|
Rabu, 20 Februari 2013 01:04 |
|
BUKITTINGGI, HALUAN—Dua gempa bumi beruntun mengguncang Kota Bukittinggi sekitar pukul 07.17 WIB dan pukul 07.25 WIB, Selasa (19/2). Guncangan gempa yang terasa sekitar lima detik menggetarkan bangunan, serta membuat panik sebagian warga. Namun kepanikan itu tidak berlangsung lama, karena guncangan gempa tidak berdampak buruk.
Guncangan gempa yang mengagetkan ini juga tidak mempengaruhi aktivitas warga di Bukittinggi. Dari pantauan Haluan, aktivitas di sekolah, pasar, rumah sakit dan yang lainnya pascagempa, tampak berjalan normal seperti biasa.
|
|
Selasa, 19 Februari 2013 01:16 |
|
PADANG, HALUAN — Saluran drainase di Kota Painan banyak yang tersembat dan kumuh.
Akibat tersumbat, hujan deras disertai angin yang mengguyur kota itu Sabtu (16/2) Pukul 23.30 WIB haingga Minggu (17/2) Pukul 02.00 WIB membuat beberapa ruas jalan di kota itu terendam.
Pantauan Haluan, beberapa ruas jalan direndam air. Misalnya jalan di belakang Kantor Bupati Pessel atau disamping Kantor Cabang PMIl air meluap ketangah jalan setinggi 20 Cm.
|
|
Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 19 Februari 2013 01:17 |
|
Selasa, 19 Februari 2013 01:15 |
|
PADANG, HALUAN — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah akhir-akhir ini menunjukkan bahwa potensi bencana alam tetap ada, sehingga semua pihak harus terus mewaspadai kemungkinan terjadinya hal itu lengkap dengan prosedur penanganannya.
“Saya menggarisbawahi, saya ingatkan Indonesia belum aman dari bencana alam,” kata Presiden saat membuka sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden Jakarta, Senin sore.
|
|
Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 19 Februari 2013 01:17 |
|
Sabtu, 16 Februari 2013 01:51 |
|
PADANG, HALUAN-Greenpeace Internasional merilis laporan terbaru berjudul Point of No Return, mengungkapkan, ancaman mengerikan disebabkan perencanaan global yang sistematis mendorong peningkatan emisi dari batubara, minyak, dan gas.
Kemunafikan pemerintah pada proyek-proyek energi kotor inipun memicu perubahan iklim dan mengancam kehidupan jutaan umat manusia.
|
|
Sabtu, 16 Februari 2013 01:51 |
|
PASBAR, HALUAN — Tahun ini Kabupaten Pasaman Barat mendapat anggaran APBN Rp 10 miliar untuk pembangun shelter sebagai tempat evakuasi antisipasi stunami.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat, Asgiarman kepada Haluan kemarin di kantornya mengatakan, direncanakan pembangunan shelter tersebut akan dimulai sekitar bulan April mendatang.
|
|
Kamis, 31 Januari 2013 01:45 |
|
PADANG, HALUAN — Pada awal tahun 2013 ini, Mentawai mulai sering diguncang gempa kecil.
Meski gempa tersebut tidak membahayakan, namun dikhawatirkan dampaknya bisa memicu energi besar di kawasan megathrust Siberut yang ditakutkan selama ini. Terakhir, gempa di Mentawai terjadi pada Rabu (30/1) kemarin, dengan magnitudo 3,3 SR.
|
|
Kamis, 31 Januari 2013 01:45 |
|
LIMAPULUHKOTA, HALUAN — Curah hujan yang meningkat beberapa hari terakhir ini, khususnya di kabupaten Limapuluh Kota, dapat mengundang terjadinya bencana, terutama banjir dan tanah longsor.
Oleh sebab itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Limapuluh Kota menghimbau kepada seluruh pengendara yang melintasi ruas jalan Nasional Sumbar-Riau tetap waspada.
|
|
Rabu, 30 Januari 2013 01:18 |
|
LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Derasnya hujan yang tak henti-henti melanda kabupeten Limapuluh Kota sejak dua hari terakhir, menyebabkan puluhan rumah warga di jorong Banjar Ranah, nagari Pangkalan, kecamatan Pangkalan, Kabupetn Limapuluh Kota terendam banjir akibat meluapnya sungai Batang Samo.
Meluapnya Sungai Batang Samo yang berhulu di kecamatan Bukit Basrisan itu, diperkirakan terjadi semenjak Selasa (29/1) sekitar pukul 05.30 Wib. Bahkan, ketinggian air sungai tersebut sempat merendam ruas jalan yang menghubungkan kecamatan Pangkalan dan kecamatan Kapur IX setinggi 50 meter. Dan mengakibatkan lalu lintas di jalan tersebut sempat terputus selama 3 jam serta pengendara harus berputar lebih jauh untuk menghindari genangan banjir tersebut.
|
|
Rabu, 30 Januari 2013 01:18 |
|
JAKARTA, HALUAN — Lima rumah di RT 1/ RW 9, Mindapadi, Nusukan, Solo, ambrol akibat tergerus luapan sungai Kalianyar. Anak sungai Bengawan Solo tersebut sempat meluap karena hujan deras pada hari Minggu hingga Senin dini hari.
Rumah yang berada di talud tersebut pun akhirnya ambrol disertai rusaknya beberapa bagian talur. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena penghuni sudah terlebih dahulu mengungsi ke tempat yang lebih aman.
|
|
Selasa, 29 Januari 2013 02:10 |
|
PENGHIJAUAN HARUS DIGENCARKAN
PADANG, HALUAN — Ancaman bencana longsor dan banjir di Sumatera Barat sampai beberapa minggu ke depan masih tinggi. Luasnya lahan kritis, harus dihijaukan dengan serius.
Menurut Kapala Seksi Observasi dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) BIM Sumbar, Syafrizal cuaca masih dengan status waspada. “Potensi hujan seminggu ke depan masih tinggi di Sumbar, ini perlu diwaspadai terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsong,” katanya kepada Haluan, kemarin (28/1).
|
|
|