Sektor Pertanian Sumbar Berikan Kontribusi PDRB 57%

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 06:45 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Sekretariat Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumbar Hansastri mengatakan saat ini pemerintahan Sumbar Mahyeldi- Audy Joinaldy dengan visi Terwujudnya Sumbar yang Madani, sejahtera dan unggul. Dengan 7 misi dan 4 program unggulan bagaimana memajukan dan mewujudkan kesejahteraan dalam pembangunan Sumatera Barat.

"Sumatera Barat saat ini fokus pada pembangunan sektor pertanian secara umum. Ada 57 persen penduduk Sumbar yang hidup di sektor pertanian ini. Menurut data BPS ada 23 persen PDRB Sumbar diberikan di sektor pertanian dan 10 persen alokasi dana khusus pada sektor pertanian dalam APBD Sumbar setiap tahunnya," ujarnya.

Baca Juga: Komisi II DPRD Sumbar Minta Pemprov Konsisten Majukan Sektor Pertanian

Selain itu, Pemprov Sumbar juga mendukung dan mendorong aktifitas pendidikan dan kegiatan perguruan Taman Siswa Padang yang telah memberikan kontribusi akan kemajuan pembangunan di daerah selama ini.

Lebih lanjut, Hansastri menyampaikan, kita berharap pengurus PKBTS yang baru dilantik segera action bersinergi dan berkalaborasi dengan kegiatan, program pembangunan Sumbar dalam berbagai hal, termasuk dalam mendorong pendidikan Taman Siswa terus berkembang sesuai dengan kemajuan zaman.

Baca Juga: Sektor Pertanian dan Ketahanan Pangan Indonesia Mulai Tumbuh

"Bicara Taman Siswa maka kita akan kembali mengingat tokoh pendidikan nasional Ki Hajar Dewantara yang hari lahirnya dijadikan hari Pendidikan Nasional. Ajaran Ki Hajar Dewantara patut kita anut sebagai kepribadian sebagai anak bangsa penerus untuk kejayaan Indonesia," ungkapnya.

Ketua Umum PKBTS Ki Dr. Drh H.M Munawaroh .MM dalam kesempatan itu menyampaikan, hari ini bahagia karena tambah saudara yang hadir disini karena Tamansiswa luarbiasa.

"Kelebihan Taman Siswa dengan perguruan lain, karena Taman Siswa terhubung satu sama lain di Indonesia dan tidak membedakan daerah semua bersaudara dimana siswa Taman Siswa itu berada," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Indeks Dolar AS Melemah, Ini Penyebabnya

Sabtu, 27 November 2021 | 08:30 WIB

Intip 3 Kriteria Investasi Saham Syariah

Sabtu, 27 November 2021 | 03:17 WIB

Penyebab Harga Kontainer Mahal Versi Kemendag

Kamis, 25 November 2021 | 08:53 WIB
X