Solok Selatan Fasilitasi Pelaku UMKM dalam Penerbitan Label Halal dan Sertifikat Merek

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 01:58 WIB
Azizah Mutia (Harianhaluan.com)
Azizah Mutia (Harianhaluan.com)

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Solok Selatan (Solsel) bantu para pelaku UMKM di kabupaten ini dalam penerbitan dan pengurusan label halal serta sertifikat merek.

Berdasarkan data Disperindagkop dan UKM Solsel tercatat sebanyak 9.872 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di kabupaten itu.

"Tahun ini ada 10 pelaku UMKM yang difasilitasi untuk penerbitan sertifikat halal dan 10 pelaku UMKM untuk penerbitan sertifikat merek," kata Azizah Mutia selaku Kabid Koperasi dan UKM didampingi Kasi Pemberdayaan UKM, Novita Murni saat ditemui harianhaluan.com, Selasa (12/10/2021).

Baca Juga: Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Bawah Umur Meningkat di Solok Selatan

Menurutnya, biaya dari penerbitan sertifikat tersebut dibebankan pada DPA Disperindagkop dan UKM Solsel. "Syaratnya UMKM sudah memiliki ijin atau legalitas seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), IMB dan PIRT," ujarnya.

Biaya pengurusan label halal tersebut, kata Azizah berkisar Rp3.250.000 dan biaya pengurusan sertifikat merek sekitar Rp500 ribu.

"Diperkirakan dalam jangka satu bulan label halal sudah bisa keluar namun untuk sertifikat merek memakan waktu hingga 2 tahun maksimal," sebutnya.

Dia mengatakan sebetelunya para pelaku UMKM sudah bisa melakukan pendaftaran secara daring atau online melalui aplikasi sihalal.

"Namun jika pelaku UMKM terkendala maka pihaknya akan membantu proses pendaftaran tersebut," lanjutnya.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Indonesia Bakal Disalip Malaysia, Kok Bisa?

Kamis, 11 Agustus 2022 | 12:50 WIB

LUTD Listriki Pelosok Nagari Sungai Landia Agam

Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:05 WIB
X