Waspada! Sri Mulyani: Indonesia Masih Positif tapi Ekonomi Dunia Terus Tertekan

- Sabtu, 22 Oktober 2022 | 10:12 WIB
Menteri Keuangan, Sri Mulyani
Menteri Keuangan, Sri Mulyani

HARIANHALUAN.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, koreksi pertumbuhan ekonomi terjadi di semua negara. World Economic Outlook (WEO) dari  International Monetary Fund (IMF)  memproyeksi, pertumbuhan ekonomi 2022 sebesar 3,2 persen dan tahun depan akan makin melemah.

“Namun kita tidak boleh tidak waspada, karena memang guncangan ekonomi ini sangat sangat kencang dan sangat sangat besar yang harus terus kita kelola dan kita waspadai secara baik,” ucap Sri Mulyani dalam keterangan resminya, Jumat, 21 Oktober 2022.

Baca Juga: Sri Mulyani Terang-terangan Sanjung Jokowi di Forum Resmi, Ada Apa sih?

Menkeu menjelaskan, pertemuan tahunan IMF-World Bank, G20 Finance dan Central Bank, minggu lalu memberi sinyal bahwa ekonomi dunia bakalan terus tertekan hingga tahun 2023.

“Artinya pesan yang muncul dari pertemuan tahunan IMF-World Bank, G20 Finance dan Central Bank yang baru terjadi minggu lalu itu mengkonfirmasi bahwa situasi ekonomi dunia akan terus tertekan hingga tahun 2023,” terangnya.

Baca Juga: PNS dan Pensiunan Boleh Lega, THR hingga Gaji ke-13 Sudah Disiapkan Sri Mulyani Rp156,4 Triliun

Proyeksi pertumbuhan dari negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Tiongkok menunjukkan tren perlemahan tahun ini dan tahun depan.

Namun, pertumbuhan Indonesia dikatakan Menkeu masih resilien. Untuk tahun 2022, Indonesia diproyeksikan oleh berbagai lembaga dunia masih cukup baik yaitu tetap di 5,3 persen, meski tahun depan mengalami sedikit koreksi kebawah yaitu sebesar 5 persen.

Kinerja sektor eksternal Indonesia, imbuh Menkeu, juga masih terpantau cukup positif, baik dari sisi surplus neraca perdagangan, juga pertumbuhan ekspor impor yang relatif bagus.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X