Saat Mudik, Lonjakan Penumpang Diprediksi 5 Persen


Kamis,15 Juni 2017 - 09:19:57 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Saat Mudik, Lonjakan Penumpang Diprediksi 5 Persen Bus AKDP di salah satu sudut Kota Padang

PADANG,HALUAN—Dinas Perhubungan (Dishub) Sumbar memperkirakan jumlah penumpang angkutan lebaran tahun 2017 mengalami peningkatan Sekitar 5 persen hingga 10 persen dibandingkan tahun lalu. Untuk tahun lalu total penumpang angkutan sebanyak 611.052 ribu orang, sedangkan tahun ini kami perkirakan 644.608 atau naik sekitar 5 persen hingga 10 persen.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dishub Provinsi Sumbar Amran saat ditemui Haluan, Rabu (14/6). Dikatakannya pada tahun 2016 jumlah penumpang angkutan darat yakni angkutan jalan sebanyak 547.083 orang, sedangkan angkutan penyeberangan lintas Padang ke Mentawai sebanyak 3.893 orang, kemudian ditambah dengan angkutan kereta api lintas Padang-Pariaman sebanyak 60.076 ribu orang. “Sedangkan untuk tahun 2017 dimulai dari H-10 hingga H+15 diperkirakan untuk angkutan jalan sebanyak 574.437 ribu orang, lalu angkutan penyeberangan Padang ke Mentawai sebanyak 4.087 orang, dan angkutan kereta api naik hingga 66.084 orang,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk kapasitas angkutan yang disediakan memadai untuk jumlah penumpang 644.608. Amran menyebut, jumlah penumpang tersebut hanya 60 persen dari kuota angkutan yang disediakan. Disebutkannya, untuk kesiapan sarana angkutan darat selama lebaran tahun 2017 yakni AKAP rata-rata dengan kapasitas 30 orang, disediakan sebanyak 666 bis dengan daya tampung mencapai 439.560 orang. Lalu, AKDP rata-rata kapasitas 18 orang disediakan sebanyak 1.693 bis dengan kapasitas daya tampung mencapai 579.006 ribu orang.

Kemudian AJDP rata-rata kapasitas 8 orang sebanyak 79 dengan daya tampung sekitar 12.008 orang. Tak hanya itu disediakan pula bus pariwisata sebagai cadangan dengan jumlah 158 bis rata-rat 30 penumpang, dengan daya tampung diperkirakan 90.060 ribu orang.

Dilanjutkan Amran, untuk angkutan peyeberangan Padang ke Mentawai disediakan dua kapal kapasitas 300 orang, lalu angkutan kereta api dengan kapasitas bisa mengangkut 70.000 ribu orang. Total angkutan tersedia sebanyak 1.196.936 orang. “Dengan perkiraan jumlah penumpang sebanyak 644.608 orang dan kapasitas angkutan yang tersedia sebanyak 1.196.936 orang, maka selama angkutan lebaran ketersediaam angkutan umum di Sumatera Barat sangat mencukupi,” kata Amran.

Selain itu, Amran menegaskan terkait tarif angkutan, tidak ada kebijakan kenaikan angkutan tarif. Tarif yang berlaku adalah tarif batas atas dan tarif batas bawah AKDP, AKAP kelas ekonomi yang diatur dengan peraturan gubernur dan peraturan menteri.

Tarif AKDP kelas ekonomi sesuai dengan peraturan Gubernur Nomor 16 tahun 2016 tanggal 27 April 2016 yakni tarif batas atas sebesar Rp 181,53/PNP/KM dan tarif batas bawah Rp111,71 PNP/KM. Sedangkan tarif AKAP kelas ekonomi sesuai dengan peraturan Menhub Nomor PM 36 tahun 2016 tanggal 1 April 2016, tarif batas atas Rp155 PNP/ KM, dan tarif batas baawah Rp96 PNP/KM. “Tak ada kenaikan tarif, harus sesuai dengan tarif batas atas dan tarif atas bawah,”ujarnya.

Sementara itu, Irdawati warga Andalas ini berharap tidak ada kenaikan tarif angkutan pada saat lebaran. Biasanya supir angkutan selalu menaikan tarif dengan beralasan momentum Lebaran. Naiknya tarif angkutan tentu akan memberatkan masyarakat. “Biasanya selalu ada kenaikan yang dilakukan oleh supir. Untuk itu butuh pengawasan ketat dari pemerintah setempat,”katanya. (h/mg-mel)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM