RS PMC Buka Klinik Bayi Tabung Pertama


Senin,22 Mei 2017 - 07:24:41 WIB
Reporter : Tim Redaksi

PEKANBARU, HALUAN - Diresmikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir, Klinik Bayi Tabung PMC resmi dihadirkan sebagai pilihan alternatif masyarakat yang hendak memiliki momongan. Saat ini layanan ini 100 persen sudah dapat dilakukan di PMC sendiri.
Ihsan Suheimi SpOG, selaku Klinisi klinik bayi tabung PMC kepada Riauterkini.com menjelaskan klinik ini sudah dapat melakukan layanan program bayivtabung dengan 100 persen. Mulai dari awal penyuntikan pemanenan sel telur, menyatukan antara bibit laki-laki dan perempuan hingga menjadi embrio dan kembali kita masukkan ke dalam rahim sang ibu.
"Tujuan kita menghadirkan klinik ini untuk bantu para pasangan yang ingin memiliki keturunan atau buah hati tanpa perlu melakukan program bayi tabung hingga ke luar negeri," katanya.

Dijelaskannya, selama soft opening beberapa waktu lalu, PMC telah mrncapai keberhasilan sekitar 44 persen dari jumlah total pasien yang telah mendaftar sekitar 54 pasien. Dimana bayi tabung pertama sukses pada Agustus 2014 lalu.
Sementara yang menjadi penentu keberhasilan program ini tergantung dari keadaan psikis pasien. Sedangkan untuk rentang usia potensial untuk mengikuti program ini yakni di bawah 38 tahun. Meski diatas usia ini pasien masih dapat melakukan namun untuk tingkat keberhasilan juga tidak maksimal.


"Semakin muda maka kualitas dari sperma akan semakin bagus. Sehingga kita sarankan bagi pasangan yang setelah menikah selama satu tahun belum memiliki momongasbn agar cepat memeriksakan dirinya," bebernya.


Dibenarkannya, memang saat ini masyarakat Riau masih belum mengenal betul dengan program bayi tabung. Untuk itu pihaknya juga melakukan sosialisasi mengenai hal tersebut. Seperti pada pembukaan ini pihaknya mengundang sekitar 103 pasangan dari berbagai wilayah di Riau untuk mengikuti seminar awam bayi tabung.


Terkait harga sendiri juga bervariasi. Ini tergantung dari usia pasien yang ingin menjalan program ini. Yakni mulai dari Rp 50 juta sampai Rp 70 jutaan. Biaya tersebut sudah termasuk obat stimulasi, OPU-ICSI-ET, Konsul dokter+USG 4-5 kali, check hormon dan labor serta penguatan setelah ET.
Di luar itu, Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir dalam kesempatannya mengungkapkan pihaknya sangat apresiasi dan mendukung hadirnya klinik bayi tabung PMC ini. Menurutnya layanan ini dapat membantu memudahkan masyarakat Riau yang ingin memiliki momongan.


"Dengan layanan ini, pasien tak lagi perlu pergi jauh hingga keluar negeri untuk memiliki buah hati. Bahkan tak perlu cemas PMC juga sudah siapkan tenaga-tenaga medis ahli," tuturnya.
Lanjutnya, hal ini juga dapat kjsan Riau sebagai salah satu tujuan medical tourism. Dengan demikian pertumbuhan ekonomi Riau juga meningkat. Diinformasikannya, sepanjang 2015 hingga saat ini terdapat 360-600 ribu paisen yang melakukan pengobatan di luar negeri. Hal ini diprediksi alan terus meningkat.


"Tentu kita perlu melakukan peningkatan jasa dan layanan kesehatan menjadi lebih baik. Salah satunya dengan menghadirkan inovasi dari ragam layanan yabng dihadirkan," pungkasnya. (h/rtk)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis,29 Desember 2016 - 00:12:18 WIB

    Polres Kampar Tempatkan Personel di Perbatasan Riau-Sumbar

    Polres Kampar Tempatkan Personel di Perbatasan Riau-Sumbar Pekanbaru, Haluan — Kepolisian Resor (Polres) Kampar memantau dan menempatkan personel di sejumlah jalur rawan longsor di jalan lintas perbatasan Riau-Sumatera Barat menjelang pergantian tahun..
  • Senin,19 Desember 2016 - 01:17:16 WIB

    Pekanbaru Semakin Gersang

    Pekanbaru, Haluan — Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Pekanbaru belum juga melakukan penanaman bibit pohon pelindung jalan yang mati disejumlah ruas jalan di Pekanbaru. Minggu (16/12), di ruas Jalan Tuanku Tambusai.
  • Rabu,23 November 2016 - 00:47:10 WIB
    KASUS REKENING GENDUT DI DISDIK ROHIL

    Tiga Pejabat Tersangka

    PEKANBARU, HALUAN — Setelah melakukan rangkaian proses penyidikan, penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau akhirnya menetapkan tiga orang tersangka kasus dugaan rekening gendut di Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir.
  • Rabu,16 November 2016 - 23:36:36 WIB

    Dalam Sebulan, 24 Warga Sei Langkai Terserang DBD

    Dalam Sebulan, 24 Warga Sei Langkai Terserang DBD SAGULUNG, HALUAN — Musim pancaroba atau musim yang kerap berubah-ubah sewaktu-waktu, membuat Kelurahan Sei Langkai, Sagulung menjadi zona merah terhadap Deman Berdarah Dengue (DBD)..
  • Kamis,03 November 2016 - 23:54:35 WIB

    Amankan Demo Ahok, Polisi Kerahkan 700 Personel Gabungan

    PEKANBARU, HALUAN — Demi mengantisipasi hal yang tak diinginkan menge­nai jadwal unjuk rasa ribuan ormas Islam atas dugaan penistaan Al-Qur’an yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Ahok, Jum’at (4/11), Polresta Pekanbar.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM