Jika Terdeteksi, Rudal Hipersonik Mampu Ubah Arah Sebut Profesor Teknik Dirgantara

- Senin, 18 April 2022 | 00:45 WIB
Rudal hipersonik dapat mengubah arah untuk menghindari deteksi pertahanan anti-rudal/Grafik Angkatan Udara AS
Rudal hipersonik dapat mengubah arah untuk menghindari deteksi pertahanan anti-rudal/Grafik Angkatan Udara AS

AS dan sekutunya tidak memiliki cakupan pelacakan yang baik untuk wilayah antara ini, begitu pula Rusia atau China.

Rudal hipersonik generasi berikutnya yang dikembangkan Rusia, China, dan AS memang menimbulkan ancaman signifikan bagi keamanan nasional dan global.

Rusia telah mengklaim bahwa beberapa senjata hipersoniknya dapat membawa hulu ledak nuklir. 

Pernyataan ini sendiri merupakan penyebab kekhawatiran apakah itu benar atau tidak. 

Baca Juga: Mengupas Kekuatan Rudal Hipersonik Kinzhal Milik Rusia dan Spesifikasinya

Jika Rusia pernah mengoperasikan sistem ini melawan musuh, negara itu harus memutuskan kemungkinan senjata tersebut apakah konvensional atau nuklir.

Dalam kasus AS, jika penentuan dibuat bahwa senjata itu adalah nuklir, maka ada kemungkinan AS akan menganggap ini sebagai serangan pertama dan merespons dengan menurunkan senjata nuklirnya ke Rusia. 

Kecepatan hipersonik senjata-senjata ini meningkatkan kegentingan situasi karena waktu untuk resolusi diplomatik pada menit-menit terakhir akan sangat berkurang.

Ini adalah pengaruh destabilisasi yang ditunjukkan oleh rudal hipersonik modern yang mungkin merupakan risiko terbesar yang ditimbulkannya. 

"Saya percaya AS dan sekutunya harus dengan cepat menurunkan senjata hipersonik mereka sendiri untuk membawa negara lain seperti Rusia dan China ke meja perundingan untuk mengembangkan pendekatan diplomatik untuk mengelola senjata ini," sebutnya.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IPB Rilis Daftar Sayuran Anti Kanker, Apa Benar?

Selasa, 5 Juli 2022 | 15:20 WIB
X