Gawat! Pengelola Pulau Suwarnadwipa Ambil Karang Untuk Bangun Penginapan


Jumat,16 Juni 2017 - 16:40:28 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Gawat! Pengelola Pulau Suwarnadwipa Ambil Karang Untuk Bangun Penginapan Sejumlah pengunjung sedang berpose di landmark Pulau Suwarnadwipa. foto: wisatapulausumaterabarat.com

PADANG, HALUAN – Pengelola Pulau Suwarnadwipa diduga mengambil batu karang, untuk dijadikan bahan pembangunan cottage (penginapan-red), yang akan digunakan untuk tamunya. Pengambilan batu karang ini, kini sedang dalam penyelidikan tim hukum Dinas Kelautan Sumbar.

Kepala Dinas Kelautan Sumbar, Yosmeri membenarkan adanya pengambilan karang untuk pembangunan cottage oleh pengelola Pulau Suwrnadwipa. “Memang ada temuan demikian. Kini sadang proses penyelidikan oleh Penyidik Pegawai Sipil Negara (PPNS) Dinas Kelautan,” terang Yosmeri.

Jika terbukti mengambil karang dan merusak lingkungan, pengelola Pulau Suwrnadwipa bisa dijerat melanggar Pasal 98 UU Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dengan ancaman hukuman berkisar lima tahun penjara. “Pokoknya sedang kita telusuri kronologis kejadiannya dengan utuh,” sebut Yosmeri.

Ketika dikonfirmasi, Manager Suwarnadwipa, Edi membenarkan adanya pengambilan karang untuk pembangunan


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
Baca Juga Topik #Nasib Mandeh
Kawasan Mandeh, Bupati Pessel Instruksikan Pemberhentian Pembangunan Bupati Pessel: Mereka Anggap Mandeh Negeri Tidak Bertuan, Saya Akan Usut Tuntas Pelakunya Manfaatkan Karpet, Enam Napi Lapas Pariaman Kabur Perusak Mandeh Orang Penting Sumbar Ketua DPRD Pessel Ingatkan Soal Tata Ruang Mandeh Alat Berat di Lokasi Pengrusakan Mandeh “Menghilang” Jadi Ledekan Bule, Bikin Resah Warga Penegak Hukum LHK Turun Tangan, Kasus Mandeh Dibahas Dua Menteri Wagub Minta Semua Pihak Duduk Bersama, Kasus Mandeh Rugikan Sumbar Kawasan Mandeh Diblokir Sementara Ketua TPF PMP : Saya Sudah Ramal Masalah Besar Akan Terjadi Di Mandeh Terkait Kasus Mandeh, Semua Pihak Diminta Menahan Diri Tim KLH Sudah di Mandeh, Kumpulkan Data dan Cari Tahu Pelaku Perusakan Lima Objek Strategis Mandeh Rusak Tim Investigasi Polda Sumbar di Mandeh, Ditreskrimsus: di Negara Ini Tidak Ada yang Kebal Hukum DLH Pessel: Sudah Dilarang, Perusakan Mandeh Masih Berlanjut Menteri Susi Geram! Karang Dijadikan Bahan Bangunan di Pulau Suwarnadwipa Pulau Suwarnadwipa Belum Kantongi Izin Kasus Mandeh Masuk Ranah Hukum, Bupati Pessel Diperiksa Polda Sumbar Walnag Hingga Bupati Diperiksa Polda Komisi IV DPRD Sumbar Desak Provinsi Siapkan RDTR Mandeh Bupati Pessel: Pejabat Melanggar Hukum Biasanya Hukuman Lebih Tinggi Didampingi Pejabat Kementerian LHK, Anggota DPR Tinjau Kerusakan Mandeh Mulyadi: Kami Akan Melakukan Upaya Pemulihan Terhadap Sejumlah Kerusakan Di Mandeh. Dugaan Perusakan Terumbu Karang, Direktur Suwarnadwipa sebagai Tersangka Jadi Tersangka Perusakan Terumbu Karang, Direktur Suwarnadwipa Ditahan Kepala DKP Sumbar: Pengelola Suwarnadwipa Ambil Karang Hidup untuk Dinding Resort DPRD Gandeng Instansi Terkait Awasi Pulau Bangun Resort Dengan Terumbu Karang, Dirut Suwarnadwipa Mulai Disidang Sidang Perusakan Terumbu Karang di Kawasan Wisata Suwarnadwipa, PH Terdakwa Sebut Dakwaan JPU Kabur Eksepsi Eks Dirut Suwarnadwipa Ditolak Suwarnadwipa Pakai Terumbu Karang hingga 15 Kubik Wakil Bupati Pessel Jadi Tersangka Kasus Mandeh Tim Dirjen Gakkum Kementerian LHK Sempat Dihadang Preman Bersenjata di Kawasan Mandeh Kasus Mandeh Dikoordinasikan ke Kejagung Logika Hukum: Semestinya Tanggung Jawab Perusahaan Kasus Suwarnadwipa, Irawan Gea Sebut Nama Hendri Long Dalam Sidang Perusakan Karang Penyidik KLHK Sudah di Pessel, Saksi Kasus Perusakan Mandeh Mulai Dipanggil Tim Gakkum KLHK Pasang Garis Polisi di Kawasan Mandeh yang Rusak

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM