Menteri Susi Geram! Karang Dijadikan Bahan Bangunan di Pulau Suwarnadwipa


Sabtu,17 Juni 2017 - 10:35:02 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Menteri Susi Geram! Karang Dijadikan Bahan Bangunan di Pulau Suwarnadwipa Sejumlah pengunjung sedang berpose di landmark Pulau Suwarnadwipa. Kredit Foto: wisatapulausumaterabarat.com

PADANG, HALUAN – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti geram mendengar kabar terkait pengambilan karang oleh pengelola Pulau Suwarnadwipa, Kota Padang, Sumbar, untuk dijadikan bahan pembangunan cottage (penginapan-red). Terakhir, Menteri Susi marah besar saat terumbu karang di Raja Ampat, Papua, dirusak kapal asing.

Menurut Menteri Susi, tidak boleh ada orang untuk mengambil karang, lalu dijadikan bahan bangunan. “Tidak boleh (ada karang yang diambil untuk dijadikan bahan bangunan). Tidak boleh,” katanya geram, ketika dihubungi Harianhaluan.com, Sabtu (17/6).

Walau karang yang diambil sudah mati, sesuai dalih Manager Suwarnadwipa Musriadi, tindakan tersebut tetap dilarang. “Setahu saya tidak boleh. Tidak boleh,” kata Menteri Susi yang terkenal galak kepada perusak laut dan penangkap ikan secara illegal. Terakhir, menteri nyentrik ini marah besar ketika kapal Bahama, Caledonian Sky merusak karang di kawasan Raja Ampat, Papua.

Terkait langkah ke depan, Menteri Susi


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
Baca Juga Topik #Nasib Mandeh
Kawasan Mandeh, Bupati Pessel Instruksikan Pemberhentian Pembangunan Bupati Pessel: Mereka Anggap Mandeh Negeri Tidak Bertuan, Saya Akan Usut Tuntas Pelakunya Manfaatkan Karpet, Enam Napi Lapas Pariaman Kabur Perusak Mandeh Orang Penting Sumbar Ketua DPRD Pessel Ingatkan Soal Tata Ruang Mandeh Alat Berat di Lokasi Pengrusakan Mandeh “Menghilang” Jadi Ledekan Bule, Bikin Resah Warga Penegak Hukum LHK Turun Tangan, Kasus Mandeh Dibahas Dua Menteri Wagub Minta Semua Pihak Duduk Bersama, Kasus Mandeh Rugikan Sumbar Kawasan Mandeh Diblokir Sementara Ketua TPF PMP : Saya Sudah Ramal Masalah Besar Akan Terjadi Di Mandeh Terkait Kasus Mandeh, Semua Pihak Diminta Menahan Diri Tim KLH Sudah di Mandeh, Kumpulkan Data dan Cari Tahu Pelaku Perusakan Lima Objek Strategis Mandeh Rusak Tim Investigasi Polda Sumbar di Mandeh, Ditreskrimsus: di Negara Ini Tidak Ada yang Kebal Hukum DLH Pessel: Sudah Dilarang, Perusakan Mandeh Masih Berlanjut Gawat! Pengelola Pulau Suwarnadwipa Ambil Karang Untuk Bangun Penginapan Pulau Suwarnadwipa Belum Kantongi Izin Kasus Mandeh Masuk Ranah Hukum, Bupati Pessel Diperiksa Polda Sumbar Walnag Hingga Bupati Diperiksa Polda Komisi IV DPRD Sumbar Desak Provinsi Siapkan RDTR Mandeh Bupati Pessel: Pejabat Melanggar Hukum Biasanya Hukuman Lebih Tinggi Didampingi Pejabat Kementerian LHK, Anggota DPR Tinjau Kerusakan Mandeh Mulyadi: Kami Akan Melakukan Upaya Pemulihan Terhadap Sejumlah Kerusakan Di Mandeh. Dugaan Perusakan Terumbu Karang, Direktur Suwarnadwipa sebagai Tersangka Jadi Tersangka Perusakan Terumbu Karang, Direktur Suwarnadwipa Ditahan Kepala DKP Sumbar: Pengelola Suwarnadwipa Ambil Karang Hidup untuk Dinding Resort DPRD Gandeng Instansi Terkait Awasi Pulau Bangun Resort Dengan Terumbu Karang, Dirut Suwarnadwipa Mulai Disidang Sidang Perusakan Terumbu Karang di Kawasan Wisata Suwarnadwipa, PH Terdakwa Sebut Dakwaan JPU Kabur Eksepsi Eks Dirut Suwarnadwipa Ditolak Suwarnadwipa Pakai Terumbu Karang hingga 15 Kubik Wakil Bupati Pessel Jadi Tersangka Kasus Mandeh Tim Dirjen Gakkum Kementerian LHK Sempat Dihadang Preman Bersenjata di Kawasan Mandeh Kasus Mandeh Dikoordinasikan ke Kejagung Logika Hukum: Semestinya Tanggung Jawab Perusahaan Kasus Suwarnadwipa, Irawan Gea Sebut Nama Hendri Long Dalam Sidang Perusakan Karang Penyidik KLHK Sudah di Pessel, Saksi Kasus Perusakan Mandeh Mulai Dipanggil Tim Gakkum KLHK Pasang Garis Polisi di Kawasan Mandeh yang Rusak

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,21 Juli 2017 - 09:31:02 WIB

    Didampingi Pejabat Kementerian LHK, Anggota DPR Tinjau Kerusakan Mandeh

    Didampingi Pejabat Kementerian LHK,  Anggota DPR Tinjau Kerusakan Mandeh “Mereka datang memang untuk melihat seberapa parah kerusakan di Mandeh. Apalagi mereka itu tahu tentang Mandeh memang baru sebatas dari pemberitaan” Edward Hutapea, Kasi Gakkum KLH Wilayah II Sumatera..
  • Senin,30 Maret 2015 - 19:21:03 WIB

    Hadapi MEA, Menteri Amran Khawatir

    BERAS THAILAND CUMA RP4 RIBU SEKILO

    JAKARTA, HALUAN—Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengkhawatirkan Indonesia belum siap bersaing dibidang pertanian menyongsong Masyarakat Ekon.

  • Jumat,20 Februari 2015 - 19:29:26 WIB

    Kementerian Perdagangan Tak Akan Impor Beras

    JAKARTA, HALUAN — Kementerian Per­dagangan memastikan pihaknya tidak akan membuka keran impor beras, meskipun saat ini harga kebutuhan pokok masyarakat tersebut sudah mengalami kenaikan men­capai 30 pe.

  • Jumat,13 Februari 2015 - 19:39:29 WIB

    Kementerian Koperasi dan UKM Kembangkan 100 TPKU

    JAKARTA, HALUAN -— Ke­menterian Koperasi dan UKM mengembangkan 100 Tempat Praktik Keterampilan Usaha (TPKU), tahun 2015. TPKU dikembangkan di lembaga pendidikan perdesaan se­ting­kat SMK di berbagai p.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM