (17/11).

Material itu tersebar di beberapa sungai yang berhulu di Merapi, yaitu Sungai Boyong sebesar 1,9 juta meter kubik, Gendol (14,9 juta m3), Opak (2,6 juta m3), dan Kuning (1 juta m3).

 
Banjir Terjang Jakarta PDF Cetak Surel
Sabtu, 15 November 2014 02:41

JAKARTA, HALUAN — Sejumlah kawasan di kota Jakarta kembali diterjang banjir. Baru saja membersihkan lumpur akibat banjir Kamis, para warga Kampung Pulo, Jakarta Timur harus kembali menerima kiriman luapan Kali Ciliwung, Jumat  (14/11).Janji Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) banjir di Jakarta tidak lebih dari sehari disebut, ternyata tidak terbukti.

Meski ketinggian air lebih rendah, namun banjir 50 cm ini tetap masuk ke rumah warga. Sejumlah warga harus hati-hati ke luar rumah agar pakaian mereka tidak basah. Karena sudah sering kebanjiran, banyak anak-anak yang meman­faatkan banjir untuk bermain.

 
BNPB Salurkan Bantuan Rp1,4 M PDF Cetak Surel
Sabtu, 15 November 2014 02:41

BANJIR ACEH

BANDA ACEH. HALUAN — Gubernur Aceh Zaini Abdullah menyalurkan bantuan dana senilai Rp 1,4 miliar kepada tujuh kabupaten yang mendapat bencana banjir dan longsor di Aceh. Bantuan berasal dari Dana Siap Pakai (DSP) Badan Nasional Penanggu­langan Bencana (BNPB).

Usai menerima dana tersebut, Zaini langsung terjun ke lapangan guna membagikan uang masing-masing senilai Rp 200 juta ke setiap kabupaten yang dilanda banjir. “Semoga para korban tabah dan sabar menghadapi bencana ini,” ujar Zaini kepada warga yang terimbas banjir di Kecamatan Lhoong, Aceh Besar.

 
Empat Kecamatan Rawan Banjir PDF Cetak Surel
Sabtu, 08 November 2014 04:17

DI KABUPATEN AGAM

LUBUKBASUNG, HALUAN— Badan Penang­gulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), menyatakan empat dari 16 kecamatan di daerah itu meru­pakan daerah rawan banjir.

Keempat kecama­tan itu yakni, Kecamatan Lubuk Basung, Tanjung Raya, Tanjung Mutiara dan Ampek Nagari Kata Kepala BPBD Kabupaten Agam Bambang Warsito di Lubuk Basung,  kemarin menjelaskan daerah rawan banjir di Kecamatan Lubuk Basung berada di Pasar Durian dan Kurao Manggopoh. Untuk Kecamatan Tanjung Mutiara berada di Gadiah Angiak, Muaro Putih dan lainnya.

 
Oxfam: Negara Asia Tidak Tanggap Bencana PDF Cetak Surel
Sabtu, 08 November 2014 04:17

TANGGAP  BENCANA

JAKARTA, HALUAN— Lem­baga non-pemerintah Oxfam menganggap negara-negara Asia seperti Thailand, Vietnam, Indonesia dan Filipina tidak tanggap bencana, menyebabkan banyak warganya tewas dan kerugian finansial yang besar saat musibah melanda.

Seperti dilansir CNN  Indo­nesia Jumat,  dalam laporan yang diterbitkan lembaga asal Inggris itu  berjudul “Can’t Afford to Wait: Briefing Note” negara-negara di Asia tidak menempatkan tanggap bencana sebagai salah satu program prioritas pemerintah, padahal wilayah ini diprediksi akan terkena dampak perubahan iklim di masa depan. “Pada tahun 2013, 78 persen orang terbunuh akibat bencana di Asia walau hanya 60 persen bencana global terjadi di sini. Dalam 20 tahun terakhir, Asia menanggung hampir setengah kerugian ekonomi akibat bencana global, mencapai hampir US$53 miliar tiap tahunnya,” tulis pernyataan Oxfam.

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL