Selasa, 28 April 2015
Sigab
200 Rumah Hangus Dilalap Api PDF Cetak Surel
Selasa, 24 Februari 2015 01:43

JAKARTA, HALUAN -— Ke­ba­karan yang terjadi di Jalan Laotze Gang GGd 1-3 RW 01, Kelurahan Karang Anyar, Pa­sar Baru, Jakarta Pusat, me­lahap ratusan rumah. “Hingga kini data sementara ada 200 rumah yang terbakar di RT 01,02,03,­04,05,08, dan 14 di RW 01,” kata petugas pema­dam keba­karan, Ronald, di Pos Polisi Karang Anyar, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Senin (23/2).

Belum dipastikan penye­bab kebakaran tersebut. Hing­ga saat ini, pemadam keba­karan bersama warga masih berusaha memadamkan api. “Belum tahu penyebabnya apa. Nanti setelah padam akan kita lakukan olah TKP. Hingga kini belum ada korban jiwa ditemukan,” tambahnya.

 
Jalan Terban Palembayan-Lawang Butuh Alat Berat PDF Cetak Surel
Sabtu, 21 Februari 2015 02:44

AGAM,HALUAN — Transportasi dari Palembayan ke Bukitinggi via Lawang akibat badan jalan yang amblas di Tanah Taban Nagari, Baringin Rabu(18/2) lalu hingga Jumat(20/2) kemarin masih terputus.

Alat berat yang berasal dari Dinas Prasarana Jalan dan Tata Ruang Pemukiman Sumbar yang akan melakukan per­baikan belum datang.

 
Indonesia Kehilangan 1,6 Juta Ha Hutan PDF Cetak Surel
Sabtu, 21 Februari 2015 02:43

EKSPANSI PERKEBUNAN SAWIT

JAKARTA, HALUAN — Agen Inves­tigasi Lingkungan Hidup atau Environ­mental Investigation Agency (EIA) melaporkan ekspansi perkebunan kelapa sawit dengan dibukanya hutan telah mendorong pembalakan liar di Indonesia.  Dalam kurun 20 tahun, antara tahun 1990 sampai 2010, wilayah perkebunan kelapa sawit tumbuh 7 kali lipat, dari 1,1 juta hektare menjadi 7,8 juta hektare.

Meskipun ada berbagai analisis terkait tingkat deforestasi yang diaki­batkan oleh ekspansi tersebut, semua analisis tersebut menegaskan bahwa kelapa sawit memainkan peran penting dalam perusakan hutan.

 
Palembayan-Lawang Putus Total PDF Cetak Surel
Jumat, 20 Februari 2015 01:54

BADAN JALAN AMBLAS

MATUR, HALUAN — Hingga hari ini, transportasi dari Palembayan ke Bukitinggin via Lawang Kecamatan Matur,  terputus total disebabkan badan jalan amblas di Tanah Taban nagari Baringin. Kondisi gawat ini sudah terjadi  sejak Rabu petang (18/2).

Masyarakat mengharapkan kepada Dinas PU agar segera melakukan penanganan darurat agar mobil dapat lewat kembali karena bagi masyarakat Palembayan jalan tersebut merupakan sarana transportasi utama untuk menuju Pasar Lawang dan Bukittinggi.

 
Jalan Lintas Sumatera Tertimbun Material Longsor PDF Cetak Surel
Jumat, 20 Februari 2015 01:53

PALUPUH, HALUAN — Ma­terial longsor hambat perjalanan darat, tepatnya di jalinsum su­matera Bukitinggi-Lubuk Si­kaping, persis di dekat SMPN 4 Palupuh Kabupaten Agam.

Akibatnya sejumlah peng­guna jalan terpaksa harus antrian berjam-berjam menunggu alat berat datang untuk me­min­dah­kan tumpan material yang se­bagian besar menghambat peng­guna jalan.

 
Ahok Arogan Tangani Banjir Jakarta PDF Cetak Surel
Senin, 16 Februari 2015 02:08

JAKARTA, HALUAN — Banjir besar masih akan mengancam kota Jakarta jika hujan mengguyur. Namun sejumlah organisasi terus berpartisipasi membersihkan sisa banjir. Hanya saja Gubernur  DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok diminta tidak terus arogan dalam menangi banjir berulang.

