Setelah 1 Tahun Vakum, Sumbar Kembali Ekspor Ikan Kerapu ke Hongkong

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:31 WIB
Ikan kerapu di Pesisir Selatan.
Ikan kerapu di Pesisir Selatan.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 20 ton kerapu dari keramba apung di Mandeh Pesisir Selatan, Sumbar diekspor ke Hongkong setelah hampir satu tahun vakum karena pandemi Covid-19.

"Ekonomi dunia mulai bergerak lagi. Permintaan ikan kerapu dari beberapa negara terutama dari Hongkong mulai masuk sehingga nelayan kembali bergairah," kata Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy saat melepas ekspor kerapu PT. Andalas Samudra Sejati di Pesisir Selatan, Rabu (13/10/2021).

Baca Juga: Danlantamal II Nilai Ekspor Ikan Kerapu Menjanjikan

Wagub menilai potensi kelautan Sumbar masih banyak yang bisa dikelola untuk meningkatkan perekonomian masyarakat terutama nelayan.

Apalagi permintaan komoditas ikan seperti kerapu dan ikan hias dari beberapa negara masih tetap tinggi sehingga potensi ekspor juga terbuka luas.

Baca Juga: Sungai Nipah Pesisir Selatan Potensial Kembangkan Budidaya Ikan Kerapu

"Ke depan kita akan membina lebih banyak lagi nelayan agar bisa memanfaatkan potensi kelautan yang sangat besar sehingga Sumbar juga bisa berkontribusi terhadap nilai ekspor Indonesia," ujarnya.

Perwakilan PT. Andalas Samudra Sejati, Adi mengatakan jenis ikan kerapu yang diekspor adalah cantik dan cantang yang dipanen dari sekitar 100 lubang keramba.

"Ikan yang diekspor seberat 5 ons hingga satu kilogram," ujarnya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Naik Tipis, Harga Emas Hari Ini Rp930.000 per Gram

Kamis, 28 Oktober 2021 | 14:10 WIB

Siang Ini Rupiah Belum Beranjak dari Rp 14.200/US$

Kamis, 28 Oktober 2021 | 13:26 WIB

Ini Dia Kunci Keberhasilan Perbankan Masa Depan

Rabu, 27 Oktober 2021 | 23:27 WIB

XL Axiata Terus Kembangkan Aplikasi Laut Nusantara

Rabu, 27 Oktober 2021 | 23:25 WIB

Ini Penyebab Harga Gambir Jeblok di Sumbar

Rabu, 27 Oktober 2021 | 13:41 WIB
X