Ini Sederet Masalah Ekspor di Sumbar

- Senin, 27 September 2021 | 13:08 WIB
Ilustrasi pelabuhan peti kemas untuk ekspor impor (suaramerdeka.com /dok)
Ilustrasi pelabuhan peti kemas untuk ekspor impor (suaramerdeka.com /dok)

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Ekspor masih merupakan sumber utama penerimaan devisa negara. Menurut data BPS, nilai ekspor melalui pelabuhan ekspor di Sumbar tahun 2020 tercatat 1,53 miliar US$. Angka ini naik 14,39 persen dibandingkan nilai ekspor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 1,34 miliar US$.

Negara tujuan ekspor utama Sumbar tahun 2020 adalah India sebesar 345,20 juta US$ atau sekitar 22,53 persen dari total ekspor Sumatera Barat. Ekspor ke Amerika sebesar 259,39 juta US$ (16,93%) dan ke negara China mencapai 147,90 juta US$ (9,65%).

Baca Juga: Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Nilai Ekspor Indonesia Surplus

Komoditi ekspor yang paling besar tahun 2020 adalah minyak kelapa sawit. Komoditi ini memberikan kontribusi sebesar 78,58 persen senilai 1.203,73 juta US$ dan komoditi karet remah sebesar 10,69 persen.

Dalam upaya peningkatan ekspor Sumbar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumbar bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia (RI) menyelenggarakan diskusi Penanganan Permasalahan Perdagangan Luar Negeri di Daerah, di Hotel Kyriad Bumi Minang Padang.

Baca Juga: Neraca Perdagangan Indonesia Kembali Surplus, Peningkatan Terbesar Ekspor Minyak Nabati

Topik yang dibahas kali ini berfokus pada peningkatan ekspor produk pertanian dan perkebunan Sumbar.

Sebagai narasumber, menghadirkan tiga pembicara, yaitu Eri Novrizal Yunas selaku Koordinator Bidang Tanaman Penyegar dan Rempah-Rempah Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Indra Sucahyo selaku Lepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B (KPPBC TMP B) Teluk Bayur, dan Syafrizal selaku Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyatakan bahwa selama ini terdapat beragam permasalahan terkait dengan ekspor di Sumbar, diantaranya sertifikasi produk yang disyaratkan oleh negara pengimpor, biaya pengiriman, kurs, bahan baku hingga infrastruktur.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Jokowi Minta Daerah Fokus Produk Unggulan Sendiri

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:28 WIB

Wow! Harga Bitcoin Hampir Sentuh Rp1 Miliar

Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:21 WIB

Mendag Evaluasi HET Beras, Bakal Naik atau Turun?

Selasa, 19 Oktober 2021 | 08:11 WIB

Islam Dongkrak UMKM Sumbar

Selasa, 19 Oktober 2021 | 06:33 WIB

Hari Ini Rupiah Kembali Melemah ke Rp 14.100/US$

Senin, 18 Oktober 2021 | 15:05 WIB

Harga Emas Antam Naik Seribu, Jadi Rp915.000/Gram

Senin, 18 Oktober 2021 | 09:56 WIB

Terpopuler

X