Pulau Suwarnadwipa Belum Kantongi Izin


Minggu,18 Juni 2017 - 21:07:55 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Pulau Suwarnadwipa Belum Kantongi Izin Sejumlah pengunjung sedang berpose di landmark Pulau Suwarnadwipa. Kredit Foto: wisatapulausumaterabarat.com

PADANG, HARIANHALUAN.COM-- Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Padang Medi Iswandi mengatakan, Pulau Suwarnadwipa belum mengantongi izin.

 

Dikatakan Medi jika ia melakukan aktivitas yang melanggar tentunya harus segera diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

 

Mereka juga belum punya izin ke Pemko Padang, diproses saja sesuai aturan yang berlaku. Orang yang melanggar aturan dan merusak lingkungan tentu diproses sesuai aturan yang ada,”ujarnya kepada Haluan, Minggu (18/6).

 

Dikatakan Medi, seharusnya pengelola pulau harus memiliki izin. Ada proses izin yang harus dilalui oleh pengelola. Pertama, izin prinsip karena kewenangan kelautan mulai tahun 2017 ini menjadi kewenangan provinsi maka izin diajukan ke provinsi.

 

Kedua, jika mendirikan bangunan harus ada IMB (kewenangan pemda Kota Padang). Ketiga, izin amdal atau izin lingkungan ke dinas kebersihan dan lingkungan hidup Kota Padang. Lalu, keempat izin ganguan ke dinas perizinan dan pelayanan satu pintu Kota Padang. Kemudian, Tanda Daftar Usaha Pariwisata (izin operasionalnya), ke dinas perizinan dan pelayanan satu pintu Kota Padang. 

 

“Setau saya, pengelola pulau belum mengantongi izin-izin tersebut,” ujar Medi.

 

Disebutkan Medi, meskipun pengunjung banyak datang ke pulau Suwarnadwipa. Namun, tidak mendatangkan manfaat bagi pembangunan Kota Padang. Karena pulau tersebut tidak membayar pajak dan tidak menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD).

 

“Kami tidak memperoleh apapun dari aktivitas wisata di pulau tersebut. Sebab tidak ada yang yang membayar pajak,” ujar Medi. (h/mg-mel)

 

 

Editor: Rivo Septi Andries

 

*Harianhaluan.com masih melakukan verifikasi terhadap berita ini* 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
Baca Juga Topik #Nasib Mandeh
Kawasan Mandeh, Bupati Pessel Instruksikan Pemberhentian Pembangunan Bupati Pessel: Mereka Anggap Mandeh Negeri Tidak Bertuan, Saya Akan Usut Tuntas Pelakunya Manfaatkan Karpet, Enam Napi Lapas Pariaman Kabur Perusak Mandeh Orang Penting Sumbar Ketua DPRD Pessel Ingatkan Soal Tata Ruang Mandeh Alat Berat di Lokasi Pengrusakan Mandeh “Menghilang” Jadi Ledekan Bule, Bikin Resah Warga Penegak Hukum LHK Turun Tangan, Kasus Mandeh Dibahas Dua Menteri Wagub Minta Semua Pihak Duduk Bersama, Kasus Mandeh Rugikan Sumbar Kawasan Mandeh Diblokir Sementara Ketua TPF PMP : Saya Sudah Ramal Masalah Besar Akan Terjadi Di Mandeh Terkait Kasus Mandeh, Semua Pihak Diminta Menahan Diri Tim KLH Sudah di Mandeh, Kumpulkan Data dan Cari Tahu Pelaku Perusakan Lima Objek Strategis Mandeh Rusak Tim Investigasi Polda Sumbar di Mandeh, Ditreskrimsus: di Negara Ini Tidak Ada yang Kebal Hukum DLH Pessel: Sudah Dilarang, Perusakan Mandeh Masih Berlanjut Gawat! Pengelola Pulau Suwarnadwipa Ambil Karang Untuk Bangun Penginapan Menteri Susi Geram! Karang Dijadikan Bahan Bangunan di Pulau Suwarnadwipa Kasus Mandeh Masuk Ranah Hukum, Bupati Pessel Diperiksa Polda Sumbar Walnag Hingga Bupati Diperiksa Polda Komisi IV DPRD Sumbar Desak Provinsi Siapkan RDTR Mandeh Bupati Pessel: Pejabat Melanggar Hukum Biasanya Hukuman Lebih Tinggi Didampingi Pejabat Kementerian LHK, Anggota DPR Tinjau Kerusakan Mandeh Mulyadi: Kami Akan Melakukan Upaya Pemulihan Terhadap Sejumlah Kerusakan Di Mandeh. Dugaan Perusakan Terumbu Karang, Direktur Suwarnadwipa sebagai Tersangka Jadi Tersangka Perusakan Terumbu Karang, Direktur Suwarnadwipa Ditahan Kepala DKP Sumbar: Pengelola Suwarnadwipa Ambil Karang Hidup untuk Dinding Resort DPRD Gandeng Instansi Terkait Awasi Pulau Bangun Resort Dengan Terumbu Karang, Dirut Suwarnadwipa Mulai Disidang Sidang Perusakan Terumbu Karang di Kawasan Wisata Suwarnadwipa, PH Terdakwa Sebut Dakwaan JPU Kabur Eksepsi Eks Dirut Suwarnadwipa Ditolak Suwarnadwipa Pakai Terumbu Karang hingga 15 Kubik Wakil Bupati Pessel Jadi Tersangka Kasus Mandeh Tim Dirjen Gakkum Kementerian LHK Sempat Dihadang Preman Bersenjata di Kawasan Mandeh Kasus Mandeh Dikoordinasikan ke Kejagung Logika Hukum: Semestinya Tanggung Jawab Perusahaan Kasus Suwarnadwipa, Irawan Gea Sebut Nama Hendri Long Dalam Sidang Perusakan Karang Penyidik KLHK Sudah di Pessel, Saksi Kasus Perusakan Mandeh Mulai Dipanggil Tim Gakkum KLHK Pasang Garis Polisi di Kawasan Mandeh yang Rusak

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM