Mendag: Niaga Elektronik akan Kuasai Ekonomi Digital Hingga Rp1.908 T di Tahun 2030 

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:16 WIB
Pandemi Covid-19 menjadi momentum akselerasi transformasi ekonomi digital di Indonesia. Saat ini Indonesia memiliki potensi ekonomi digital yang besar, lebih 197 juta penduduk memiliki akses internet
Pandemi Covid-19 menjadi momentum akselerasi transformasi ekonomi digital di Indonesia. Saat ini Indonesia memiliki potensi ekonomi digital yang besar, lebih 197 juta penduduk memiliki akses internet

Ketiga, memastikan regulasi dan kebijakan terkait ekonomi digital Indonesia bersifat adaptif, proaktif, dan kolaboratif, selain itu harus memfasilitasi inovasi dan memastikan adanya lingkungan bisnis yang adil dan inklusif.

Gambir Trade Talk diadakan oleh Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BPPP) Kemendag. bertujuan memperoleh gambaran serta memahami arah pengembangan transformasi digital Indonesia dari perspektif pemerintah, pelaku usaha, dan investor. 

Kepala BPPP Kemendag Kasan  menjelaskan, transformasi dan adaptasi teknologi digital adalah hal yang mutlak dan tidak dapat dihindari. Bahkan, transformasi ini harus segera diakselerasi dengan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip kesetaraan dan inklusitivitas bagi seluruh warga negara Indonesia. 

“Ekonomi digital telah meningkatan efisiensi sistem perekonomian global dan menawarkan solusi agar transaksi perekonomian tetap berjalan di tengah pandemi Covid-19. Saat ini ekonomi digital merupakan salah satu komponen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Kasan. 

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan sebagai  narasumber menyebutkan peran pemerintah dalam akselerasi ekonomi digital Indonesia melalui regulasi. 

Pemerintah telah menerbitkan beberapa landasan hukum untuk menciptakan iklim berusaha yang sehat, adil, dan bermanfaat. Seperti UU No. 7 Tahun 2014, Peraturan Pemerintah No. 80 Tahun 2019 dan Peraturan Menteri Perdagangan No. 50 Tahun 2020. 

Wakil Ketua Badan Pengembangan Ekosistem Ekonomi Digital Kadin Pandu Adi Laras sebagai narasumber dalam diskusi tersebut mengatakan, Indonesia bukan hanya negara dengan pertumbuhan ekonomi digital terdepan di ASEAN, tetapi juga negara dengan nilai ekonomi digital terbesar di ASEAN. 

Anggota Komite Perdagangan Komoditi Digital Kadin dan Founder TaniHub Pamitra Wineka menyebutkan, pengembangan ekonomi digital di Indonesia memberikan banyak multiplier effect, seperti pembukaan lapangan kerja baru dan pemerataan kekayaan. (*)

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Terkini

Korea Selatan Impor Pupuk Urea dari Indonesia

Rabu, 8 Desember 2021 | 18:05 WIB

Kredit Bank Mandiri Tumbuh Sebesar 16,9 Persen

Rabu, 8 Desember 2021 | 16:03 WIB

Siang Ini Rupiah Melemah ke Rp14.447 per USD

Senin, 6 Desember 2021 | 12:40 WIB

Boyband BTS Raup Rp483 Miliar dari Konser di Amerika

Senin, 6 Desember 2021 | 06:00 WIB
X