Sumbar, Salah Satu Jalur Rempah di Indonesia

- Senin, 25 Oktober 2021 | 14:52 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Jalur rempah sebagai Warisan Budaya ini bertujuan untuk membangun ekosistem budaya rempah dari hulu hingga hilir. Sehingga Perdagangan rempah menjadi wahana interaksi antar berbagai suku dan etnik di Indonesia termasuk Sumatera Barat.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah membuka acara Festival dan Muhibah Jalur Rempah di Hotel Truntum Padang.

Baca Juga: 8 Manfaat Bunga Saffron untuk Kecantikan, Rempah Termahal Sedunia

"Daerah kita memiliki peran penting dalam sejarah Jalur Rempah di Nusantara. Pada era keemasan rempah, Sumbar merupakan daerah penghasil rempah seperti lada, kulit manis, cengkeh, gambir dan lainnya," ucapnya.

Kegiatan Muhibah Budaya sangat membantu Pemerintah Provinsi Sumbar, untuk itu Gubernur Sumbar memberikan dukungan penuh kepada lima orang anak muda yang terpilih untuk bergabung dan berlayar dalam kegiatan Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah 2021 bersama peserta lainnya dari seluruh Indonesia.

Baca Juga: Tanpa Bahan Pengawet, Produk Herbal Rempah Nagi Sipadeh Berdayakan Emak-emak

"Kita berharap para pemuda utusan kita
memahami sejarah terutama tentang tokoh-tokoh pemersatu bangsa dari Ranah Minang," kata Mahyeldi.

Rempah tidak hanya mengubah sejarah Indonesia, tetapi juga mengubah sejarah dunia. Rempah telah mendorong orang Eropa keluar dari benua mereka dan melakukan ekspansi politik, eksploitasi ekonomi, dan penetrasi budaya ke dunia timur khususnya dan ke seantero dunia pada umumnya.

Rempah telah menghadirkan jalur lalu lintas laut bagi para pelaut dan saudagar dunia untuk mendapatkannya dalam dunia perdagangan.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Indeks Dolar AS Melemah, Ini Penyebabnya

Sabtu, 27 November 2021 | 08:30 WIB

Intip 3 Kriteria Investasi Saham Syariah

Sabtu, 27 November 2021 | 03:17 WIB

Penyebab Harga Kontainer Mahal Versi Kemendag

Kamis, 25 November 2021 | 08:53 WIB
X