Ditagih Pinjol Padahal Tidak Meminjam? Ikuti Langkah Berikut Ini!

- Jumat, 17 September 2021 | 15:02 WIB
Ilustrasi Pengaduan Pinjol
Ilustrasi Pengaduan Pinjol

Saat ini pinjaman online atau pinjol menawarkan banyak sekali kemudahan untuk meminjam uang. Misalnya, proses pencarian uang yang cepat atau tidak membutuhkan syarat-syarat yang sulit.

Dari maraknya pinjol yang beredar tersebut, banyak sekali oknum-oknum nakal yang mengambil kesempatan tersebut untuk mencari keuntungan dengan membuka pinjol ilegal. Praktik yang dilakukan oleh pinjol ilegal pun bervariasi, antara lain mengenakan bunga yang tinggi atau menggunakan data pribadi untuk melakukan penagihan.

Teror pinjol tersebut tentunya semakin meresahkan masyarakat. Pasalnya, banyak sekali masyarakat yang mengatakan bahwa mereka sama sekali tidak melakukan pinjaman tetapi mendapatkan tagihan hutang dan harus segera membayarnya. Tidak tanggung-tanggung, teror pinjol ilegal bisa sampai mengintimidasi korban jika tidak segera melunasinya.

Hal yang Wajib Dilakukan Ketika Ditagih Pinjol Ilegal
Otoritas Jasa Keuangan atau OJK mengatakan bahwa jika kamu mendapatkan tagihan hutang padahal sama sekali tidak meminjam uang, sudah dipastikan itu adalah pinjol ilegal. Apalagi tagihan dikirim melalui WhatsApp, email, atau platform lainnya.

OJK juga mengatakan bahwa Pinjol yang resmi dan legal tidak diperkenankan untuk menghubungi atau menawarkan promosi kepada para nasabahnya melalui pesan pribadi secara langsung tanpa izin dari pihak yang bersangkutan.

Jika kamu mendapatkan tagihan yang sumbernya tidak jelas, berikut langkahnya.

1. Hapus, Blokir, Abaikan
Teror pinjol yang banyak sekali dijumpai adalah menagih hutang melalui pesan WhatsApp. Tidak jarang mereka juga menyertakan foto KTP seseorang agar korban lebih mudah percaya dan segera melunasi hutang, padahal tidak merasa melakukan pinjaman.

Kalau kamu mendapatkan pesan seperti itu, OJK menyarankan untuk segera menghapus, blokir nomor nya, dan mengabaikannya.

2. Jangan Klik Link yang Mereka Kirim
Selain mengirim foto KTP, oknum pinjol ilegal juga dapat mengirimkan link ke halaman website lain yang tidak jelas sumbernya. Jika mendapatkan link dari pinjol ilegal tersebut, jangan sekali-sekali untuk mengkliknya. Karena jika kamu mengklik link yang mereka kirim, bisa saja akun WhatsApp diretas atau hal-hal lain yang dapat merugikan.

Kalau mendapatkan pesan berisi link dari pinjol yang tidak jelas sumbernya, kembali lagi pada point pertama. Hapus, blokir, abaikan.

3. Adukan ke Kontak Resmi
Agar memutuskan teror pinjol ilegal yang cukup meresahkan, kamu bisa mengadukan kejadian tersebut ke kontak resmi kepolisian, OJK, serta Kemenkominfo.

  • Kepolisian: Website: https://patrolisiber.id, atau melalui email di alamat info@cyber.polri.go.id
  • OJK: Hotline: 157, WhatsApp: 08115715715, dan Email: konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id
  • Kemenkominfo: Website: aduankonten.id, Email: aduankonten@kominfoi.go.id, WhatsApp: 08119224545

4. Lapor ke Kepolisian Terdekat
Kalau teror pinjol ilegal sudah sampai mengintimidasi atau membahayakan, kamu wajib untuk segera melaporkannya ke kepolisian terdekat agar masalah tersebut bisa diatasi oleh pihak yang berwajib.

Menanggapi kejadian teror pinjol ilegal tersebut, OJK juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga data pribadinya agar tidak disalahgunakan kepada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga: Hati-hati Berurusan dengan Pinjol Abal-abal, Banyak yang 'Ganti Baju' Jadi Koperasi

Halaman:

Editor: Nasfati Sabrina

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siang Ini Rupiah Melemah ke Rp14.447 per USD

Senin, 6 Desember 2021 | 12:40 WIB

Boyband BTS Raup Rp483 Miliar dari Konser di Amerika

Senin, 6 Desember 2021 | 06:00 WIB

Kemendag Pastikan Pasokan Kedelai Cukup untuk Nataru

Jumat, 3 Desember 2021 | 20:02 WIB
X