Polda Sumbar Terima Laporan Tentang UN Swissindo


Jumat,11 Agustus 2017 - 17:55:12 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Polda Sumbar Terima Laporan Tentang UN Swissindo Ilustasi.NET

PADANG, HARIANHALUAN.COM--Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar, Kombes Syamsi, Kamis (10/8) menyebut bahwa hingga saat ini pihaknya memang telah beberapa kali menerima laporan terkait UN Swissindo yang menjanjikan akan menyerahkan sejumlah uang peninggalan Soekarno kepada masyarakat.

Di Kota Padang sendiri sebutnya bahkan sempat heboh, seperti yang terjadi di kawasan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah beberapa waktu yang lalu. Namun, pihaknya baru sebatas memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak mempercayai hal yang demikian.

"Memang sudah beberapa kali kita terima laporan itu. Namun, yang namanya informasi dan ajakan seperti itu masyarakat harus bisa terlebih dahulu mencernanya dan tidak segan mencari tahu latar belakang organisasi tersebut. Para pelaku sengaja memanfaatkan kondisi finansial masyarakat yang lemah saat ini dengan mengimingi dengan sejumlah uang, tentu ini menjadi sebuah hal yang menggiurkan bagi yang tidak bisa mencerna dengan baik," tutur Syamsi.

Salah satu korban penipuan UN Swissindo, Mansur (49), warga Bawah Talang, Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah kepada Haluan menyebut bahwa, dirinya sempat didatangi oleh beberapa orang ke pangkalan tempat ia bisa mengojek di Simpang Tabing beberapa waktu yang lalu.

"Waktu persisnya saya tidak tahu, yang jelas mereka sekitar bertiga orang datang kepada kami dan menjanjikan kami akan diberikan uang peninggalan Soekarno, dengan syarat menyerahkan sejumlah dokumen dan uang administrasi sebesar Rp15 ribu. Sampai sekarang kami tidak lagi mendapat kelanjutan kabar tersebut hingga heboh saat sekarang ini. Saya merasa telah dipermainkan. Tidak hanya saya, ada sekitar 20 orang rekan saya yang menjadi korban hingga kami beramai-ramai pada 31 Juli 2017 lalu mendatangi kantor lurah setempat," ujar Mansur.

Sementara itu, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabin Kamtibmas) Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Aiptu Mairi Bungsu Duren AB menyebut bahwa pascakejadian itu, dirinya tidak membenarkan setiap hal berbau promosi dan menjanjikan sejumlah hadiah kepada masyarakat.

"Saya juga minta kepada warga binaan saya agar selalu berkoordinasi dengan Bhabin jika mendapati hal yang demikian. Sangat disayangkan sekali jumlah korban di tempat saya ternyata lebih dari 100-an orang," kata Duren.(h/adl)

 

Editor: Rivo Septi Andries


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM