Islam Dongkrak UMKM Sumbar

Milna Miana
- Selasa, 19 Oktober 2021 | 06:33 WIB
Mia Ayu Gusti, mahasiswa S3 Kajian Lingkungan dan pembangunan Universitas Negeri Padang
Mia Ayu Gusti, mahasiswa S3 Kajian Lingkungan dan pembangunan Universitas Negeri Padang

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sudah menjamur di Sumatera Barat dan tentunya ini akan berperan dalam penyerapan tenaga kerja sekaligus mengurangi penggangguran.

Oleh: Mia Ayu Gusti, mahasiswa S3 Kajian Lingkungan dan pembangunan
Universitas Negeri Padang

Menurut data Statistik Sumatera Barat memberikan informasi bahwa UMKM telah menyerap lebih dari 80 persen tenaga kerja non pertanian di provinsi Sumatera Barat yang tersebar ke dalam beberapa kategori yakni Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor, Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum serta Usaha Industri Pengolahan. Tidak hanya itu, UMKM juga unggul dalam meningkatkan perekonomian Sumatera Barat.

Mengingat pentingnya peran UMKM, hendaknya masalah modal, SDM, hukum, iklim usaha yang belum kondusif, masalah infrastruktur berupa sarana dan prasarana maupun teknologi serta keterbatasan akses dan ketidakmampuan membaca selera pasar yang cepat berubah tidak menyurutkan pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha dan bisnisnya karena usaha ini mempunyai prospek yang baik di masa mendatang jika UMKM tersebut bisa membaca situasi pasar sehingga dengan begitu UMKM bisa memanfaatkan peluang untuk mengembangkan bisnisnya dan bersaing dalam globalisasi saat ini tentunya dengan kinerja yang baik.

Menurut (P. J. Richard, Devinney, Yip, & Johnson, 2009) untuk mengukur kinerja organisasi dapat menggunakan ukuran kinerja keuangan, atau kinerja non-keuangan atau keduanya bisa dilakukan. Ukuran kinerja keuangan dapat dilihat dari laba usaha.

Dari data Statistik Sumatera Barat menginformasikan bahwa penyediaan akmodasi dan penyediaan makan minum mengalami kenaikan laba hanya 23.53% sementara itu usaha ini memberikan kontribusi yang besar pada Produk Domestik Regional Bruto di Sumatera Barat sehingga terjadi ketidakkonsitenan pada usaha kuliner di Sumatera Barat.

Seharusnya jumlah UMKM sektor kuliner tersebar banyak di Sumatera Barat sehingga usaha ini mengalami peningkatan laba yang besar dan akan memberikan kontribusi
kepada Produk Domestik Regional Bruto di Sumatera Barat namun yang demikian tidak terjadi. Kemudian, Menjamurnya usaha ini mengakibatkan tidak efisien dalam menjalankan usahanya. Jadi wajar saja jika makanan dan minuman sering tidak laku terjual dan tersisa yang kadang kala makanan tersebut terpaksa di buang lantaran karena tidak bisa diolah kembali yang demikian akan menimbulkan masalah lingkungan hidup bagi pembangunan yaitu masalah kebersihan dan pencemaran lingkungan hidup.

Terjadinya inefisiensi dan pencemaran lingkungan merupakan indikasi dari kinerja organisasi yang buruk. Untuk mengatasi hal yang demikian, maka perlu peran etika kerja islam. Dalam masyarakat beradab etika menuntun manusia meninjau kembali sejumlah gagasan yang benar dan salah mengenai tingkah laku manusia terhadap alam karena manusia sebagai khalifah di muka bumi yang mengemban amanah untuk melakukan usaha-usaha agar alam semesta dan segala isinya tetap lestari sehingga umat manusia dapat mengambil manfaat, menggali dan mengelolanya untuk kesejahteraan umat manusia dan sekaligus sebagai bekal dalam beribadah dan beramal shaleh.

Manusia dipilih sebagai Khalifah di bumi dengan dibekali akal untuk dapat mengatur kehidupan sesuai dengan nilai-nilai ajaran islam baik antara hubungan manusia dengan Allah, dengan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam termasuk makhluk hidup lainnya dengan pendekatan etika moral.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Penulis

Tags

Terkini

Korea Selatan Impor Pupuk Urea dari Indonesia

Rabu, 8 Desember 2021 | 18:05 WIB

Kredit Bank Mandiri Tumbuh Sebesar 16,9 Persen

Rabu, 8 Desember 2021 | 16:03 WIB

Siang Ini Rupiah Melemah ke Rp14.447 per USD

Senin, 6 Desember 2021 | 12:40 WIB

Boyband BTS Raup Rp483 Miliar dari Konser di Amerika

Senin, 6 Desember 2021 | 06:00 WIB
X