Mendag Evaluasi HET Beras, Bakal Naik atau Turun?

Milna Miana
- Selasa, 19 Oktober 2021 | 08:11 WIB
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi berencana mengevaluasi harga eceran tertinggi (HET) beras setelah mendapat Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) dari Ombudsman Republik Indonesia (ORI).

Namun, ia melihat, evaluasi HET beras ini tidak segampang yang diucapkan. Pasalnya, jangan sampai evaluasi HET beras justru memberatkan masyarakat.

Baca Juga: Jual Pupuk Diatas HET, Wabup Pasaman: Kios Nakal Harus Ditindak Tegas

"Soal HET ini memang susah-susah gampang, karena HET ini kan ikut dengan harga internasional, saya nggak mau kasih harga beras lah, karena agak sulit di sini," ujar Lutfi dikutip dari Suara.com, Selasa (19/10/2021).

Menurut Lutfi, saat ini HET beras Indonesia sudah lebih tinggi dibandingkan HET Internasional. Maka dari itu, pihaknya akan kembali merumuskan agar harga HET beras ke konsumen tidak terlalu tinggi.

Baca Juga: Stok Cukup, Harga Beras Stabil di Kota Padang

"Karena biasanya harga het kita itu sebenarnya jauh dibandingkan harga internasional yang jauh lebih rendah. Jadi kalau ini harganya naik terus, ini yang dikorbankan rakyatnya," ucapnya.

Lutfi menambahkan, dalam perumusan evaluasi HET beras, diharapkan tidak akan terlalu lama. Ia menargetkan, evaluasi HET bakal selesai selama dua minggu.

"Saya akan perhatikan dan mudah-mudahan dalam waktu 14 hari sesuai UU kita akan melaksanakan koreksi-koreksi dan kita akan melaporkan kembali koreksi tersebut," katanya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Suara.com

Tags

Terkini

Korea Selatan Impor Pupuk Urea dari Indonesia

Rabu, 8 Desember 2021 | 18:05 WIB

Kredit Bank Mandiri Tumbuh Sebesar 16,9 Persen

Rabu, 8 Desember 2021 | 16:03 WIB

Siang Ini Rupiah Melemah ke Rp14.447 per USD

Senin, 6 Desember 2021 | 12:40 WIB

Boyband BTS Raup Rp483 Miliar dari Konser di Amerika

Senin, 6 Desember 2021 | 06:00 WIB
X