Bank Nagari Luncurkan Kredit MaRandang di Payakumbuh

- Kamis, 23 September 2021 | 18:50 WIB
Direktur Utama (Dirut) Bank Nagari, Muhamad Irsyad berfoto bersama Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, jajaran Direksi dan Komisaris Bank Nagari, serta unsur Forkompimko Payakumbuh usai launching program MaRandang, Kamis (23/9). IST
Direktur Utama (Dirut) Bank Nagari, Muhamad Irsyad berfoto bersama Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, jajaran Direksi dan Komisaris Bank Nagari, serta unsur Forkompimko Payakumbuh usai launching program MaRandang, Kamis (23/9). IST

 

PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM – Program terbaru Bank Nagari, Kredit Usaha Rakyat (KUR) Super Mikro Melawan Rentenir Daerah Ranah Minang (MaRandang) untuk masyarakat Provinsi Sumatra Barat, kini makin berkembang. Pinjaman lunak tersebut merupakan solusi modal usaha bijak, agar tidak terjebak iming-iming rentenir di tengah pandemi Covid-19.

Kamis (23/9), PT Bank Nagari meluncurkan program MaRandang untuk Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, di Aula Kantor Wali Kota Payakumbuh.

Kegiatan peluncuran program pinjaman MaRandang tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Utama (Dirut) Bank Nagari, Muhamad Irsyad, Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi, jajaran Direksi dan Komisaris Bank Nagari, serta unsur Forkompimko Payakumbuh.

Baca Juga: Muncul Klaster Covid-19 di Sekolah, Ketua DPD RI: Tak Perlu Paksakan Ada PTM

Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Riza Falepi bersama Direktur Utama Bank Nagari Muhammad Irsyad kepada pelaku usaha bengkel, petani cabe, peternakan ayam kampung, pedagang makanan dan minuman kaki lima, pedagang barang harian, usaha garendong, serta tukang jahit di Aula Ngalau Indah Lantai III Balaikota, Kamis (23/9) pagi.

Pada kesempatan itu Muhamad Irsyad mengatakan, seperti diketahui praktek rentenir telah menjadi alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan modal usaha dan kebutuhan mendesak karena serba praktis, mudah dan cepat. Namun sebenarnya pinjaman rentenir tersebut sangat mahal dan mencekik.

Ia menambahkan, berawal dari kondisi dan keprihatinan tersebut, maka perlu terobosan-terobosan untuk recovery ekonomi Sumbar khususnya untuk kebangkitan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

"Maka dari itu lahirlah skema pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan para pelaku usaha mikro yang banyak terjerat rentenir dan ingin bangkit di tengah pandemi Covid-19 yakni program pinjaman MaRandang," katanya.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Atviarni

Tags

Terkini

Ekonomi Sumbar Alami Kontraksi Minus 1,6%

Jumat, 15 Oktober 2021 | 14:57 WIB

Gagal Bersaing, Mobil Ini Tak Laku di Indonesia

Jumat, 15 Oktober 2021 | 12:15 WIB

Pagi Ini, Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram

Jumat, 15 Oktober 2021 | 09:50 WIB

Sikoci Tageh Bank Nagari Kembali Hadir di Akhir Tahun

Kamis, 14 Oktober 2021 | 17:25 WIB

Imbal Hasil Obligasi Mundur, Harga Emas Melonjak

Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:23 WIB

Naik Kelas, Darbe Meats akan Melantai di Pasar Modal

Kamis, 14 Oktober 2021 | 07:23 WIB

Siang Ini Rupiah Melemah di Rp 14.220/US$

Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:40 WIB

Resi Gudang Makin Diminati Pemilik Komoditas

Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:25 WIB

Terpopuler

X