BERITA artikel

Jumat,23 Juni 2017 - 17:50:33 WIB

Catatan Tentang Penjaga Muruah Minang di Perantauan (Bag-1)

Memaknai Jalan Pikir Dony Oskaria: Tentang Minang dan Perjuangan Mambangkik Batang Tarandam

Dony adalah orang pertama yang berdiri kala Minang disebut buruk oleh orang diperantauan. Telinganya panas, saat tanah yang dicintainya semati-matinya cinta dianggap sebagai tempat orang-orang yang tak mampu lagi bangkit dari kejayaan masa lalu. Dia tidak rela, orang Minang disebut sebagai orang yang hanya bisa menepuk dada akan kehebatan masa silam, tapi tak punya spirit untuk menjaga ritme kejayaan itu. Dia marah, walau hal itu tidak pula salah seutuhnya.

Kamis,22 Juni 2017 - 00:23:40 WIB

Catatan Ringan Bhenz Maharajo

Agar Pulang tak Sekadar Pulang

Pulang kampung saat lebaran akan menjadi kuncup kenangan paling wangi di antara bertangkai ingatan lain, sebelum pada akhirnya waktu akan tetap membuatnya layu dan pasi. Maka, selamatkanlah kepulangan yang satu itu, menjelang roda-roda perjalanan menggiring engkau ke hamparan lain. Hamparan yang tidak beralamat dan mungkin tidak lagi mengenal kampung halaman.

Rabu,21 Juni 2017 - 11:26:17 WIB

Cerita Pilu dari Kambang Barat, Senandung Disabilitas di Gubuk Reot

Ramadan adalah bulan penuh berkah rahmat dan ampunan. Ramadan juga menjadi bulan mempertajam kepekaan sosial. Nun, sekitar 50 kilometer dari Kota Painan ke arah selatan tepatnya di Kampung Pasar Gompong Nagari Kambang Barat, Munyan (65) hidup dalam kemiskinan absolut. Sudahlah miskin penyandang disabilitas pula.

Senin,19 Juni 2017 - 17:13:16 WIB

Tentang Nama

Sekalipun Shakespeare (melalui Juliet dalam lakon Romeo and Juliet) mengatakan, “Apalah arti sebuah nama,” bagi banyak orang (muslim utamanya), nama adalah doa. Nama merupakan sumber energi bagi setiap orang. Bahkan, menurut ahli metafisika(Arkand Bodhana Zeshaprajna, doktor dari University of Metaphysics International Los Angeles, California, Amerika Serikat), melalui nama itulah obyek dikenal dan kekuatan laten dalam nama itu diaktifkan. Sebaliknya, jika obyek tidak dinamai, obyek itu tidak memiliki kekuatan. Oleh karena itu, nama memiliki kekuatan lebih besar daripada obyek yang dinamai (Tempo, 18 Februari 2014). Nama Amir, Suharto, dan Naratungga, misalnya, termaktub harapan (doa) agar (kelak) penyandangnya menjadi pemimpin, kaya, dan terpilih. Ketiga nama itu, bahkan, juga dapat merujuk pada identitas/jati diri: Amir (Islam), Suharto (Jawa), dan Naratungga (Indonesia).

Selasa,13 Juni 2017 - 04:58:44 WIB

SUAMI WAFAT, ANAK PUTUS SEKOLAH

Linda, Jurnalis Buta Berkelindan Duka

Lantas, setelah apa yang diberinya, dan derita yang dilewati, apakah pantas Linda dibiarkan sendirian dan kesepian, dengan segala deritanya? Bagaimana jua, Linda patut serta butuh bantuan. Uluran tangan dermawan akan menjadi pengikis kesedihannya. Linda tak butuh uang banyak, dia hanya ingin kedua anaknya bersekolah. Adakah dermawan yang akan datang mengulurkan tangan pada Linda, wartawati yang sebagian hidupnya berada di jalan pengabdian? Wallahu a'lam.

Jumat,09 Juni 2017 - 19:32:10 WIB

Sikap Negatif Perguruan Tinggi terhadap Bahasa Indonesia

Baru-baru ini Universitas Negeri Padang (UNP) menamai salah satu gedung barunya dengan bahasa Inggris, yakni RECTORATE AND RESEARCH CENTER. Kasus ini membuka ingatan saya terhadap fenomena sikap negatif perguruan tinggi terhadap bahasa Indonesia.

Selasa,06 Juni 2017 - 11:19:49 WIB

UNP, Berbahasa Indonesialah!

KEPALA Balai Bahasa Sumatra Barat, Agus Sri Danardana, menyayangkan penamaan gedung baru rektorat Universitas Negeri Padang (UNP) menggunakan bahasa Inggris: Rectorate And Research Center. Ya, mengapa gedung itu tidak diberi nama Rektorat dan Pusat Riset atau Rektorat dan Pusat Penelitian?

Kamis,27 April 2017 - 14:56:26 WIB

Korban Longsor Aia Dingin, Sempat Berpegangan Tangan Sebelum Sang Istri Tertimbun

"Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih". Pepatah ini setidaknya menggambarkan betapa dekatnya kita dengan musibah. Musibah bisa datang sekejap mata saja, dan terkadang tanpa ada firasat sebelumnya. Atau boleh dikata jika mujur sepanjang hari, maka untuk malang cuma sekejap mata.

Kamis,27 April 2017 - 11:45:30 WIB

Suami-Istri Ini Hidupi 14 Anaknya Dengan Penuh Keterbatasan

Pasangan suami istri Tardi (51) dengan Jetri Murni (40) bersama empat belas orang anaknya tinggal di rumah tanpa dinding, dan rumah itupun baru dibangun sesudah gempa 2009 yang silam dengan adanya bantuan. Akan tetapi, sampai sekarang ini rumah tersebut hanya bisa diatap saja dengan dana bantuan itu, namun pasangan suami istri itu tinggal bersama anak-anaknya tanpa penerangan lampu listrik. LAPORAN : BUSTANUL ARIFIN

Jumat,21 April 2017 - 23:45:58 WIB

Mengenang Teror ke Semen Padang di Makassar

Semen Padang FC meraih hasil positif kala melakoni laga tandang di Gresik. Vendri Mofu Cs menang meyakinkan 3-1 atas tuan rumah Persegres Gresik United, Jumat (21/4) sore . Kemenangan ini sangat berarti bagi tim ini untuk mengarungi kompetisi sebenarnya. Oleh: Rakhmatul Akbar

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM