Perlu Tahu! 3 Mobil yang Kurang Laku di Indonesia

Milna Miana
- Minggu, 26 September 2021 | 08:35 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Penjualan mobil merilis rekor penjualan tertinggi sepanjang 2021 dengan catatan 83.319 unit. Meroket 123,5% year-to-year (yoy) pada Agustus 2021. Sementara itu, penjualan periode Januari-Agustus naik 68,19% yoy.

Total penjualan mobil yang diberi insentif pembebasan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM)adalah 34.059 unit. Naik 119% yoydengan rata-rata pertumbuhan tiap model mencapai 628,7% yoy.

Baca Juga: Pengemudi Sepeda Motor dan Mobil Harus Tahu Nih, Ini Cara Mengukur Jarak Aman Saat Berkendara

Di tengah penjualan yang meningkat signifikan, ada segelintir model mobil yang kurang laris laku walaupun sudah diberikan insentif PPnBM 0% dari pemerintah. Berikut daftar mobil yangminim peminat walaupun mendapatkan insentif PPnBM 100%, seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Minggu (26/9/2021).

1. Nissan Livina

Nissan Livina jadi model mobil yang paling nelangsa penjualannya di bulan Agustus 2021. Padahal Livina masuk dalam daftar mobil yang menerima insentif PPnBM 100%.

Penjualan Nissan Livina pada Agustus 2021 tercatat. 275 unit. Turun 95,7% dibanding penjualan Agustus 2020sebanyak 6.338 unit. Sementara penjualan akumulatif dari Januari-Agustus 2021 turun 89,7% dibanding periode yang sama tahun 2020.

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Tol Wiyoto Wiyono, Tiga Mobil Ringsek

Tipe VE dan VL yang jadi primadona penjualannya tergerus 97% dan 93% dibanding penjualan Agustus 2020.

2. Honda Brio RS

Mobil yang di gadang-gadang akan merajai segmen anak muda malah melempem penjualannya pada Agustus 2021. Tampaknya diskon PPnBM 100% masih belum mampu mengangkat penjualan Brio.

Penjualan Honda Brio RS pada bulan Agustus 2021 tercatat. 888 unit. Turun 1,6% dibanding penjualan Agustus 2020 yaitu902 unit. Sementara penjualan akumulatif dari Januari-Agustus 2021 turun 0,4% dibanding periode yang sama tahun 2020.

3. Daihatsu Terios

Daihatsu Terios tidak mengalami penurunan penjualan. Tapi pertumbuhannya tertinggal dibanding mobil lain yang bisa mencatat pertumbuhan ratusan hingga ribuan persen. Apalagi Terios meluncurkan tipe baru yaitu Terios IDS yang ternyatabelum mampu mendongkrak penjualan Terios secara signifikan.

Penjualan Daihatsu Terios pada Agustus 2021 tercatat. 1.276 unit. Naik 7,2% dibanding penjualan Agustus 2020yaitu1.190 unit. Sementara penjualan akumulatif dari Januari-Agustus 2021 turun 7,6% dibanding periode yang sama tahun 2020.

Jika tipe Terios IDS tidak dihitung, penjualan Terios pada Agustus 2021 anjlok 29% yoy. Penjualan dari tipe X, R, dan custom pada Agustus 2021 tercatat 919 unit. Sedangkan untuk Agustus 2020 tercatat 1190 unit.

Ada banyak faktor yang membuat pertumbuhan mobil mandek. Salah satunya adalah ketatnya persaingan mobil dan saling berebut pasar. Selain itu selera konsumen juga jadi faktor pertumbuhan penjualan. Maka wajar saja produsen rajin mengeluarkan tipe baru yang menyesuaikan selera pasar. (*)

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

XL Axiata Perluas Layanan di Sumatra

Selasa, 30 November 2021 | 15:49 WIB

Harga Cabai Hingga Kentang Turun Berjamaah di Padang

Selasa, 30 November 2021 | 10:30 WIB

JD.ID Jual Spark 7 Terbaru dari TECNO

Senin, 29 November 2021 | 17:00 WIB

Harga Tomat Anjlok di Padang, Hanya Rp7.000 Per Kg

Senin, 29 November 2021 | 12:20 WIB

Omicron Bikin Saham-Saham Batu Bara Terkapar

Senin, 29 November 2021 | 09:58 WIB

Sektor Pertanian Serap 53% Angkatan Kerja di Sumbar

Minggu, 28 November 2021 | 11:15 WIB
X