Bank Nagari Resmikan Kantor Cabang Lubuk Basung dan MoU dengan Pemkab Agam Tentang Digitalisasi Ekonomi Daerah

Heldi Satria
- Selasa, 21 September 2021 | 18:03 WIB
Dirut Bank Nagari Muhamad Irsyad berfoto bersama Bupati Agam, Andri Warman, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumbar, Wahyu Purnama, jajaran Komisaris dan Direksi Bank Nagari serta unsur Forkopimda Agam, usai peremian pemakaian Kantor Cabang Lubuk Basung, Selasa (21/9). IST
Dirut Bank Nagari Muhamad Irsyad berfoto bersama Bupati Agam, Andri Warman, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumbar, Wahyu Purnama, jajaran Komisaris dan Direksi Bank Nagari serta unsur Forkopimda Agam, usai peremian pemakaian Kantor Cabang Lubuk Basung, Selasa (21/9). IST

Pada kesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan MoU Bank Nagari bersama Pemkab Agam, di antaranya adalah Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP) dan launching (peluncuran) KUR MaRandang.

Selain dengan Pemkab Agam, penandatanganan kerja sama juga dilakukan dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Perhubungan dengan elektronik KIR (e-KIR), e-tiket dengan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, dan SP2D online serta retribusi pajak dengan Badan Keuangan Daerah.

Muhamad Irsyad menambahkan, MoU tentang digitalisasi ekonomi daerah ini merupakan bagian dari program transformasi Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang bertujuan untuk mewujudkan BPD sebagai Bank yang berdaya saing tinggi serta berkontribusi signifikan bagi perekonomian daerah.

"Dalam peningkatan digitalisasi ekonomi daerah ini, kami telah bekerjasama dengan Pemda se-Sumbar baik dari sisi pengeluaran maupun dari sisi penerimaan daerah," kata Irsyad.

Di sisi pengeluaran, Bank Nagari telah mengimplementasikan aplikasi SP2D Online pada Pemda se-Sumbar, sedangkan dari sisi penerimaan, Bank Nagari juga telah mengimplementasikan layanan Cash Management System (CMS), e-retribusi, host to Host PBB, Pajak Daerah Online dan Samsat online di kabupaten dan kota se-Sumbar.

Lebih lanjut Irsyad menyampaikan, sistem e-retribusi yang saat ini dirancang sudah mengakomodir transaksi non-tunai berbasis QRIS, dimana Bank Nagari sudah mendapatkan izin Bank Indonesia (BI) dalam hal layanan QRIS dan ketiga BPD seluruh Indonesia.

"Saat ini posisi QRIS Bank Nagari per Juli 2021 yakni 11.679 merchant, 114.622 transaksi, dan Rp 21,3 miliar jumlah nominal transaksi," ujarnya.

Tampak hadir pada kegiatan itu, Bupati Agam, Andri Warman, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumbar, Wahyu Purnama, jajaran Komisaris dan Direksi Bank Nagari serta unsur Forkopimda Agam. (*)

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Atviarni

Tags

Terkini

Siang Ini Rupiah Melemah ke Rp14.447 per USD

Senin, 6 Desember 2021 | 12:40 WIB

Boyband BTS Raup Rp483 Miliar dari Konser di Amerika

Senin, 6 Desember 2021 | 06:00 WIB

Kemendag Pastikan Pasokan Kedelai Cukup untuk Nataru

Jumat, 3 Desember 2021 | 20:02 WIB

XL Axiata Perluas Layanan di Sumatra

Selasa, 30 November 2021 | 15:49 WIB
X