Hingga Minggu (15/2), jajaran lembaga Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) masih terus membersihkan sejumlah fasilitas umum dari kotoran dan lumpur pascabanjir yang melanda wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.

 
11 Kecamatan Rawan Tsunami PDF Cetak Surel
Senin, 16 Februari 2015 02:07

DEKAT DENGAN PANTAI

PADANG, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) memetakan sebelas dari 15 kecamatan di kabupaten tersebut yang berada di daerah rawan tsunami. 11 Kecamatan tersebut hanya berjarak dua sampai empat kilometer dari garis pantai.

“Dari 15 kecamatan tersebut hanya empat kecamatan yang bebas dari ancaman tsunami, sebelas berada di sepanjang garis pantai dan rawan tsunami,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan Pri Nurdin di Painan, Ahad (15/2). 11 Kecamatan tersebut masuk dalam zona merah. Warga yang tinggal di kecamatan tersebut berjumlah sekitar 212 ribu jiwa dari 99.978 kepala keluarga.

 
Muara Sungai Mendesak Dikeruk PDF Cetak Surel
Sabtu, 31 Januari 2015 02:22

PASCA BANJIR BANDANG PESSEL

PAINAN, HALUAN — Seluruh muara sungai di kawasan bekas banjir bandang Pessel perlu segera di keruk. Ditengarai penyebab banjir bandang di Pessel pekan lalu pintu muara alami pendangkalan, penyempitan dan tersumbat. Sementara sungai yang mengancam pemukiman penduduk dan areal pertanian perlu di normalisasi.

Kepala Dinas PSDA Pessel Yusdi Jumat (30/1) menye­butkan ada beberapa muara sungai yang perlu penanganan cepat di kawasan bekas banjir bandang agar kejadian serupa dapat dicegah. Misalnya mua­ra Batang Salido, Muara Ba­tang Painan, Muara Batang Jelamu, Muara Batang Lumpo dan Muara Bayang. “Kita ti­dak menampik jika banjir bandang kemarin salah satu pemicunya adalah sempitnya pintu muara. Maka terkait adanya pengu­sulan Anggota DPR RI Darizal Basir memasukkan pembia­yaan normalisasi pintu muara kami dukung penuh,” katanya.

 
Banjir Bandang Terjang Subang PDF Cetak Surel
Sabtu, 31 Januari 2015 02:21

SUBANG, HALUAN— Banjir bandang melanda beberapa desa di wilayah Kecamatan Pabuaran dan Patokbuesi akibat meluapnya Sungai Cikareo di Pabuaran Kabupaten Subang. Kejadian tersebut menyebabkan ratusan rumah tersebar di beberapa kampung dan desa tergenang, dan puluhan hektar sawah terendam. Bersamaan dengan tingginya curah hujan yang melanda wilayah Subang, Kamis  debit air sejumlah aliran irigasi maupun sungai mengalami kenaikan.

Malahan Kamis Sore hujan deras kembali mengguyur Kabupaten Subang, selain menyebabkan genangan air cukup tinggi di jalan raya. Sejumlah saluran irigasi juga airnya meluap hingga menutupi jalan yang berada disamping saluran irigasi.

 
Batang Salido dan Lumpo Sering Meluap PDF Cetak Surel
Jumat, 30 Januari 2015 02:41

PENAMBANGAN SIRTU

PAINAN,HALUAN — Dua Sungai besar yang terletak di dua keca­matan di Pessel yaitu, sungai Batang Salido di kecamatan IV Jurai dan sungai Batang Lumpo di kecamatan Bayang, kondisinya saat ini semakin kritis. Kedua sungai ini bahkan sering me­ngun­dang bencana banjir yang me­ngancam kehidupan ma­syarakat.

Musibah banjir salah satu faktor yang membuat pertumbuhan ekonomi ma­sya­rakat menjadi lamban, pasalnya lahan mereka berupa sawah dan kebun tidak luput dilanyau banjir, bahkan tanaman yang ada diareal lahan pertanian tidak lagi menikmati hasil produksinya.

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL