Harga Emas Menguat, Imbas dari Pelemahan Dolar dan Risk Off

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 10:15 WIB
Ilustrasi emas (Foto: Pixabay)
Ilustrasi emas (Foto: Pixabay)

CHICAGO, HARIANHALUAN.COM - Pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) harga emas menguat mencapai level tertinggi lebih dari satu minggu. Penguatan harga emas ini imbas dari pelemahan dolar serta sentimen penghindaran risiko (risk off) membuat

Akhir pekan lalu, Jumat 1 Oktober 2021, emas berjangka naik moderat 1,4 dolar AS atau 0,08 persen menjadi 1.758,40 dolar AS.

Sehari sebelumnya, harga emas berjangka melambung 34,1 dolar AS atau 1,98 persen menjadi 1.757 dolar AS usai merosot 14,6 dolar AS atau 0,84 persen menjadi 1.722,90 dolar AS.

Untuk pengiriman Desember, kontrak emas paling aktif di divisi Comex New York Exchange, terangkat 9,2 dolar AS atau 0,52 persen, menjadi ditutup pada 1.776,60 dolar AS per ounce.

Sentimen penghindaran risko (risk off) di pasar ekuitas mengangkat permintaan terhadap logam mulia yang dinilai lebih aman.

"Kami melihat lebih banyak penghindaran risiko di pasar dan emas tampaknya mendapat manfaat dari itu. Cukup sering kita melihat dolar berjalan dengan baik dalam kondisi ini yang menyeret emas. Mungkin investor menjadi sedikit gelisah tentang bank sentral yang menarik stimulus pada waktu yang tidak pasti untuk ekonomi, tetapi kita melihat yang sebaliknya hari ini,” kata analis OANDA, Craig Erlam, dikutip dari suaramerdeka.com dengan judul Pelemahan Dolar dan Risk Off Membuat Harga Emas Menguat Capai Level Tertinggi.

Turunnya indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang saingannya sebesar 0,3 persen, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Pengurangan stimulus bank sentral dan kenaikan suku bunga mengangkat imbal hasil obligasi, meningkatkan peluang kerugian memegang emas tanpa bunga.

"Selera risiko akan terus memberikan arah jangka pendek dalam hal permintaan safe-haven menjelang laporan data penggajian non pertanian AS pada Jumat (8/10/2021)," kata Ricardo Evangelista, analis senior di ActivTrades.

Halaman:

Editor: Rahma Nurjana

Sumber: Suara Merdeka

Tags

Terkini

Intip 10 Saham yang Punya Dividen Besar

Selasa, 5 Juli 2022 | 22:36 WIB

Simak Penjelasan Mengenai Saham Preferen

Selasa, 5 Juli 2022 | 21:53 WIB

Cara Mudah Daftar Online BLT UMKM 2022

Minggu, 3 Juli 2022 | 15:28 WIB
X